Perhatian. Artikel ini amatlah subjektif. Kalau merasa belum siap mental, atau
mengaku ngakumerasa Baladewa sejati. Silakan baca artikel yang berjudul Antara Slank dan Dewa 19 atau ini dulu.
2007. Slank mengeluarkan album akustik berjudul “Slow But Sure”. Tak ketinggalan Dewa 19 dengan “Kerajaan Cinta” nya. Slank melakukan sebuah revolusi dengan mengeluarkan album akustik, sebuah konsep album yang belum pernah digarap sebelumnya plus lagu lagu yang memang previously unreleased. Dewa 19? Basi, dengan cuma 2 lagu baru yang dilengkapi dengan lagu lagu lama yang sebagian diantaranya diaransemen ulang.
Slank masih tetap slenge’an, potret anak muda dan tidak ketinggalan memunculkan sesuatu yang selama ini menjadi salah satu ciri khasnya: topik sosial. Dewa 19 makin sok puitis dan sok romantis, mengangkat tema tema cinta yang kadang terlalu menggebu gebu atau berlebihan.
Slank masih bertahan dengan ide idenya yang sekaligus juga masih kreatif. Bimbim tidak berusaha menjadi penggerak tunggal band besar ini. Masih ada lagu lagu yang di ciptakan bukan oleh Bimbim. Bahkan ada satu lagu yang menurut saya akan menjadi lagu kebangsaannya Kaka Slank dan para Scooter mania : “My Scooter Love”.
Dewa 19 mulai kehabisan ide, Dhani makin menunjukkan otoritas tunggalnya sebagai pencipta, pengaransemen sekaligus produser album Dewa 19. Musik Dewa 19 malahan terkesan jalan ditempat, sekaligus ini menunjukkan bahwasanya Dhani belum mampu menemukan aransemen dan lagu lagu baru untuk dicontek dan dicampur adukkan. Seperti yang pernah ia lakukan dalam lagu Arjuna Mencari Cinta.
Dengarkan lagu “Arjuna Mencari Cinta” dari Dewa 19 di album keenam. Kemudian dengarkan lagunya Sting yang berjudul “Roxxane”, itulah lagu yang aransemennya dicomot Dhani. Sedangkan untuk mengisi lyricnya ia melakukan terjemahan bebas dari sebagian lyrics lagu U2 yang berjudul “I Still Haven’t Found What I’m Looking For”. Sedikit contoh :
I have climbed highest mountainI have run through the field
Only to be with you
Sudah kudaki gunung tertinggi hanya untuk mencari dimana dirimu
Sudah kujelajahi isi bumi
Hanya untuk dapat hidup bersamamu
Wanna find more? Click Here!
Bimbim makin romantis dengan istrinya, lagi lagi ia membuatkan lagu special buat Reny yang berjudul “Me & Reny”. Dhani mengais sisa sia kemesraannya dengan Maia Ratu lewat lagu “Dewi”nya. Lagu lagu di album baru Slank menunjukkan bahwa mereka tidak menghilangkan ciri khas, tapi tidak memaksakan lagu untuk menjadi seperti lagu lagu terdahulu yang pernah sukses.
Berbanding terbalik dengan 2 lagu baru Dewa 19 yang jelas sekali aransemennya mengekor kesuksesan aransemen lagu lagu terdahulu yang komersil. Bahkan lagu “Dewi” di telinga saya terdengar seperti lagu iklan Yamaha, artinya Dhani sedang kering kreatifitas, ia hanya memodifikasi lagu! Bukan mengkomposisi sesuatu yang baru. Mungkin ia terlalu sibuk dengan proyek sampingan macam “Obsesi Dewa Mencari Dewi Dewi”.
Slank tetap rendah hati, tidak pindah distributor sekaligus membuktikan kesetiaan mereka pada Virgo Ramayana Record yang menerbitkan dan membesarkan mereka. Dewa 19 (Dhani) sangat angkuh dan ambisius dengan memindahkan manajemen Dewa 19 ke disributor baru EMI. Meninggalkan Aquarius Musikindo yang menerbitkan dan membesarkan nama Dewa 19. Bimbim tidak menunjukkan individualistisnya dengan tidak menamai Slank Record dan Pulau Biru Production menjadi Bim’s Record atau Bimbim Production. Dhani menunjukkan egonya dengan menamakan proyeknya menjadi Ahmad Dhani Production.
Semakin terbukti, kekeluargaan di Slank, dan kebebasan dari Bimbim membuat Slank tetap bertahan dan terus melegenda. Otoritas Dhani di Dewa 19, membuat Dewa 19 mandek dalam ide, sekaligus memecah belah band ini lebih sering daripada Slank.
Tetap KOESPLUS dan PANBERS aja dech
SLANK .. jadi orang yang lebih baik (hope so!)..
DEWA .. bikin Dhani .. nge-”dewa” banged ..
mendingan KEcapi SUling ajah deh
Wah klo boleh liat secara keseluruhan Dewa 19 itu, biasalah obsesi Dhani. Seharusnya kalopun mereka pengen mirip Beatles, tambah tua harusnya musik mereka tambah dewasa. Ya kayak Slank contohnya, banyak bikin lagu tentang gejala sosial. Satu-satunya cara Dewa 19 bisa jadi legenda : Mereka bikin album yg paling bagus, trus di puncak kejayaan mereka bubar!!! Percaya deh.
@DeKing
Oke oke. Kalau Om Iwan dan Ebiet G Ade? Suka ga?
@Nayla Zahra
Wah usul yang bagus tuh buat Dhani Dewa
@Hamlennon
Menurut saya malah Dewa 19 justru sedang turun pamornya sekarang
Sheila On 7!!!
@Mansup
Slank On Seven!
Ahuy! Nanti saya suruh temen saya yang penggila Dewa baca inih ah! haha
Hidup MLTR! Nah lho?!
Wah, kalau saya untuk lagu baratnya : Queen, Bon Jovi, dan Metallica. Boleh juga tuch, dipromosiin ama teman temannya.
ngedangdut boleh ga…….
Ah keroncongan dulu lah… Bengawan Solo.. Riwayatmu dulu…
@Golog & Prim
Silakan……tidak ada larangan dan batasan di sini
musikalitas dewa dan slank beda.. so ente kagak bisa ngebandingin dong.. emang lo bisa bikin musik.. klo ngomong mah dipikir bang…
@Baladewa
Apa saya harus jadi Maradona atau Pele untuk mengatakan mereka itu legenda?
Klo ngomong mah dipikir bang…
Ini aja mikirnya butuh 2 hari 2 malam, apa masih kurang lama?
slank mang lebih alami
Dewa terlalu mengada2
subhanallah slank bisa sampai sekarang… dewa juga.. tinggal bagaimana cara biar go internasional… slow but sure dengan doa pada 4JJI..
@Riyan
Amiiin
slank g perlu lirik atau musik yang komersil, karna dengan kelugasan dan kejujurannya aja bikin umat salnkers dan yg akan jd slankers akan mengerti maksud dibalik semua lirik slank. slank seharusnya sudah punya partai, dengan faham slankkissme nya.
seharusnya sebagai slankers , kita harus faham dong dengan PLUR. seharusnya kita g ngebeda-bedain sesama pemusic. seharusnya slankers tetap apa adanya , g songong dengan mengatakan band mereka yang paling hebat, paling pantas di bilang legend blabla bla bla… yah, i hope my INDONESIA still a BLUE ISLAND like SLANK say with the PLUR.I HOPE WE DO NOT DISKRIMINATE . I HOPE SO …I SAD WITH PERBEDAAN DAN PERASAAN BANGGA DENGAN KEHEBATAN. I HOPE WE STILL LIKE “PADI” pissssssssssssss………..
“Perhatian. Artikel ini amatlah subjektif”
bener, emang sangat subyektif, amat sangat subyektif sekualee…
@bymo_vergil
kenyataan Mas….kenyataan bahwa Slank makin melegenda
slankers seharusnya bisa meneladani idolanya Slank yang sangat berjiwa besar dalam memahami hidup yang PLUR (peace-love-unity-respect)..sehingga SLANK bisa dewasa dalam memahami perbedaan terhadap musik2 lain. mereka bersaing dengan sangat sportif..dan mereka bisa survive sampai sekarang. Walaupun mereka besar..tetapi SLANK tidak pernah merasa menjadi band no.1 mereka selalu bilang bahwa SLANK itu band no.103….klise memang,,tetapi itu adalah cara mereka mengajari slankers agar tidak sombong walaupun dengan cara bercanda.
kritik untuk penulis tulisan ini :
jangan membanding2kan slank dengan yang lainnya dalam forum
sebab slank adalah slank bukan lainnya…
tulisan ini membuat anda tidak dewasa dalam menghadapi perbedaan….
@Ilyass Hussein
Yang sombong siapa ya? Saya kira yang saya suguhkan adalah fakta, meski pahit….Kalau saya ingin, masih bisa kok yang lebih kasar dan merendahkan daripada tulisan ini. Jangan membandingkan? Yang jelas saya membandingkan dengan band yang tepat, yaitu band dengan kapasitas yang hampir sama. Coba misalnya saya bandingkan dengan ST 12, kan Ga tepat
terserah……..
lo aja deh………(yang panting ga kampungan…)
ppiisssssssss…… slow but sure, aja deh….
emang::: terlalu manis::tuk di lupakan…
salam damai…tuk (ridho SLANK piss)
@Eckolay
Piss juga Man!
@Golog & Prim :
Gimana kalo keroncong ama dangdut di gabung…Congdut? sound cool? jadinya apa ya campur saru? eh campur sari?
kalo menurut gw 2-2 nya bagus( ada kelebihan dan kekurangan masing2), tapi kalo mau menilai sebuah band kayaknya gak fear kalo cuma liat dari satu personil yang jelek, trus kita memilai band itu jelek juga(dewa 19).kalo qt nilai salah satu dari personil band itu bagus trus band itu bagus juga(slank), itu gak fear. Sebuah band adalah satu kesatuan dari para personilnya bukan dari sebuah satu personil yg dianggap dominan di band itu. yang pasti dari kedua band itu saya gue suka( terlebih2 dewa 19),karena saya menilai mereka dengan melihat karya mereka dan bukan dari sifat2 masing2 personilnya. dan ini mungkin lebih fear dan lebih subyektif kesannya..dari pad memuji yang satu dan menjatuhkan yg lain..at least semua itu khan bagian dari dunia musik indonesia..kalo gak ada mereka industry musik indonesia jadi kurang seru kayaknya…
Slank memang asik,mereka lebih alami,kalau dewa kebanyakan gombal,Rocker masak gombal terus
@Rifki: Ya ya ya, saya juga ngga menggombal. He he he
Perbedaan topik yang dibahas di lagu2nya Dewa dan Slank memang merupakan tembakan jitu ke arah tujuan fans yang ingin dicapai. Slank menginginkan pangsa pasar dari kalangan siswa SMP, SMA dan mahasiswa, sementara Dewa menginginkan yang lebih dewasa, makanya slank terkesan blak-blakan sementara Dewa banyak kiasan.
Ide-idenya Slank udah jauh dari kata kreatif, kulitas musik yang semakin menurun, topik lagu yang katanya jujur tapi semakin lama semakin sempit, terlalu banyak pengulangan kata dan musik, kesannya seperti keabisan ide, sementara dewa tidak hanya meniru lagu Sting dan U2 saja, tapi coba dengarkan album format masa depannya Dewa lalu bandingkan dengan album Balads-nya Toto, satu album Balads Toto habis dilalap dhani di album format masa depan. Contohnya Mahameru, pas dengan lagunya Toto yang judulnya Africa.
Kemesraan antara Bimbim dengan istrinya semakin terlihat dengan lagu yang diciptakan hanya untuk sang istri, sementara dhani tega merendahkan istri di depan publik, tapi bagaimana dengan kasus perceraian Kaka dan istrinya beberapa tahun yang lalu? itu terjadi jauh sebelum dhani melepas maia, bahkan ketika itu dhani sedang hangat-hangatnya dengan maia.
Soal pindah distributor, kali aja kontrak dhani dengan aquarius musikindo udah berakhir hingga akhirnya dhani memilih EMI yang jelas udah mendunia.
kayaknya ada baiknya juga kalo kamu baca ini mungkin ada gunanya, bukan ngajakin perang lho…
Sebagai seorang baladewa, saya sangat tidak setuju dengan argumentasi di atas. Karena saya tidak menemukan patokan dalam menentukan sebuah band untuk menjadi LEGENDA. Menurut saya DEWA 19 tetap band yang melegenda dan tidak basi. Buktinya :
1. Manggungnya masih banyak (off-air maupun on-air).
2. Albumnya juga laku koq.
3. Dhani pun juga dapat penghargaan dari Amerika atas lirik-liriknya yang mempersatukan bangsa.
So….
So. mari kita sepkat untuk tidak sepakat. Betul? He he he
ikutan neeh saya nimbrung, saya gak anti dengan dewa karena lagu-lagunya ada beberapa LUMAYAN-lah dari pada LU MANYUN, tapi perlu digaris bawahi, sebagai sosok selebriti (Dhani pada khususnya) yang di pandang oleh fans-fansnya dan telah mengumandangkan LASKAR CINTA lewat lagunya, yang katanya “terbarkan cinta dan musnahkan virus-virus benci” tapi pada kenyataannya dia selalu banyak masalah dengan Contoh Tim Manejemen Ratu, Keluarga (istri), bahkan orang tua cing, dan saya rasa banyak lagi masalah yang menimpa Ahmad yang tidak terlihat infotainment, nah kenapa orang bisa banyak masalah dengan Dhani itu berarti Kang dani ini ada masalah dalam karakter kejiwaannya yang Sombong, Keras Kepala Merasa Paling Pintar dan selalu menganggap rendah orang lain, dan yang jelas dia adalah seorang otokrat, Nah Apakah Layak Dia dikatakan sebagai LEGENDARIS sedangkan dia tidak KOMITMEN dengan apa yang ditebarkannya yaitu LASKAR CINTA, tapi penuh dengn PERANG.
Menurut saya Dewa seorang yang tidak komitment dan tidak punya misi sosial. Dia berkarya hanya untuk kepentingan Materi dan Kesenangan Pribadi.
Dan Hal itu yang tidak layak untuk menjadi seorang LEGENDARIS.
Buat anak-anak Slanker, Jangan suka menyudutkan band-band lainnya, sombong dan merasa band kesayangan kalian yang paling baik, sebab karakter itu tidak di KUMANDANGKAN oleh SLANK sendiri.
Sukses buat Slank dan Bunda untuk segala yang dilakukan buat Slanker-slanker yang pernah terjerumus NARKOBA, Bunda bukan cuma milik Bimbim dan Slank tapi milik slanker dan kaum-kaum muda yang selalu harus SIAP GRAK.
Maju terus Slank, Semoga Sukses
Dan Kembalilah Dhani kepada LASKAR CINTA jauhi PERANG
Biasanya seorang Seniman akan menuangkan segenap perasaan dan jiwanya terhadap sebuah karya, jadi sebuah karya merupakan belahan atau dikatakan gambaran dan implementasi dari kejiwaannya. Dan hendaknya mereka para Seniman selalu komitmen antara Jiwa dan Karyanya. kalau seorang seniman tidak komitmen dengan karyanya berati dia menghianati Karyanya Sendiri.
Kemudian dikatakan,” Dhani pun dapat penghargaan dari Amerika atas lirik-liriknya yang mempersatukan bangsa”, Amerika adalah sebuah negara yang penuh dengan topeng, sikat sini sikat sana, jajah sini jajah sana, dan layak dikatakan sebagai Penjahat Perang. Terus Gimana dengan Dhani …? mampukah mempersatukan negara dengan karyanya sedangkan keluarganya hampir berantakan.
gak tahu gimana yaahh, apakah sosok Dhani dan karyanya adalah sosok yang dicintai Amerika ?
heheheh………… Just Kidding neeh Jangan ada yang tersinggung yah !
PEACE………………. SEMUA !
mmmmmuuuuuuuuaaaaaaa……..hhhhhhhh!
PEACE!
Aku ga menyudutkan,, tapi membeberkan fakta
Aduh.. speechless yah kalo ngebandingin Slank sama Dewa, karena terlalu banyak yg mau diomongin jadi bingung.
Yang jelas, Slank punya banyak sekali fans dan sedikit groupies, itu yang membuat mereka tetap jujur dan apa adanya, terlepas dari setiap individu mempunyai kekurangan secara pribadi. Sebaliknya dengan Dewa, mempunyai banyak sekali groupies dan sedikit fans. Analisanya silahkan dilanjutkan sendiri
Secara musikalitas jelas berbeda banget, karena yg satu jualan tema sosial dan sedikit porsi tentang cinta, sementara yang satu lagi total effort jualan tema cinta. Disini udah jelas terlihat kekhawatiran AD akan ketidak lakuan karyanya. Makanya dia jualan yg jelas laris dan paling komersil di dunia ini; cinta.
Tema2 itu menurut gw yang secara alami memfilter dan menyeleksi kedewasaan sebuah Band. Yah..kembali lagi ke orientasi bermusik si musisi dan skill yg dimilikinya juga sih..
Semoga kita bisa menjadi PENIKMAT musik yang baik, bukan hanya sekedar pendengar yang memiliki fanatisme buta tanpa tahu esensi sebuah karya musik itu sendiri.
Keep Rockin’ n Still Rollin’ !
Thanks maaannn. Nice review
Peace!
hidup dewa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!hidup dani!!!!!!!!!!hidup the rock!!!!!!hidup maia ahmad!!!!!!
gw demen slank dimasa-masa awal di mana lagunya rock n roll end ngebluess abiisss…..tapi sekarang slank mah NARAK bin KAMPUNGAN ….hehehehhh
kalo dewa 19 dulu mah gw ga demen waktu masih cinta cintaan cengeng….tapi sejak album bintang 5 itu…gw langsung DEMEN bgt….gileee…syairnya daleemmm….didengerin juga enak
…kalo slank yg sekarang mah cuma genjreng genjreng doang ga jelas….gw dengerin slank
Gak Independent Blas….
Gak profesional
Slanker kok ke dunia dewa ya beda lah….
malu dong sama P.L.U.R nya SLANK yang menggebu – gebu di elu-elu kan
R-nya = Respect
Mana Respect mu Slanker!!? kok jelek – jelekin Band lain
No body Perfect include you and me
Slank n DEWA adalah sebuah PRODUCT MUSIC yg sama2 menghibur RAKYAT dlam berbagai SUASANA!!!
PIISS sebarkan benih CINTA luluhlatahkan VIRUS2x BENCI !!!
Slank Basi : Masih tetep mengangkat tema yang hampir sama dengan album pertama sampai terakhir (gak ada pembaharuan) !
Dewa Dinamis gonta ganti tema lagu dan warna musik dengan hampir setiap maks. 4 album sekali ganti personil kunci (drummer)untuk menyesuaikan warna musiknya.
Slank semakin ke belakang dengan dangdutan teyusss……
Dewa maupun personilnya punya solo project dan udah ngorbitin penyanyi – penyanyi yang dulu gak kedengeran jadi berkibar di musik Indonesia
Sebut aja :
Reza by Dhani
Tere by Dhani
Dewi – Dewi by Dhani
Maya/Mulan/Pinkan by Dhani
Piyu Padi tuh dulu additional nya Dewa
Andra punya Back Bone
The Rock
Once urusan soundtrack pilem juga jago
Tyo (eks Dewa) project jazz, etnic and kolaborasi dj
kok gw belum pernah dengar penyanyi solo projectnya personil slank yang berkibar ya, apa di laut nyanyinya ???
jadi siapa yang basi sekarang………………
“Siapa yang menebar angin akan menuai badai”
@john:
Ganti drummer apa dipecat Dhani karena ga sesuai dengan egonya Dhani dan ga bisa disetir Dhani?
Bikin solo bukan termasuk basi tidaknya musik dan album band. alias tidak sesuai konteks pembahasan. Lagian produktifitas Dhani masih berdekatan dengan “kreatifitasnya” mencampur adukkan lagu lagu orang orang lain seperti yang saya tuliskan diatas
to neo fortynine
the real is warna musik dewa emang banyak berubah bila drummernya ganti = suatu harga yang harus dibayar untuk kedinamisan musikalitas dan itu sah sah saja. Emang karena tidak sesuai dan tidak bisa disetir aliran musiknya itu yang bikin drummernya dipecat piye tooo..??? bukti kedinamisan dewa(dhani) khan ? dhani menghendaki selera yang baru tapi gak bisa disupport dengan drummer yang itu itu aja ya gak pas donnnk ….
Di mana – mana yang monoton itu yang basi… ujung – ujungnya dangdut bisa ditebak gampang diterka..
semakin banyak referensi musik semakin kreatif, toh gak ada sejarahnya dhani plagiator njiplak sama persis kecuali emang di remix kaya’ lagunya the queen i want to break free
Dewa ma Dhani emang gak bisa dipisahin bisa dibilang manunggaling dhani dewa.
Saking banyaknya lagu hasil gubahan dhani/dewa sampe dewa kewalahan nyanyiinnya makanya biar gak bosen (gak basi lebih tepatnya) bikin solo project bwt nyanyiin lagu tersebut.
Slank itu ya cuma monoton slengean.. itu doang
dewa dinamis, energetic, romantis, peace maker etc.
slank and dewa!!!!!!yang jelas lagu2 dewa tu ,kampungan,mentah,kurang skill and kreativitas,trus basi dech,,,!!!!!!kalau lagu slank wowww mantapppppp!!!!slank sang legendaris,,dia mampu bertahan sampai zaman sekarang ini,,,,hebat bngt slank!!!lagu2 slank banyak merakyat!!tak heran dari banyak kalangan dari orang tua anak2 and remaja,suka bngt lagu2 slank!!!oh ya gw suka lagu lembah baliem lho!!coal-a lagu tu menggambarkan kondisi indonesia terutama pada hutannya yang sekarang ini makin terpuruk!!jadi kita semua harus jaga hutan indonesia ya,dan lestarikan hutan di indonesia!!!!ok,ok!
Ya kalow saya mah lebih memilih slank,soal-a dari setiap lagu2&tema2-a yang dikeluarkan-a mengandung makna yang besar,dan sangat berarti!!apalagi personel2 slank sangat,sangat mencintai kesuburan alm indonesia!sedangkan dewa lebih cenderung kepada percintaan!!!jadi gw milih slank!!piss!!!!!
dewa 19 iz suck…dewa 19 fuck u all….baladewa asu..tai kucing…tai tai tai…personel dewa 19 itu homo,.. guy…apalagi keybordisnya dani ahmad mamat…tai dani itu mukanya kaya tai…
Dhany ahmad kberatan nama…harusnya dani tai tai…itu baru hokki…baladewa cuma bisa mabok nyabu nyimeng..payah… sama ma vocalis dan keyboardisnya pemakai semua…guwe tau karena gw bandar narkobanya Dewa 19.nama gw bob, Dewa 19, baladewa perkumpulan orang yang MUNAFIK dhani ahmad pernah nge***** ma homo….nama homonya si Alex.tanya deh ma si dhani tai tai…..
to john siapa bilang dewa dewa dinamis, energetic, romantis, peace maker etc, its fucking bullshit, dewa can’t do anything,including create a new song…dewa ga mampu bro…gw ini dr management republik cinta.selama ini dewa 19 tidak mencipta lagu dewa 19 itu membeli lagu bukan mencipta…jd lo salah besar..dewa itu suck salah satu band besar di Indonesia tdk bisa create lagu hanya dewa 19.gw lebih suka ma slank karena hanya slank band yg ga munafik,mereka apa adanya and the important things they can create the song n lyric.got that john u are fuck…..
Saudara John banyak mendapat tanggapan nich. Gimana John?
ngapain baladewa sirik???
ini kenyataan bung gak bisa di pungkiri lagi
jelas2 siapa yang bisa melegenda
tp bukan maksud saya ngajak ribut
pisss
cman kesel ja liat comment td
Gw cuman bisa menghela napas panjang :
itulah bedanya baladewa sama slanker
Slanker tu liat aja bahasanya bob & totok where are you live guys, di hutan ya bahasa – bahasa kayak gitu di pake gak punya sopan santun. Norak idiot gak puya etika……….
Penggemarnya aja kayak gitu apalagi idolanya ya …..
nyantai aja..
knp mesti repot2 mikirin perbedaan.
yang penting kan tujuan mereka baik.
masih halal aja kan…???
dan otak, pikiran dan jalan hidup mereka juga beda.
slank sibuk dengan nyiapin buat launching album baru
dhani lg sibuk ngurus perceraian.
hahahaha
bos, klo kasih komentar jangan asal2an. ilangin dulu rasa cinta ke Slank dan rasa benci pada Dhani, baru kamu bisa nulis…terus terang sbg baladewa, aku ngrasa tersinggung. baik buruknya musik bukan ditentukan pada satu telingga..buat baladewa, dewa19 dan dhani,, kamu adalah yang terbaik..ok?ilove u all
hehehehe
Dhani= PeaceMaker…..???
Jhon.. loe tau kan dhani kyk gmn orangnya..??
(jangan munfik loe..)
Buat SLAnkers in the world :
PISS Br0…..
mudah mudahan urang banjar bisa lebih dewasa dalam membahas sesuatu, bukannya songong sih, tapi yahhh loe keliatan g dewasanya. mending lu belajar dulu deh tentang kearifan dalam berfikir dan bertanggung jawab.dan lihatlah sesuatunya dari berbagai angle . jangan hany satu sudut saj. ok bung. piss…
eh, ak suka tuh tanggapannya si bymo vergil .jiakakak jiakakak.
Shine one let’s make harmony for a better future
buat harmoni biar bumi ini jadi lebih indah
untuk anak kita..
Lagu ini sudah diakui di Amerika sebagai lagu pembawa kedamaian
gw liat liputannya saat para bule itu berkunjung ke rumah dhani untuk peliputan lebih lanjut
Laskar Cinta II
Wahai jiwa jiwa yang tenang
Jangan sekali kali kamu
Mencoba jadi tuhan dengan
mengadili dan menghakimi
Bahwasanya kamu memang
tak punya daya dan upaya
Serta kekuatan untuk
menentukan kebenaran yg sejati
Bukankah kita memang
tercipta laki laki dan wanita
Dan menjadi suku-suku
dan bangsa-bangsa yang pasti berbeda
Bukankah kita memang harus saling
mengenal dan menghormati
Bukan untuk saling bercerai-berai
dan berperang angkat senjata
rasakan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
dewa 19 emang dari dlu udah basi tau!!!!!!!!!!!!!
eh loe klo nghina jngn dlem2 bro cz kacian bgt kan klo dihina,,,,,,,,,,,,ntr nangis lagi
heeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee
weeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeek
basi lo semua , jangan pernah lo brani banding2 mereka kalo lo ngga punya jiwa musik . mereka punya karakter masing2 dan carea kepemimpinan mereka juga beda , cuma satu yang sama mereka jadi band yang melegenda pada akhirnya ….itu pasti
Kamu itu yang basi
Emang lo pikir lo siapa
namanya aja gak pernah kedengeran di dunia musik Indonesia kok
emang lo punya jiwa musik
buktiin dulu dong …
analisis yang aneh…apa hubungannya setia ama label, demokrasi dalam sebuah grup musik dengan kreatifitas dan basi-tidak-basinya sebuah grup musik? terus kayaknya mas yang punya blog ini memaksakan definisinya sendiri tentang “menulis lagu” dengan “komposisi” dan “modifikasi” [emangnya motor, ini slanker banget deh...sok anti-kemapanan, yang sayangnya udah gak relevan lagi saat ini]. belajarlah untuk menghargai orang lain. slank juga punya affair ama rolling stones, dan itu wajarlah. come on…man.
aduh Bo….. kalo suka ma ssuatu tu ga usah jdi ngjlek2n yg lain dunk!!! suka itu rlatif dan itu hak!!!! jngan bsa’y ngece orang aja, kamu ndiri bsa kyk Mas Dhani / g????????
pokok nya kek gue lgi minat slank dari dewa…gue ni dri malaysia..
gw suka dua2nya nih, baik slank atau dewa. tp jujur gw lebih prefer ke slank.
gw suka bgt slank di masa2 awal, tp skrg jg msh bnyk kok lagu slank yg enak.
tp ada satu masalah, sebagai slankers, gw ga bisa memungkiri, kl mister ahmad dhani tu presiden musik indonesia. gw ga meragukan tangan dinginnya yg mensukseskan berbagai macam artis, trutama yg dibawah naungan republik cinta management.
dia juga pinter buat kontroversi dlm berbagai aspek kehidupannya.
piss, salam dari slankers buat baladewa,
Semuanya Pada ngelawik nih….
Sekarang gini aja… dihati loo loo pade lagunya siapa yang paling menyentuh hati ente…
Jangan munafik dech… sebenernya lo lo pade suka lagunya siape…
Jangan blagu dech… sok keren, sok gaul, sok roker, sok merakyat, sok gembel, pengen di pandang jagoan, pengen di bilang berani, padahal dalam hatinya… kalian tuh masih suka lagunya shela on seven, masih suka lagunya roma irama, masih suka lagunya peterpan, masih suka lagunnya trio wek-wek, masih suka lagunya ”
GARUDA PANCA SILA” masih suka lagunya DEWA… HAHAHAHAHAHA
AINK BALA DEWA
Waalaikum salaam SlanKer’s PISS KITA SATU NUSA SATU BANGSA — kaloo pade ribut aja meningan ane pindah dari REPUBLIK INDONESIA ke REPUBLIK CINTA aman kan… disanah mah orangnya pada cinta damai…. tidak ada virus benci… karena semua orang itu sama di hadapanNya.. Buat apa benci, meningan kita Cinta… “bercinta memang enak” beneran, serius,.. dari pade gak makan asal kumpul… ?? nanti kalo kita gak makan bagai mana bangsa kita bisa maju, orang2nya bisa cerdas… tapi dengan cinta… semua orang bisa saling memberi makanan… minuman.. (kaya lebaran aja…)
Bob, cocotmu bosok, ngomong tai tai…. rupamu kuwi koyo tai….
*Lirik komen di atas*
Wah, Sergey Brin ternyata penggemar Dewa juga yaa?
@john:
Ha ha ha. Hidup Dhani dan bajakan! Hidup Dhani yang beraninya sama perempuan doang! Hidup Dhani yang ignorant!
@dhani: Satu telinga? Perasaan telinga saya 2 tuh
@dante: kurang dewasa? Baiklah, lain kali saya bahasa tentang pornografi dan konten dewasa lainnya.
@john:
Wah komentarnya ciamik sekali. belajar darimana? FPI? JIHAD JUNKIES? He he, mau dong belajar juga
@gentole: He he he. Cantik sekali pemahaman anda ya? Bukannya gubahan itu selalu terinspirasi dari yang lain, jadi bukan mencipta. tapi kok malah dibolak balik lagi? *BINGUNG*
@Amed: Ngakak sampai koprol!!!!
wah-wah panas juga nih post, sorry baru ketemu. gw suka slank dari smp, sampe-sampe pas sma semua lirik ke 11 albumnya gw hafal, pas kuliah sih ngikutin tapi gak terlalu hafal :p tapi soal comot-mencomot lyric atau melody kayaknya slank punya record juga deh, bim2 jangan menangis (rolling stone :fool to cry ), desersi (gnr :knock on heaven door ), friday (the cure: friday i’m in love). Dan masih ada lagi kalo gak salah, album 999+09 tuh yang agak rada ngaco. Ungu juga ada kok lagu comot2an nih: antara kita (simple plan :meet you there), ada semua lah kalo band indonesia, siapa lagi coba?? tapi gak papa gw tetap suka SLANK,hehehehe PISS….
jancok bwt slank dewa ttp berkibar
@rifer: Thanks atas informasinya. Saya akan lanjutkan pencarian
@gendry: tetap berkibar? Berikan bukti otentik Pak. Berikan juga argumen yang positif, bukan menghujat. Itu juga kalau masih ada yang bisa dibela dari Dewa secara logis dan objektif..
cangkem-mu rusak!!
slank tu ga ada apa2nya sm dewa 19
Wkwkwkwkwkwkwkwkwk,,,,,,,,,,
Wedew,,,,,,,, senengnya liat orang pada adu mulut ! Wah hebat tuch naratornya bisa gali ide untuk dijadikan obrolan yang makin lama makin HOT ~
Salut banget ~ ~~~~~~~~~~
Padahalal kalau mau bener2 berpikir secara seksama, kita ini cuman orang bermulut besar ! Bisanya cuman ngomong ngalor-ngidul, ngomongin yang dirasa perlu tapi tidak perlu ! Merasa benar sendiri, merasa yang terbaik sendiri ~
hiiihihihihihihihihihihi,,,,,,,,,,,,
Itu artinya tidak disiapkan untuk kedepan, Kemasa Depan !
wkwkwkwkwk,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Ada hal ini, dikomentari !
Ada hal itu, diplototin !
kita ngga punya semangat kemajuan ~ harusnya kita harus bisa lebih lego-legowo dalam segala hal. Apalagi untuk urusan dalam MUSIK ! sebab musik itu relatif ~ Si A bisa bilang Dewa itu bagus ~ Tapi untuk Si B, C, D, pasti lain lagi ~ Nah lho……..
Tapi bukan berarti hal itu bisa menjadikan kita saling adu mulut ~ Harusnya kita ini mendukung mereka secara moril ataupun materiil ~ dalam hal ini misal kita suka, ya belilah kaset original. Biar Musik indonesia menjadi makin mendunia ~
wkwkwkwkwkwkwkwkwk,,,,,,,,,,,,,,
Tapi dasar kita ini orang Indonesia , kita dijadikan bangsa yang konsumtif bukan Produktif ~ yang artinya , namanya konsumen itu pasti cerewet , banyak omong ngga bisa bikin sendiri ~
wwkwkwkwkwkwkwkwk,,,,,,,,,,,,,,
Yang pasti kita harus bisa menghargai satu sama lain !
hihihihihihihihihihihihi,,,,,,,,,,,,,,
oh ya , kalau mau diskusi tentang musik ~ kalian harus menanggalkan atribut pada diri kalian ~ Jadi kalau kamu Baladewa ataupun Slanker , semua harus dihilangkan ~ baru kalian ngomongin yang baik ~
wkwkwkwkwkwkwkwkwk, salam ~
HEHEHE… .
sukses ya non… . tulisan anda telah membuat para baladewa ngamuk.hahaha… .
saya slankers… . tapi gimana ya? banyak cara sebuah band untuk meraih popularitas. slank yang hanya menjual musik apa adanya. dan dani yang tak hanya menjual musiknya sebagai bahan jualan tapi sampai kehidupan pribadinya juga dijual untuk mendongkrak penjualan albumnya dan kroni2 nya. tapi itu sah2 aja kok. banyak juga legend yang secara sengaja maupun tak sengaja menjual khidupan pribadinya, kurt kobain, ozzy osbourne, bob marley.
klo segi musikalitas memang tergantung kuping dan hati sih. buat yang suka mello2 mungkin lagu dewa pantes. klo yang suka apa adanya, ya denegrin lagu2 slank.
yang saya suka dari slank adalah hidup yang apa adanya. klo kere ya dia pake baju apa adanya, klo kaya spt sekarang ya dia penampilannya keren.hehehe… .
saya sering liat slank sepanggung dengan musisi mana aja. dari bang haji rhoma irama sampai iwan fals. tapi kok saya belum pernah denger bin liat klo slank sepanggung sama dewa ya? waktu slank n iwan fals tour 21 kota rusuh hanya sekali di jakarta. setau saya di surabaya io dan slankers malah bersatu. apa jadinya baladewa n slankers satu stadion ya?
PISS-LUV-UNITY-RESPECT
@aksan: Bisa menunjukkan faktanya Pak?
@bedhun_19: Padahal artikel ini hanya saya khususkan sebagai kekesalan saya kepada otoritas Dhani lo. Ga nyangka bisa dapat tanggapan yang beragam
@mahma mahendra: Slank, Gigi dan Dewa 19 pernah sepanggung di ROCKHESTRA-nya Erwin Gutawa di awal tahun 2000′an. Slank, Gigi dan Dewa 19 juga manggung bareng Iwan Fals di acara Bass Heroes Indonesia, kalau tidak salah tahun 2006. Ya, lagu lagu Slank memang lebih banyak cocok untuk kalangan bawah, sama seperti Iwan Fals.
hohoho banci kayak apa yang nyewa orang buat jelek2in bininya? Ahmad Dhani and the law jawabannya. hahaha banci….
kalau aku sich… lebih suka dewa 19 karena (wadoh banyak saking banyaknya kagak bisa disebutin satu per satu asli lho…) wongan aku lho bala dewa sejati since 1992 “intinya, group band dewa 19 itu kalau membuat album selalu berubah nggak kanyak band sekarang atau selain dewa 19 selalu tetap dalam pembuatan album, padi band kayaknya mulai berubah.”apalagi presiden dhani sangat jenius dalam bidang apapun misal : bisa menggabungkan antara pop & rock,jazz & rock,dangdut & rock waduh pokoknya dewa 19 is the best
saya g tau dewa banget g tau slank banget… tapi kalo godbless, trus iwan fals, power metal, kantata takwa, ma si mbah sinuwun sujiwo tejo itu akuuuu bangettt….
cuma mau klarifikasi akan kekurang pahaman…
diatas ditulis “slank nggarap album akustik itu hal baru. yang belum pernah dilakukan..” hal kaya gitu kan g baru… dulu-dulu juga dah banyak band-band yang bikin album akustik… bang iwan aja banyak yang akustik… Kla juga banyak yang akustik….
buat yang bala dewa banget….
g usah mengkultuskan dani lah…..
coba deh dengerin semua lagu di album bintang lima…
mungkin yang lirik nya original cuma lagu cemburu doang… sisanya 99,99% adalah tulisan kahlil gibran dan jalaludin rumi….
so… inikah yang disebut kreatif…..?
kalo g percaya…. coba deh buka-buka buku kahlil gibran ” kebetulan koleksi saya cuma 20 judulan doang” pasti bakal ditemuin liriknya dewa yang dari sana…..
tapi apapun itu slank dan dewa telah berjasa memberikan sebuah kondisi sehingga kita dapat bertukar fikiran (walau agak alot) disini….
cuma kalo kata si mbah sujiwo tejo
……. titi kolo mongso…….
pada suatu ketika bukan slank dan dewa yang ditanyakan tapi adalah amalan kita……
Tep_Astrajingga
w cuma bilang…mau nulis lagu bikin lirik sejago bimbim sepinter dhani siapapun itu pasti pake imajinasi…dan pasti g’ ada yang original bos…..siapapun…terkecuali musisi luar…ada emang? bayi lahir langsung lari smua pasti belajar,kl lo smua yang komentar disini cuma ngirih aja (sorry bro) lo tahukan huruf cuma ada 26 sedangkan nada hanya ada 7….bagi w hanya kepinteran itu aja gimana bisa ngolah…kl smua bilang lirik ini belum pernah kepake kata yang mana???itu smua pasti dah pernah ada…(kamus bahasa banyak)jadi mending bagaimana kita majuin musik indonesia hidup smua musisi indonesia……..
oh iya w tambahin…dan seseorang musisi dimanapun di bilang mencontek itu dah ada aturan-aturannya salah satunya, kl nada g boleh lebih dari 8 bar,kl lirik itu biasa aja krn musisi itu pinter bisa di muter2in y…meski artinya dalam lagunya te2p itu2 juga…(yg diatas tak terkecuali musisi luar) mending skr ayo kita belajar menghargai karya orang meski jelek sekalipun….ok
band dewa n band slank di gabung aja biar g pada ribut,,,,,,music love + music kritik sosial so perfect abiz,,,,,,,
para fans jgn ribut2,,,,anak2 band nya aja pd g baca : pada sibuk tour n cr job…..yang pasti…gw saudara dr salah satu anggota band di atas,,,,,tp gw g ambil pusing,,,coz yg gw liat saudara gw slalu sibuk nyari musik br,,,,di kamar, di wc, di jalan, di mall, di pasar, di mimpi……..so piss n love to u allllll
Haduh”.. Orang Indonesia gimana mau nyatu?? Masalah sepele ginian aja ribut..
Yang jelas, Dewa sama Slank yah kagak bisa dibandingin lah. 2-2 nya beda jalur jaaaaauuuhhh banget..
Slank ada dijalur idealis yang mungkin sampe skrng saingan2nya masih dikit.. Sedangkan Dewa ada dijalur pop yang kita bisa liat sendiri selang sebulan ada band yang baru yang lbih muda keluar..
Kalo gw pikir, bukannya gw belain dewa, saingan di jalur dewa emank lebih berat daripada slank..
Fans dewa bisa aja mendengarkan lagu” slank yang idealis, tapi fans slank yang idealis dan lbih ke”slenge”an blom tentu bisa nerima musik popnya dewalah atau ungu yang buat mereka terkesan gombal…
Buat gw slank sama dewa tuh band legenda di Indonesia. Bisa kita liat dari brapa lama mereka dah eksis di dunia permusikan Indonesia.. Kalo ada yang bilang slank musiknya gitu”aja yah juga gak bener, karena gw stuju stiap band emank ada ciri khasnya..
Kalo orang bilang dewa yang jalan ditempat, gw juga gk setuju karena kalo orang yang mengerti musik, pasti menyukai musik dewa karena lagu” dewa bukanlah lagu yang dibikin dari 4/5 kord macem” lagu peterpan.. lagu dewa bukannya lagu yang bisa asal digenjrang genjreng pengamen bus kota.. Karena lagu2 dewa tuh aransemennya emank bagus dan ngejelimet..
Salam damai Slankers,Baladewa, n OI…
Komentar gw dengan artikel ini subyektif lah… tergantung elo berat kemana…? elo Slanker yah elo setuju… elo Baladewa yanh elo gak setuju… jadi gw pikir.. yg nulis kemungkinan slanker.. atau kalau toh netral.. si penulis gak suka sama Dhani.. (biasa tuh!) jadinya ujung2nya subyektif…
Menurut gw sebuah karya musik.. atau karya seni apapun.. pasti ada yang suka, biasa aja, atau tidak suka sama sekali.. jadi ini tergantung banget sama individu2 yang menikmati..
Menurut sebagian orang slank melegenda..?? menurut gw biasa aja karena gw gak terlalu suka.. dan gw bukan slanker.. dan lebih konkritnya gw gak kan pernah terpikir utk ngeluarin duit buat beli albumnya slank.. dan gw juga bukan Baladewa… tapi kalau untuk milih, di dalam lubuk hati gw yg dalem.. gw lebih seneng ngeluarin duit untuk beli albumnya Dewa.. gak tau kenapa… ada kepuasan batin tersendiri aja.. terlepas yg nyiptain lagunya sapa… gw gak perduli… karena yg gue nikmati karya musiknya.. bukan personelnya.. hehe…
Kalau analisa sebuah musik gak bisa dengan cara yg ada dalam artikel ini… sebuah karya seni khususnya musik itu Universal.. apalagi karya musik itu adalah karya yang populasinya paling banyak dan pertumbuhannya paling agresif sepanjang zaman di bandingkan dengan karya2 seni yang lain.. jadi kalau kita mau bahas sebuah karya musik tapi tujuannya untuk mencari apakah lagu atau karya musik tersebut plagiat apa bukan [pasti akan ketemu banget.. karena jumlah not itu2 aja tapi karya musik terus berkembang jutaan notasi, lyric, dsb Tapi sekali lagi.. sebuah karya music itu bagus atau bukan juga di lihat dari pencapaian bisnisnya, yang dengerin banyak gak? yang terfluent banyak gak, penjualannya gimana? berapa ribu tau juta copy? kayaknya Dewa sepanjang sejarah semenjak berdiri gak pernah jadi pecundang selalu ada di minimal 10 besar penjualan… dan suka atu tidak suka karyanya selalu di tunggu oleh semua pencinta musik (mo Baladewa atau bukan) sama juga dengan Slank kan??
Sekali lagi.. tergantung cara kita memandang.. dan bebas sebebas-bebasnya dalam bersikap.. karena ” Hidup ini sejuta warna.. tak hanya Hitam Putih.. (salah satu lagu Dewa Hitam – Putih, karya Once…
Forty nine ANJING LO !
Forty nine ANJING LO !
Bisa nya mbandingin
kamu yang aku bandingin dengan anjing
malah bagusan anjing, cuma diem aja
kamu ?
Dasar
Hajar Trussss….
Aku suka Disco, kau suka keju…. ser.. ser.. seerrr…
“Kamu bilang aku ANJING, aku bilang kamu manusia”
Hidup Falsmania…
————————————————
***** Di Bawah Tiang Bendera *****
—————– Iwan Fals —————–
————————————————
——**********************——-
Kita adalah saudara
Dari rahim ibu pertiwi
Ditempa oleh gelombang
Dibesarkan jaman
Di bawah tiang bendera
Dulu kita bisa bersama
Dari cerita yang ada
Kita bisa saling percaya
Yakin dalam melangkah
Lewati badai sejarah
Pada tanah yang sama
Kita berdiri
Pada air yang sama
Kita berjanji
Karena darah yang sama
Jangan bertengkar
Karena tulang yang sama
Usah berpencar
Indonesia
Indonesia
Indonesia
Mari kita renungkan
Lalu kita bertanya
Benarkah kita manusia
Benarkah ber Tuhan
Katakan aku cinta kau
Pada tanah yang sama
Kita berdiri
Pada air yang sama
Kita berjanji
Karena darah yang sama
Jangan bertengkar
Karena tulang yang sama
Usah berpencar
Indonesia
Indonesia
Indonesia
Hidup Falsmania…
hahaha..seru juga baca nih postingan.. yang pasti.. apapun warna musiknya.. minumnya tetap teh botol sosro ya..??? heheheheh
aku suka Iwan Fals
Apalagi OI
Berjaya
aku suka juga dengan Slank
Tapi yang paling aku benci
adalah yang buat ini artikel
Memang lidahnya kaya ANJING Bener
tu tu lidahnya
A mail, Sampoerna, Bukan Basa basi tapi dah basi. sekali selenge`an tetap selenge`an cuy……
peace………..
Gw gak bisa ngomong apalagi nech.. Kebanyakan komen lucu disini.. Wakakaka.. Lucu abis ini Blog.. Semua pada mao menang sendiri..
Wagagagak.. XD
Daripada gw ngejelekin group bandnya mending memuji yang punya Blog ini.. Hebat lo Bro..
PISS semuanya…
hahhahahaha…caur semua loe pade…
slank aja ga pernah ngerasa jago,ga tau kalo AD…
semua manusia diciptain untuk jadi plagiat…dari bayi malah…
buat para slankers ga usah diladenin yg ngejelekin slank
buat baladewa jgn terprovokasi dengan hal2 seperti ini…
so PISS 4 all
jaya musik indonesia
Tuhan dan seluruh indonesia (khususnya penikmat musik) jg tw kalo Slank is the best……………..band paling papan atas negeri ini.
tidak hanya diakui oleh kaum gembel, bahkan mantan ketua MPR Amien rais pun ngaku kalo dia Slankers senior, dan baru2 ini Antasari Azhar pun jadi nge fans sama Slank.
coba…..band mana lagi yang bisa kaya gitu??
gak hanya bahas cinta sama cewek aja…cinta Tuhan, ortu dan negeri juga perlu…..
Slank mewakili rakyat kelas bawah Indonesia………..hidup SLANK…….hidup rakyat kecil…….MERDEKA…!!!
teruskan perangi korupsi dan tetap ROCK N ROLL……..PISS !!!
I LOVE SLANK very much…………………………..
tetap slengean………………………..
dewa 19 & slank adalah grup band indonesia yg pernah bersatu,lo pd ga tau ap wktu personelnya slank sm dewa lg kecandu narkoba,trus hampir bubar,trus lo jg ga tau ahmad band personelnya itu(dhani,andra dari dewa19 & bonky,pay dari slank&bimo netral,dari situ mrk pernah bersatu,tapi klo baladewa sm slankers ga pernah bersatu,contohnya ky topik disini,slankers sm aj ky provokator,NGEBEDA-BEDAIN dewa sm slank,slh satu contoh:wkt dewa tur konser yamaha d bekasi,kenapa setiap ad konser dewa pasti ad slankers,itu berarti slankers jg baladewa,alias suka sm lagu2 dewa,tapi ap lo ga malu sm anak2 punkers bekasi yg bela2in beli tiket buat nntn knser dewa,dasar kampungan lo,klo ga punya duit jgn nntn knsr,pake jebolin pager segala & nimpukin baladewa,ga malu ap sm punkers bekasi,maka dari itu kawan2 dewa sm slank ga pernah satu panggung,sekali lg sorry klo kata2 gw bikin sakit hati lo,ok…..(BALADEWA SELURUH INDONESIA)
paling gampang kalo jadi komentator……..
slank juga kalo dibandingin ma jaman pay dl juga jauh dari sudut musikalitasnya….
so dewa tetaplah dewa slank tetaplah slank…toh saya liat hasil recording di dewa n andra backbone juga lebih bgs dari slank. itu sih menurut saya….subjektif aj…selera
ARTIKEL SAMPAH.. NDAK ADA HUBUNGANYA.. SELERA MUSIK MASING2 BRO? JGN JELEK2IN ORANG LAIN DONK? SLANKER SEJATI TU MENGHARGAI ORANG LAIN? BUKAN KYA ELO?