Hari Pertama
April 3, 2008
Sebagai seorang yang kelamaan berstatus pegawai swasta (baca:Pengangguran), tentu adalah wajar kalau saya merasa berbahagia untuk melaporkan hari pertama masuk kerja. Masuk kerja secara formal dan didalam instansi maksudnya. Soalnya kalau kerja yang non formal tanpa ikatan dinas seperti tukang jual video dan gambar porno rasanya tidak perlu dilaporkan.
Masuk pukul 08:00 WITA. Jelas telat, tapi ternyata saya bukan yang paling telat. Ruangan kerja masih kosong melompong, hanya ada satu orang pegawai yaitu kepala seksi Tata Usaha yang rupanya memberikan contoh bagus buat bawahannya dimana bawahannya justru yang datangnya pada telat.
Kemudian…. masuk seorang gadis manis, montok seksi menggairahkan berkulit putih berwajah ayu, cantik rupawati [hiperbola[dot]bombasme[dot]com)] yang ternyata merupakan salah satu rekan seruangan saya. Nampaknya keberuntungan berpihak pada saya karena benda keparat pertama yang saya sentuh adalah daftar biodata karyawan. Setelah mencuri dengar nama panggilan si gadis, lalu mencocokkannya dengan biodata pegawai yang ada, adalah status beragama dan status kawin yang tertulis pada bagian kolom keterangan agama/status perkawinan si gadis. Padahal saya sendiri sudah pernah kawin tapi kok ditulis belum kawin ya?
Kerjaan saya? Bisa dibilang ga ada, setelah mencatat beberapa surat surat yang isinya berbelit belit padahal intinya adalah laporan bahwasanya semua pegawai sudah mengambil jatah uang negara plus 100 persen hadir kecuali sakit atau tugas negara, maka yang saya lakukan adalah bengong, sesekali buang buang waktuc dan pulsa untuk melihat jumlah hits yang menanjak untuk postingan sebelum ini melalui HP CDMA. Plus memuja muji M3 yang tak kunjung mau connect internet padahal settingannya sudah dibikin seseksi mungkin dan telah sesuai dengan kitab undang undang hukum koneksi satelindo. Lalu selanjutnya lebih banyak ngobrol dengan bapak bapak pegawai dari seksi lain yang memang ga ada kerjaan tersebut.
Bisa dibilang ruangan saya adalah ruangan arsip. Sayangnya pengerjaannya terlewat canggih dan futuristik buat saya yang tidak melek teknologi ini. Komputerisasi arsip pegawai masih menjadi khayalan. Pengarsipan masih menggunakan sistem tulisan tangan lalu cek dan ricek dari buku ke buku, atau map ke map, sehingga akhirnya menghasilkan bundelan kertas kertas yang terlihat lebih layak untuk dijadikan bungkus kacang atau bahan bakar untuk pemicu api unggun. Seperti inilah gambarnya.
Sebenarnya diruangan tempat saya bekerja terdapat komputer yang tersambung dengan dunia maya (menurut pegawai lain). Setelah saya cek, ternyata hanya Local Area Connection antar kantor sehingga tidak perlu meminta manusia yang melakukan tugas antar jemput daftar gaji karyawan antar seksi tiap bulan. Ketika buka google.com melalui Internet Explorer (satu satunya browser yang tersedia) yang muncul adalah situs paling terkenal buatan internet explorer: ‘The page cannot be displayed’. Situs yang memang menyaingi kepopulerannya situs “Server not found” miliknya Mozilla Firefox. Ini fotonya.
Oh iya, kalau tidak salah, sekitar jam 11 siang, inilah keadaan di meja samping saya. Entah kemana ibu yang tadi sempat datang untuk mencap surat dan megang megang kertas kerja.
Jam makan siang? Tidak ada, karena everytime is time to have brunch. Alias semua pegawai bebas untuk makan kapan saja mereka mau, bahkan setelah makan lalu pulang juga boleh. Inilah suasana ruangan kantor sekitar pukul 14:30 waktu Indonesia tengah. Padahal jam pulang adalah 15:30.
Sebelum pulang ada apel siang yang pesertanya hanyalah segelintir dari sekian gelintir total pegawai, tapi yang ini saya ga ambil gambar soalnya saya ikutan apel. Ya, setelah 7 tahun lepas dari apel terkutuk ala militer akhirnya saya apel lagi, dan besok besok bakalan apel lagi juga. Ga papalah, sesekali menghormati negara busuk dan ternistakan ini.
Sekian laporan pandangan mata dari lapangan kuning. Seterusnya tidak akan saya laporkan lagi kecuali kalau memang perlu. Terima kasih atas perhatian anda. Oh iya, ada yang punya game game menarik buat diinstall di HP CDMA Nokia 2865 atau SonyEricsson K810i? Soalnya saya yakin kerjaan saya bakalan ga jauh dari kebanyakan bengong, sementara untuk konek internet menggunakan HP banyakan gagalnya dan kelamaan loadingnya, maka pilihan paling manusiawi saat ini adalah game HP sebagai teman melongo. Mungkin saya akan kunjungi rekomendasinya Mas Guh dulu melalui bantuan warnet.



April 3, 2008 at 5:57 pm
Ini instansi pemerintah, ya?
*kalo bukan, saya kaget nih*
April 3, 2008 at 6:04 pm
Iya.. tebakan Anda tepat..
April 3, 2008 at 6:04 pm
wahhh…akhirnya kerjaaaa…
alhamdulillah, subahanallah, allahu akbar…
April 3, 2008 at 6:09 pm
*Amin. Amen. Aman. Imin*
April 3, 2008 at 6:50 pm
SE nya canggih sekali kan? wajib hukumnya pasang opera mini. Ada yang beta lagi tuh, bisa save page buat pengiritan.
April 3, 2008 at 6:53 pm
Operamini sudah Mas. M3 nya yang tidak bersahabat. Kalau TELKOMSEL, mutilasi pulsanya sangat tidak manusiawi
April 3, 2008 at 7:25 pm
Ndak bawa laptop saja, Mas? Sapa tahu ada hot spot deket situ..

April 3, 2008 at 8:19 pm
saya mau kerja disitu, ada lowongan?
April 3, 2008 at 8:37 pm
suasanaya kerjanya mirip sama suasana kerja di balai kota-nya Padang. Kursinya instansi pemerintah identik sekali dengan kursi orang kawinan, jangan pemerintah borong nih…
selamat atas kerja barunya…..
April 3, 2008 at 10:15 pm
Lo emang kerja jadi apa rid?
April 3, 2008 at 10:18 pm
Lo emang kerja jadi apa rid?
April 3, 2008 at 11:29 pm
aku masih MARAH!
kamu gak nepatin janji kamu
April 4, 2008 at 12:10 am
Mending bawa PS ajah. Game2nya bisa membunuh waktu. Disitu ada tv to? Kl g ada aq terkejut
April 4, 2008 at 11:48 am
syukurlah sudah kerja sekarang

tapi pola mereka itu jangan ditiru ya nak….
April 4, 2008 at 2:33 pm
aloo numpang komen boleh yaaa:
He aq juga kerja di instansi pemerintah, emang dimana-mana kayak gitu.Tapi beruntung sebenarnya suasana seperti itu bila dibandingkan ama kerja full time dan harus sesuai dengan aturan …..(aq dah pernah pengalaman kerja di perusahaan asing). Belajar dari pengalaman ayahku (dia juga pns kabupaten), kesempatan “tidak ada kerjaan” dia manfaatkan untuk menulis apaa saja dan belajar jadi waktu tidak terbuang percuma.
Aq juga saat sering kosong gak ada kerjaan aq manfaatin maxsimal untuk kegiatan lain yang jauh lebih bermanfaat untuk menambah isi otak atau isi kantong dengan cara yang halal tentunya.
April 5, 2008 at 9:51 pm
@Nazieb: Bleh, hotspot masih jadi khayalan tuh
@joyo: Nanti saya tanya sama boss nya.
@gerry: Terima kasih. Mirip mirip saja kondisninya rupanya..
@danalingga: Ada deh…
@Mrs. Fortynine: Hmmm…
@fisha17: TV ada, tapi sayanya ga punya PS
@itikkecil: Iya Bu. Makasih Bu
@mare: Saya juga ngeri membayangkan kerja dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore dan hanya ada istirahat makan siang. Nyari sampingan belum kepikiran, tapi terima kasih banyak atas usulannya.
April 6, 2008 at 12:16 am
cuma Hmmm?
April 7, 2008 at 8:12 pm
jujur aja, saya lebih suka kerja yang bener2 mobile gitu maksudnya otak sya bener2 dipaksa kerja banget, soalnya kalo cuma tengak tenguk [istilah jawa buat melamun-red] saya malah bisa mikir yang iya-iya..kekeke..
April 8, 2008 at 12:33 pm
Foto wulannya hung! Pina itu kawan auk. Lakinya kada usah dipikiri. Kalau inya membutuhkan ya kita bu***i, kalau memberi peluang ya kita lu***i.. Hidup Emond!