Sepi, padahal belum sehari ditinggal….. Rencana mau menulis soal perceraian, tapi entah kenapa setiap mau menulis hal tersebut saya selalu kehilangan semangat? Apakah ini suatu pertanda perasaan? Ah sudahlah, bukan saatnya mengurus urusan tidak terlalu penting. Sekarang waktunya posting! Sebagai pengisi waktu sepi karena ditinggalkan.
Judulnya, apa ya? Mungkin bagusnya kalau judulnya adalah: Wartawan Pengecut!!!!!!!!. Atau sekalian Blogger Pengecut!!!!!!!!. Karena telah menghilangkan komentar saya dan Manusiasuper di blognya!
Kalau saja Pakacil sedang onlen, pasti saya akan mintakan langsung print screen dari komentar yang dimoderasi kemaren, lantas saya cantolkan di sini. Sekarang, komentar komentar tersebut benar benar hilang, darimana saya tahu bahwasanya komentar saya dan manusiasuper hilang? Ya karena ketika membuka lagi halaman ini, tidak ada lagi komentar saya yang selama ini dihiasi kata kata tambahan: komentar anda sedang menunggu moderasi.
Apakah admin dari blog tersebut terlalu bodoh sehingga mengira bahwasanya kami tidak bisa mengetahui sebuah komentar telah dimutilasi atau bahkan telah dieleminasi? Ataukah sengaja untuk kemudian minta dikomentari lagi, lantas komentarnya dimutilasi atau dieleminasi lagi?
Yang jelas, nampaknya admin blog tersebut hanya memunculkan komentar komentar yang bernada memuji atau bersimpati, sementara komentar bersifat pertanyaan yang memang tidak bisa dijawab olehnya hingga komentar bernada kontra yang juga tidak sanggup dijawab olehnya tidak dimunculkan?
Apa yang dilakukannya benar benar menodai nama baik wartawan dan blogger. Dimana tanggung jawabnya sebagai penyampai kebenaran dalam hal ini seorang wartawan? Dimana tanggung jawabnya sebagai seorang blogger, yang seharusnya seorang berintelektualitas tinggi termasuk bisa berdiskusi? Serta, dimana tanggung jawabnya sebagai seorang sarjana yang lulusan fakultas keguruan, dimana seharusnya bisa menjadi pendidik yang baik, termasuk terbuka pada kritik dan saran?
Dulu, sang blogger juga lari dari tanggung jawab ketika tidak sanggup membalas komentar saya di sini. Alasannya blognya tak terurus lagi. Sekarang? dengan domain sendiri, blog juga tidak diurusi? Apakah hal ini disebabkan karena kesibukan anda sebagai wartawan yang senang memeras lewat berbagai pengatasnamaan media?
Maka tak ada kata lain yang layak dialamatkan selain kata: PENGECUT!!!!
Silakan gunakan kolom komentar untuk berdiskusi, hingga berdebat. Saya bukan orang yang suka memoderasi dengan sengaja sebuah komentar kok. Suerrrrr




Mungkin maunya diskusi langsung, ga di inet …
suruh ke laut az deh kalau spt itu
Berpikir positif saja..
Mungkin saja komentar Anda memang tidak bermutu..
*dipentung*
@nia: Ada pernah ketemu saya langsung kok. Tapi dirinya malahan diam seribu bahasa
@Nazieb: Hahahaha, benar juga….
spertinya empunya blog meyakini
blog aing kumaha aing
hihihihihi
Saya mencium bau curcol di sini…
*baca komen Amed*
@Ade:
@Amed: Lantas?
Wah, tuduhannya serius ini!
*menunggu rame-rame somasi dan tuntutan pencemaran nama baik*
*ikutan menunggu*
sapa sih orangnya??? bilang terus terang deh
*ikutan nunggu sambil makan kacang*
Wuiihh.. kok emosi bangett… Jadi penasaran sapa orangnya??,.
asyik blognya..
tulisannya mengalir…enak dbaca
slm kenal jua..
hidup blogger kalsel..
@anna: Tinggal klik link-nya Bu
@itikkecil: Tapi di sini ga jualan kacang.
@Sarah Luna:
Tinggal klik link-nya Bu.
Karena menulisnya waktu sedang kesepian
@kisahdoktermuda: Salam kenal, lain kali komen OOT ke sini aja ya.
ada nama saya?? lupa pernah nyari masalah di blog itu..
Kamu sebenarnya nyari masalah apa mau komen si?
Ada apa ini .. ada apa ini ..
He he. ga papa Bang… cuma masalah kecil…..
ada… aja ide buat tulisan baru yah