Milan membalas dendam mereka 2 tahun yang lalu. Liverpool akhirnya takluk. Final ketiga kalinya buat Milan dalam 5 musim terakhir (02-03/04-05/06-07). Uniknya Milan selalu masuk final dalam tahun ganjil.

Dari segi permainan, seperti biasanya Milan menyodorkan permainan membosankan, sama persis dengan all Italian final tahun 2003. Memang, tahun 2005 final Liga Champion lebih menarik dan seru. Ada 6 gol tercipta saat Liverpool berhasil mengejar ketertinggalan 3 gol mereka dari Milan untuk kemudian menjadi juara lewat adu penalti.

Seedorf dan Inzaghi

8 tahun yang lalu, mereka dipisahkan oleh kostum Juventus dan Real Madrid. Seedorf yang saat itu masih berambut gimbal bersuka cita, sementara Inzaghi dengan kostum hitam putih Juventus merana dengan kegagalannya. Memang sich, tahun 2003 mereka sudah bergembira bersama, hanya saja saya teringat lagi kejadian 8 tahun yang lalu waktu melihat 2 orang ini berpelukan merayakan keberhasilan mereka tahun ini.

Tuhan Bersama Orang Orang Yang Bersabar

Tapi Tuhan juga bersama orang orang yang tidak bersabar, masa sich? Tadi subuh (24 Mei) AC Milan bersabar, tidak terburu buru mencari peluang, bermain safe dan taktis. Hasilnya mereka menjadi juara. Tahun 2003 Liverpool yang bersabar, merangkak pelan pelan dari defisit 3 gol hingga meyamakan kedudukan. Sedangkan tadi subuh, pemain pemain Liverpool kalah sabar dengan para pemain Milan sehingga mereka kalah. Jadi……apa benar Tuhan juga bersama orang orang yang tidak bersabar???????????????