Menjelang Partai Final

Prediksi saya bahwasanya Piala Eropa alias EURO 2008 kali ini tidak akan menghasilkan juara baru makin mendekati kenyataan. Satu satunya tim yang masuk babak 4 besar dan belum pernah menjadi juara adalah tim setengah Asia yaitu Turki.

Jerman, adalah juara 1 kali kalau dihitung sebagai nama Jerman. Namun jika digabung dengan tim yang bernama Jerman Barat, maka total tim ini sudah meraih 3 kali gelar juara. Pertama kali tahun 1972 di Belgia. Lalu tahun 1980 di Italia, dan terakhir kali 12 tahun yang lalu di Inggris.

Sementara Spanyol, meskipun gelar pertama dan satu satunya mereka di Piala Eropa adalah tahun 1964 ketika menjadi tuan rumah sekaligus menjadi juara, namun jelas bahwasanya Spanyol bukanlah juara baru.

Lawan Spanyol di semifinal adalah Rusia, yang jika dihitung sebagai Rusia memang belum pernah menjadi juara Piala Eropa. Namun tim yang dulunya bernama Uni Sovyet, juga sempat CIS ini adalah juara Eropa pertama yaitu tahun 1960. Juga finalis EURO 1988 ketikaq bernama CIS. Pemain andalannya saat menjadi juara Eropa saat itu siapa lagi kalau bukan Lev Yashin yang terkenal sebagai Laba Laba Hitam dan disebut sebut sebagai kiper terbaik dunia
.
Bagaimana peluang Turki? Tim yang dulunya pernah berlaga di Asia ini punya peluang menjadi juara baru seperti halnya Yunani empat tahun lalu, namun peluang mereka hanya 35% menurut saya. Meskipun lawan mereka di semifinal adalah Jerman yang belum pernah mengalahkan mereka, namun kali ini kondisinya lain. Jerman sedang bersemangat dan menanjak permainannya.

Memang, Turki juga sudah membuktikan diri bahwasanya tim ini lebih Jerman daripada Tim Panser sendiri dimana mereka memenangi pertandingan di sisa sisa waktu melalu perjuangan tanpa kenal menyerah dan sedikit keberuntungan tentunya. Faktor sejarah manakah yang akan berbicara? Faktor sejarah kuat Jerman di Piala Eropa? Ataukah faktor Turki yang belum pernah kalah oleh Jerman?

Kalaupun Turki lolos dari semifinal, dua calon lawannya bukanlah tim yang bakalan mudah untuk ditaklukkan. Misalnya lawan mereka kelak di final adalah Spanyol, maka itu berarti Spanyol yang akan mereka hadapai adalah super Spanyol, dimana para pemainnya sudah melupakan semua kenangan buruk mereka selama mengikuti turnamen dan telah berhasil menghapus ketakutan mereka terhadap kegagalan.

Lawan terbesar tim Spanyol sejak dulu adalah diri mereka sendiri, maka jika Spayol berhasil lolos ke partai Final berarti pasukan Luis Aragones itu telah benar benar matang dan bermental juara.

Kalau lawannya adalah Rusia? Di Korea dan Jepang tahun 2002 lalu mungkin Turki masih terlalu perkasa untuk anak asuhan Guus Hiddink kala itu; Korea Selatan. Namun kali ini Rusia bukan Korea Selatan yang 6 tahun lalu dikejutkan oleh Hakan Sukur dengan gol cepatnya di detik ke-54 (CMIIW). Rusia kali ini adalah jelmaan dari balas dendamnya pemain pemain CIS yang dibantai Marco van Basten dkk di Jerman tahun 1988 dengan skor 2-0.

Lagipula, jika Rusia yang lolos ke final, artinya tim ini sanggup mempertahankan grafik permainan yang terus meningkat beserta semangat pantang menyerah dan kerjasama apik mereka. Jadi, peluang terjadinya juara baru masih tidak sampai 50% menurut prediksi saya. Kalau Turki kalah oleh Jerman? Maka sejarapun dipastikan tidak tercipta. Sebab setelahnya, siapapun juaranya mereka bukanlah juara baru. Anda punya prediksi lain?

8 Tanggapan ke “Menjelang Partai Final”


  1. 1 itikkecil 25 Juni 2008 pukul 10:25

    saya mendukung turki……

  2. 2 cK 25 Juni 2008 pukul 13:23

    german! ada klose! :mrgreen:

  3. 3 oRiDo™ 25 Juni 2008 pukul 13:47

    dukung Rusia dah…
    Guus Hiddink gitu loh…
    *apa hubungannya dengan Gus Dur yah??*
    :D

  4. 4 Mr. Fortynine 25 Juni 2008 pukul 19:28

    @itikkecil: Oke…

    @cK:
    Halah, ga jauh dari tampang

    @oRiDo™:
    Sama sama Gus mungkin.
    :D

  5. 5 Nazieb 25 Juni 2008 pukul 19:50

    Yah, kalaupun ada juara baru, asal bisa konsisten sajalah, jangan seperti Yunani yang jadi bulan-bulanan tahun ini..

    Saya sregnya sama Rusia saja..

  6. 6 dana 25 Juni 2008 pukul 20:27

    Spain aja deh, kasian tim sehebat itu cuman juara sekali doank.

  7. 7 goldfriend 25 Juni 2008 pukul 21:11

    Eh, Uni Sovyet dan Rusia itu harus dibedakan lho. Karena banyak juga pemain Uni Sovyet yang berasal dari bekas pecahannya seperti Georgia, Ukraina, Armenia, dll. Sama seperti Yugoslavia harus dibedakan dari Serbia karena pecahannya banyak. Cekoslowakia juga dibedakan dari Ceko dan Slovakia.

    Berarti kalau Rusia juara, tetap saja ada juara baru. :lol:

    Saya pegang Rusia. In Guus We Trust. :mrgreen:

  8. 8 Mr. Fortynine 26 Juni 2008 pukul 21:44

    @Nazieb: Permainan Yunani tahun ini sudah diantisipasi oleh lawan lawannya

    @dana:
    Boleh juga..

    @goldfriend:
    Boleh juga Bang, kita tunggu partai malam ini deh


Tinggalkan Balasan




Bulan Bintang

Your….

IP