Perjalanan Mencari Tuhan

Inilah hasil perjalanan kemaren. Peserta ekpedisi kali ini adalah Saya dan Zuardi dari IMPAS-B. Emond dan Jack dari Mapala Justitia serta Dung Dung yang merupakan kawan lama, anggota ORPALA Kadipa yang wajahnya persis dengan pemain Timnas Indonesia Ricardo Salampessy, sekarang aktifis di WALHI.

Berangkat hari Rabu (4 July 2007). Janjinya kami kumpul di terminal simpang empat Banjarbaru pada pukul 8 pagi. Dan seperti biasa, janji kami berhasil ditepati. Sebelumnya mari saya tuliskan kebiasaan kami dalam berjanji. Misalnya saya tanya Emond “Mond, esok jam berapa? Jam 8 kah?” “Iih, tau sorang lo auk ni, bila jarku jam 8, jam 10 tu pang”. Maka berkumpulnya pasukanpun adalah jam 10. Sorry kalau salah, soalnya catatan waktu yang tepat ada pada Dung Dung.

Seperti biasa, penantian menunggu taksi ke pelabuhan Riam Kanan selalu saja membosankan. Hingga akhirnya kami beangkat juga. Huhhhhhhhhh….. lantas kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan klotok, alat transportasi air yang menjadi andalan masyarakat sekitar Riam Kanan. Perjalanan air memakan waktu sekitar 2 jam. Bagi yang baru pertama kali atau jarang naik klotok mungkin akan terasa menyenangkan. Namun bagi saya yang sudah sering menikmatinya, bleh! Tidur adalah kegiatan yang wajib dilakukan.

Mendarat Merapat di Belangian. Desa pertama sebelum kami berangkat menuju hutan rimba dan kebun kacang serta lombok meninggalkan segala kebudayaan kota. Perjalanan darat di tempuh dengan alat transportasi paling canggih dan paling cepat hasil karunia Sang Pencipta yaitu kaki. Tujuan pertama kami adalah Apundit yang lazim di sebut sebagai Shelter kembar. Kenapa di sebut Shelter kembar? Ya karena ada dua shelter yang sama persis bentuknya di sana. Ah tempat ini……….. It used to be my most romantic place.

Yang menarik adalah diskusi kami malam itu. Oh ya, di sana kami bertemu anak anak mapala ATPN yang sedang LATPAN. Diskusinya? Dimulai dari Dung Dung yang telah berhasil membuat domain di WordPress (sampai sekarang saya belum dapat alamatnya) hingga akhirnya menyebar pada perdebatan tentang Agama.

Saya katakan agama adalah candu, tak disangka diskusi berkembang menjadi diskusi tentang mencari Tuhan, kebiasaan kaum garis keras yang suka mengkafirkan orang, sampai sampai terbawa bawa postingan postingan almarhum Wadehel. Intinya? Kami memang masih ga suka Sholat, ga suka puasa, ga suka ibadah (meski di KTP tertulis Islam). Bahkan Dung Dung sedang dalam keraguan, Tuhan itu bagaimana sich?, Tuhan itu seperti apa sich?, tuhan itu ada di mana? Tuhan itu ada pada agama mana? (gitu ya Dung?) pokoknya malam itu diskusi menjurus kepada pencarian Tuhan.

Katanya sebelum mencari Tuhan kita cari dulu kebenaran, sayang kebenaran itu juga harus adil. Namun apakah yang benar selalu adil? Dan apakah keadilan itu selalu benar? Sementara kadang kadang kebenaran itu mati terkubur dalam selokan sempit bernama keadilan, atau sebaliknya keadilan itu sudah mati terkubur dalam selokan sempit bernama kebenaran? Entahlah, Saya, kita, kamu atau kalian mungkin ga akan atau ga perlu mengerti.

Lanjut. Paginya setelah sarapan alakadarnya. Kami lanjutkan perjalanan menuju shelter di cemara. Shelter yang posisinya ada di hutan belantara yang penuh dengan cemara dan hantu, iblis, setan demit dan lain sebagainya (bagi yang masih percaya dan takut hantu dan sebagainya) serta pohon, rumput dan rawa (ga ada edelweis).

Perjalanan yang melelahkan, malamnya diguyur hujan lebat sehingga kami harus tidur cepat. Keesokan harinya kamipun berkemas dan balik ke Desa belangian. Kami harus bermalam di sana agar tidak ketinggalan klotok untuk pulang. Di perjalanan inilah saya mendonorkan darah saya buat binatang kecil penghisap darah bernama PACAT! Pacat jahanam ini mengisap darah di paha saya sampai hampir seperempat liter, hebat juga ya si keparat kecil ini. Edannya lagi saya ga sadar kalau keparat kecil ini tengah menikmati darah manis dari manusia tampan baik hati dan pandai macam saya ini.

Saya sadarnya setelah pacat kecil ini membengkak besar sebesar ibu jari kaki sepanjang jari telunjuk dan jatuh ke lantai di shelter simpang tiga. Awalnya kami bertanya tanya, pacat ini habis minum darah siapa, setelah saya cek celana bagian paha. Astaga! Keparat kecil ini ternyata habis pesta pora di paha kanan saya, membuat celana hitam saya pun penuh darah seperti perempuan lagi bocor di kala haid.

Kampret! Segera naluri binatang saya muncul. Makhluk elastis ini saya pirik, saya paksa memuntahkan kembali semua darah orang tampan dan ganteng ini. Ingin rasanya saya minum lagi darah yang berceceran di lantai itu. Ah sudahlah, setelah si kecil tadi hancur luluh, puas sudah. Nafsu membunuh saya sudah hilang. Lebih baik melanjutkan perjalanan pulang ke desa.

Bermalam di tempat sekdes, lantas pulang dengan klotok lagi, udah. Saya masih cape. Mangkanya postnya ga karu karuan gini. Khusus buat Neng Siwi yang nungguin sleeping bag. Nanti deh ya. Saya mau istirohat dan nonton Piala Asia dulu. Meski hanya lewat layar televisi. Gara gara ga diterima warga Jakarta makanya saya ga jadi ke Jakarta. Sorry sorry, becanda kok.. Fotonya nanti aja. masih belum sempat milih milih.

35 Responses to “Perjalanan Mencari Tuhan”


  1. 1 Neo Forty-Nine 7 July 2007 at 22:49

    NO PERTAMAX ALLOWED

  2. 2 gantungtas 8 July 2007 at 00:20

    wah bos, dah mantep ceritanya dan auk jadi bingung juga neh mau komentarainya dari mana dulu.
    ok mungkin auk coba menulis dari permintaan maaf auk karena gara- gara auk terlalu lama belanja, jadi ditinggal taxi kita.
    oh iya ntar tunggu juga cerita dari auklah… eh rid, auk mau tanya sedikit. selter kembar itu, hapunit apundit? rid bagaimana soal menu sayur saya, kok ngga ada seh…??? tega deh loe.!! padahal tu sayur dah banyak berperan pada pencernaan kita, dan itu katamu.
    ok yang pasti neh perjalanan mang asyik banget, dan ngenaheun,…. eh tapi aku ada kesal juga waktu kita di dermaga/ pelabuhan riam kanan itu. kan ada tuh maklar yang nawarin kita kapal, orang itu kayak cari pengaruh aja ma’ kita2, tapi untungnya aja kita akhrnya dapat taxi klotok juga.
    dalam cerita ini klo lengkapnya mungkin ngga cukup ditulis disini kali ya???? karena sangat banyak sebenarnya cerita menariknya. misalnya saat diskusi malam itu, ketika mulai mencari tuhan, yang gaib seperti halnya malaikat dan hantu yang juga gaib. ops maaf bukannya mau menyoal…
    rid kapan lagi ya kita bisa ngerasain berlibur kayak kemaren, bisa nikmati keindahan alam tanpa polusi udara, kebisingan, dan tanpa harus melihat kekacauan bangsa ini ditv dan koran. ah jadi jauh ngelantur neh…
    kembali ke camping, ada hal yang menarik bagi auk, ya.. ketika kita pada ribut nyari korban pacat jahannam itu. dan ada orang yang juga ikutan ribut, hey siapa.. siapa.. siapa yang disedotnya. eh ternyata…. yang ribut gak tau klo dialah korbannya, dasarrr…..
    ada cerita juga rid, waktu saya dan emond ketemu penunggang hadanga, yang bikin kalian harus menunggu lama. sampai akhirnya harus bikin kopi dulu saking lama kami berbincang dengan penunggang hdangan dari karangan haur. sebenarnya yang hanya cerita- cerita clasic. soal kondisi kampungnya. duh.. disambung lagi ntarr…..

  3. 3 cK 8 July 2007 at 02:04

    . . . . . . . .

  4. 4 deKing 8 July 2007 at 02:23

    Tidak usah mencari Tuhan.
    Memangnya Tuhan hilang apa? Gitu aja kok repot😀
    Tuhan selalu dan akan selalu ada, keabadian eksistensi Tuhan bagi saya sangat mutlak.
    Yang perlu dilakukan bukan mencari Tuhan, tetapi membuka diri dan hati untuk Tuhan…
    BTW kok gak pernah mampir tempatku, Rid?

  5. 5 manusiasuper 8 July 2007 at 09:56

    Pina rancak ke kahung, memory-nya berkesan banar pang lah…

  6. 6 danalingga 8 July 2007 at 11:14

    Wuih, seru gini kemping petualangannya. Tapi jauh-jauh ke alam diluar peradaban masih ngomongin wordpress juga *dasar* , mana pake diskusi tentang Tuhan lagi *weleh-weleh* .

    btw. selamat datang kembali keperadaban dunia yg gila ini .:mrgreen:

  7. 7 fauzan.sa 8 July 2007 at 18:26

    Adil itu urusan etika. Pertanyaan utamanya, Apakah baik itu?
    Kebenaran itu lain lagi urusannya. Pertanyaan utamanya, apakah benar itu?
    Tentang hakikat manusia ada urusan yang lain lagi. Seperti apakah manusia itu?

    Saya nggak percaya ada moral universal tuh mas? Mangkanya saya nggak percaya sebuah paham/aliran/kepercayaan/ideologi/agama bisa semata-mata disalahkan karena mempunyai standar moral yang berbeda dengan kebanyakan orang.

    1. Membunuh belum tentu buruk.
    2. Mencuri belum tentu buruk.
    3. Punya ratusan gundik belum tentu buruk.
    4. Ngeseks tanpa nikah belum tentu buruk.

    Saya nggak pernah percaya filsafat Etika.

  8. 8 sikabayan 8 July 2007 at 23:32

    euh.. niat baik yah baik, niat buruk yah buruk, niat mencari yah dapat, niat menghindar yah hilang… bungkus hanyalah bungkus…

  9. 9 Death Berry Inc. 9 July 2007 at 10:58

    Kok kayak catatan pribadi yak…?

    Banyak yang bilang kalau orang sudah mengenal Tuhan-Nya. Tapi kebanyakan dari mereka malah memuntahkan alasan yang terdengar aneh.

    Btw, ini menceritakan kisah mencari Tuhan atau kisah dihisap pacat ?:mrgreen:

  10. 10 Mapala Justitia 9 July 2007 at 16:55

    Informasi! Emond dan jack berangkat atas nama pribadi aja kok. tapi cerita ini kok kayak kehilangan esensi utamanya sih.

  11. 11 venus 9 July 2007 at 17:08

    mencari tuhan? mo nyari kemana? dia ada di dalam darahmu. dia tak pernah jauh, dia bahkan lebih dekat dari batang lehermu sendiri. dan dia ada, mengawasimu, tak peduli kamu solat puasa dzikir atau tidak. halah mulai deh sok taunya, hahaha…

  12. 12 Fortynine 9 July 2007 at 23:52

    @Gantung Tas : Komen imak kepanjangan. kenaja auk tanggapi lebih panjang jua lah. Oke? Peace!!

    @Ck
    ……

    @Maafkan saya Ri. keterbatasan waktu dan bandwith.
    *sok ngomong intelek*

  13. 13 Fortynine 9 July 2007 at 23:57

    @Mansup : Memori apa Hung?

    @danalingga : Makasih makasih. saya sudah kembali dengan selamat. kalau ga ngomongin blog, lantas ngomongin bokep gitu????

    @Fauzan : nampaknya anda juga setuju dengan “Segala sesuatu bisa salah tergantung sudut pandang si pengamat”. Betul Begitu?

    @Sikabayan : Niat saya adalah kamping

    @Debe : Emang catatan pribadi. Kisah dua duanya deh

    @Emond : Nanti saya kembalikan esensinya kalau memang masih ada

    @Venus : Sebenarnya saya juga ga nyari nyari. *Bletak. tanggapan yang tidak memuaskan dan OOT*

  14. 14 my_peace_green 10 July 2007 at 11:31

    P.A kok punya nafsu mbunuh, ck,ck,ck palagi bunuh hewan, btw pacat ntu hewan jugakan katanya pencinta alam,,, weeeehhh jgn gt donk klo mang pencinta alam, ato mang ga tau kode etik pencita alam??

  15. 15 danalingga 10 July 2007 at 12:03

    heh…ngomongin bokep? boleh juga tuh.😆

  16. 16 Fortynine 10 July 2007 at 14:09

    @My peace green : Kan Pecinta alam, bukan pecinta hewan. he he he. lagian udah pensiun jadi pecinta alam

    @Danalingga : Ho ho ho

  17. 17 my_peace_green 10 July 2007 at 14:20

    hehehe gt aj kok repot,btw mang ga pernah latihan dasar ya? ato mang ga ada latihan dasarnya :)) trus hewan ntu bukan bagian dari alam yachh🙂 wah2 ck,ck,ck kok pensiun mang dapet uang pensiun?? trus dah dapet ap aj slama jadi pencinta alam,, wuihh kayaknya Fourtynine ni senior deh dlm kepencinta alaman🙂 makanya dah pensiun,, kalo ditempat saya yg taon kelahirannya barengan ma taon gajah aj blom pensiun2 hehehe brati Fourtynine ngikut taon SM dunnn. klo mo pv email saya boleh, ni email saya petlover@petlover.com,, C.,,Yaa

  18. 18 Fortynine 10 July 2007 at 14:40

    Wakakakaka. udah kenyang saya. baik dari jadi peserta latdas sampai sampai panitia dan pengamar latdas. bagaimana dengan dirimu???? kekekeke.

    maksudnya pensiun jadi anggota penuh, skarang status saya adalah anggota luar biasa gituuu. he he he. makasih alamat emailnya yaaaa.

  19. 19 my_peace_green 10 July 2007 at 15:11

    o0o saya? hmm klo saya, mungkin biasa2 aj, yg pasti saya tercatat di petlover Foundations trus pernah ikutan red cross international klo ga salah taon 98 (udah lahir pa blom🙂 ) mmm pernah jd anggotanya Red Lion with Sun (pernah denger??) n yg pasti saya cinta indonesia ( meski bukan orang indonesia) eitt satu lg, minggu depan saya mo jalan2 ke Kilimanjaro mo ikut?, gmn?

  20. 20 Fortynine 10 July 2007 at 15:22

    Wah, tahun saya baru lahir. he he he.

    Jadi pecinta binatang. kalau begitu maafkan saya yang sudah membunuh binatang ya. he he he. (tapi setelah dipikir pikir, ngapain minta maaf sama manusia, yang dibunuh kan binatang)

    Pengen sich ke kilimanjaro, tapiiiiii…dananya ga ada. maklum kere. he he he

  21. 21 my_peace_green 10 July 2007 at 15:54

    it’s ok, mmm kalo mau gabung greenpeace aj biar bisa gratis😉

  22. 22 Fortynine 10 July 2007 at 15:59

    Wow. Ntar deh saya cari info tentang Greenpeace. itu mirip mirip Walhi juga ya Mas/Mba?

  23. 23 erander 10 July 2007 at 16:12

    Camping sambil mencari Tuhan ya Rid? .. Tuhan ada di dekat kita kok Rid. Coba baca Qaaf (50) ayat 16 yang menyatakan bahwa “… Kami dekat kepadanya dari pada urat lehernya” atau coba baca buku karangan Agus Mustofa yang menjelaskan dengan gamblang keberadaan Allah.

  24. 24 Edy C 10 July 2007 at 16:14

    dah lama ga jalan2 (on foot) seperti ini
    skarang paru2nya dah dituker sama karbu motor😛
    judulnya sih mirip… ‘mencari sesuatu’
    tapi sampe skarang sengaja ga ktemu2
    biar boleh jalan2 terus hehehe
    tapi blom brani turing ke kalimantan

  25. 25 Neo Forty-Nine 10 July 2007 at 16:28

    @Erander : Makasih Mas. waduh, saya udah lama ga buka kitab suci nich.

    @Edy C : Wah, saya dan teman teman siap bantu nanti kalo ke Kalimantan Mas

  26. 26 kump45 11 July 2007 at 11:37

    Tuhan ga kemana-mana tp ada di mana-mana bro….di dalam diri kita jg ada….

  27. 27 Fortynine 11 July 2007 at 13:33

    Iya deh Mas. makasih infonya

  28. 28 antobilang 17 July 2007 at 23:12

    Aku kira perjalanan mencari kitab suci ke barat:mrgreen:

  29. 29 deking 18 July 2007 at 04:19

    @Anto:
    Iya…kamu jadi Patkay hahahaha

  30. 30 Fortynine 18 July 2007 at 12:35

    @Anto : Memangnya aku biksu?

  31. 31 waluyo 23 August 2009 at 09:17

    Tuhan itu nyata, kita musti membuktikan seyakin yakinya tanpa dengan angan angan. Melihat dan menyaksikan akan tuhan. percaya atau tidak saya adalah salah satu orang yang telah melihat keberadaan tuhan dan rosulnya.

    ketahuilah satu hal bahwa tugas nabi diturunkan di muka bumi ini adalah mempertemukan fitrah jati diri manusia dengan tuhan (mempertemukan dengan nyata, sehingga kita benar benar melihat wujud dan keberadaan tuhan yang nyata sekali) Jika ingin bertemu tuhan maka tugas utama kita adalah menyakini adanya rasul (wasithah) setelah muhammad. setelah kita meyakini keberadaan rasul, kita musti mencarinya untuk meminta ilmu pati yaitu ilmu yang mempertemukan fitrah jati diri manusia dengan tuhan.

    jika anda bertanya apakah saya (yang berkomentar ini) sudah bertemu tuhan ? maka saya akan menjawab “IYA SUDAH”. Carilah rasulmu yang menjadi imam mahdi dan guru mursyid yang memberi / mengajarkan ilmu kebenaran tentang mengadanya tuhan.

    Jika anda ingin mempertemui tuhan anda dapat berkunjung di daerah nganjuk tepatnya Pomosda tanjunganom di sini bukan mengajarkan teori tentang tuhan, ,tetapi mempertemukan anda dengan tuhan. saya hanya sak dermo nglakoni dalam melakukan pemberitaan ini. jika anda memang ingin bertemu dan mencari tuhan maka silahkan anda datang kealamat yang saya sebut di atas tadi atau dapat berkunjung ke situs ini http://pondoksufi.or.id
    atau kalau tidak anda dapat menghubungi 0856335623076

    semoga kita selalu mendapatkan pangestunya guru dan rohmat tuhan. jika tuhan tidak membukakan hati kita maka niscaya tuhan tidak akan pernah mempertumkan kita dengan tuhan, maka berusahalah untuk mencari dan terus mencari hingga membuktikan sebenar benarnya tetang adanya tuhan.


  1. 1 Kenapa Ga Bawa Sleeping Bag Waktu Camping? « I’m not King, Queen, or Gods. I’m just Slankers Trackback on 10 July 2007 at 21:27
  2. 2 Kenapa Islam Harus Berasal Dari Arab ? « Parking Area Trackback on 26 July 2007 at 10:02
  3. 3 Ospek, dan Latihan Pemantapan « Parking Area Trackback on 27 July 2007 at 16:27
  4. 4 Kenapa Ga Bawa Sleeping Bag Waktu Camping? « Generasi Biru Trackback on 6 December 2007 at 16:38

Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Twitter

  • Laporan kepada @pln_123 , hari ini sdh terjadi pemutusan aliran listrik untuk kesekian kalinya di Banjarbaru dengan durasi yg cukup panjang 3 days ago

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: