Stop

STOP. Sebuah kata yang selalu di ajarkan dalam materi latihan dasar (latdas) IMPAS-B, terutama saat latdas ruangan. Kata itu merupakan singkatan dari Sit/stop, Thingking, Observe and Planning. Sangat dianjurkan terutama saat tersesat/kehilangan arah atau kemalaman di perjalanan melewati gunung dan hutan.

Pernahkah tersesat atau kemalaman? Saya rasa Bu Evy, Mas Erander atau para pecinta alam lainnya pernah merasakan hal ini, bahkan mungkin lebih berpengalaman dari saya. Hanya saja sekarang saya ingin menjadikan STOP ini dalam hal menulis blog saya, meski akan sedikit dibanding bandingkan dengan materi materi kepecinta alaman.

Saya ingin STOP dulu menulis, karena ide dan inspirasi mulai kering. Selain itu juga, keuangan yang makin menipis membuat durasi waktu ke warnet semakin singkat, mungkin saya masih bisa memberikan komen komen ga bermutu di blog rekan rekan, semoga saja. Mudah mudahan saja saya bisa lekas menulis lagi.

Sit/stop

Apabila anda tersesat atau kemalaman di jalan sehingga tidak bisa lagi menentukan arah, maka abjad pertama dari stop itu lah yang perlu anda lakukan. Sit/stop, bukan hanya itu artinya, namun lebih dalam adalah tenangkan fikiran, santai, jangan terburu buru karena justru akan membuat anda makin tersesat dan kehilangan arah. Bahkan bisa jadi kalau anda berangkat dalam jumlah yang cukup besar, tidak tertutup kemingkinan akan terjadi pertengkaran dalam menentukan arah dan tujuan.

Saya tidak merasa saya tersesat dalam menulis di blog, namun saya perlu menenangkan diri dan bersantai sejenak, dan salah satunya adalah dengan cara stop dulu menulis.

Thingking, Observe and Planning

Kalau sudah santai. Berfikirlah, berfikirlah dengan jernih, menurut saya kali ini benar benar harus menggunakan otak dan akal sehat. Kalau menggunakan nafsu atau emosi besar kemungkinan akan menjadi bahaya buat diri sendiri maupun tim. Contoh, di hamparan hutan anda tersesat, tepat didepan anda/tim anda terdapat bukit yang cukup tinggi, anda/salah seorang dalam tim terlalu yakin bahwasanya setelah bukit itu adalah jalan yang benar, dan anda melakukan perjalanan nekat mendakinya, sementara tujuan yang ingin dicapai belum tentu ada dibalik bukit itu. Plus kondisi fisik yang belum tentu memadai untuk dipaksakan menaklukkan medan, atau malah kondisi medan yang belum tentu bisa dilewati.

Mari menganalisa, liat dulu apakah fisik masih sanggup, apakah medan yang bakalan diterobos kira kira memang bisa ditaklukkan. Perhatikan dulu arah, matahari terbit/terbenam, fikirkan dan pertimbangkan kemungkinan terburuk, serta kondisi perbekalan dan peralatan. Kembali gunakan akal sehat. Mampukah melanjutkan perjalanan sambil mencari arah dalam gelap. Apakah tidak sebaiknya mencari tempat bermalam, perhatikan lagi keadaan sekitar. Kalau kalau ada sungai, atau tempat yang bisa digunakan untuk bermalam, perhatikan apakah kalau bermalam bisa membuat api, setidaknya carilah tempat bermalam yang datar sehingga nyaman untuk bercinta merebahkan diri. Dalam keadaan minimalis, selalu memperhatikan keadaan sekitar, kayu dan ranting untuk membuat api, pohon besar/lebat untuk dibuat bivoack alam. Dan lain sebagainya.

Pasti, pasti kalau sudah tenang, berfikir jernih dan mengamati keadaan sekitar dan kemampuan diri sendiri. Rencana yang matang dan terkonsep pasti bisa dibuat dan dilakukan. Termasuk misalnya, kalau memutuskan untuk bermalam, esoknya bisa bangun pagi pagi sekali sehingga bisa melihat matahari terbit agar dapat membantu menentukan arah.

Begitu juga tulisan tulisan saya. Apa saja yang sudah saya tulis? Mungkin saya perlu mengkonsep ulang blog saya agar konsisten dalam satu gaya bahasa dan topik? Bagaimana juga tampilannnya? Keterbatasan saya dalam pengetahuan komputer dan berbagai cabang ilmunya yang membuat blog saya amburadul dan tampilannya ga karuan. Maka saya pun harus membuat rencana baru, setidaknya merenung. What have I done? Kalau sudah, biar nanti saya ambil keputusan, izinkan saya istirahat menulis, menentukan serta merancang draft untuk tulisan beserta topik dan gaya bahasa selanjutnya.

21 Responses to “Stop”


  1. 1 deking 4 June 2007 at 18:36

    Waduh kok pada pamitan semua?
    OK deh semoga semua urusan Mas Farid lancar…
    Tentang gaya bahasa dan topik blog ini menurut saya kok asyik…gak ada yang salah tuch so kenapa harus ganti? Tetapi kalau Mas Farid merasa sudah tidak nyaman dengan gaya tsb, semoga Mas Farid bisa menemukan gaya yang nyaman bagi Mas Farid dan juga tambah asyik bagi para pengunjung…
    Selamat istirahat ya…

  2. 2 Fourtynine 4 June 2007 at 18:59

    Mudah mudahan rumah baru bisa menjadi tambatan berikutnya yang lebih baik.
    Terima kasih banyak atas segala pujian anda. he he.
    saya masih akan berusaha aktif dalam dunia perbloggingan kok Mas.

  3. 3 peyek 4 June 2007 at 23:16

    wah pada pamitan, bakal berkurang taman bacaan

  4. 4 agorsiloku 4 June 2007 at 23:54

    Udah lama nggak nengok ke sini. Konsep ulang blog?… boleh juga tuh… Berjalanlah bersama waktu, sempurnakan, berkembang sejalan dengan pengalaman… Namun, dari segala teori manajemen waktu kuliah dulu, satu yang berkesan :”pada akhirnya, manajemen berbicara bagaimana kita mengerjakan lebih baik agar hasilnya menjadi lebih baik, tapi pengalaman sering membuktikan teori itu penting, tapi kesungguhan melaksanakanlah yang membentuk hasilnya”.

  5. 5 cK 5 June 2007 at 00:20

    yah…kok pada pamit sih???😦
    WP jadi sepi nih…

  6. 6 anas 5 June 2007 at 03:00

    Sip, salam perpisahan yang bagus dan penuh manfaat. Intinya berpikir dengan otak yang dingin, gitu to mas ?

  7. 7 jurig 5 June 2007 at 11:41

    damn! … makin bertambah aja yg pamitan …😦

  8. 8 Evy 5 June 2007 at 12:46

    hibernasi Farid? lagi cari cewek ya? kekekek apalagi ke gunung ga ada internet? Farid2 klo STOP di gunung ati2 ada lampor…btw…aku masih mikir lampor itu jangan2 sejenis kunang2 besar… hmmm…dah lama ga naik gunung, terkhir ke indo rafting aja hehehehe…

  9. 9 destiutami 5 June 2007 at 15:05

    Huwaaaa, banyak yg bilang mo pergi😥

    Tapi…smoga sukses aja deh! Cemangaatt!😀

  10. 10 Fourtynine 5 June 2007 at 16:07

    Konfirmasi buat semuanya. Saya memang mau stop nulis disini. Tapi pindah ke sini lho…….

    @Bu Evy: Belum pernah ketemu yang namanya lampor

    @Mas Agor: Terima kasih banyak atas masukannya Mas

  11. 11 erander 5 June 2007 at 16:09

    Wah .. kok pada bubaran sih? .. ada apa ya? apa lagi ngetrend? STOP, jangan ambil keputusan dulu. Mending yang ini aja di revitalisasi. Diganti theme nya? .. oya, gimana ya kalo tersesat dikota?

  12. 12 Farid 5 June 2007 at 17:24

    Mau pindah aja Mas.

    Yang ini masih akan tetap ditanggapi komennya sebisa mungkin

    Kalau tersesat dikota, panggil taksi, nelp teman. He he

  13. 13 Master Li 6 June 2007 at 17:02

    Banyak sekali yang pindah rumah _ _

    Saya lihat rumah baru, ah.

  14. 14 wargabanten 6 June 2007 at 21:39

    hadir

  15. 15 Fourtynine 6 June 2007 at 22:26

    @Master Li: udah liat kan

    @Wargabanten: Ya. Oke

  16. 16 tan malaka liberal 12 June 2007 at 20:35

    kalau tersesat asal ada ceweknya aja, bisa bikin kampung dan species baru. oh ya rid kam mun pindah kena blog yang hanyar bisa ada hantunya mun kada diselamati.

  17. 17 Fourtynine 15 June 2007 at 00:08

    Kada takutan lawan hantu!

    Ya kena ay auk olah kampung hanyar mun sasat lawan binian bungas

  18. 18 liezmaya 24 June 2007 at 23:12

    ikutan ah….tapi disini mati lampu ya? gelap banget nich ampe2 kejedot pintu hehe

  19. 19 Fourtynine 25 June 2007 at 23:31

    Gelap ya, maaf lagi suka make theme ini


  1. 1 Filosofi Tempat Parkir « Parking Area Trackback on 6 June 2007 at 22:36
  2. 2 Anda Munafik Ataukah Fanatik? « Parking Area Trackback on 8 June 2007 at 17:31

Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: