Ketika Tuhan Telah Mati

Assalammualaikum. Salam damai. Salam sejahtera. Dan salam salam apa saja yang sering anda lakukan. Hari ini saya ingin menyampaikan sebuah berita yang mungkin selama ini anda sekalian tidak pernah sadari, atau anda sebenarnya sadar tapi tidak bisa mendefinisikannya? Atau apalah namanya.

Maka dengan ini saya kabarkan bahwasanya dalam beberapa saat sekarang ini. Atau mungkin lebih tepatnya disebut sebagai di zaman ini. Apakah isi beritanya? Beritanya adalah kematian tuhan. Ya. Tuhan kini telah mati, terkubur dalam selokan sempit bernama agama/aliran agama. Dan sebelum semuanya dianggap hoax. Saya akan coba uraikan beberapa fakta yang saya ketahui. Semoga ini pun akan memenuhi tantangan undangan dari sini.

Kenapa kini tuhan sudah mati? Karena kini manusia manusia yang katanya diciptakan tuhan sudah tidak lagi mengindahkan laranganNya dan sudah tidak lagi menjalankan perintahNya. Ada apa kah gerangan? Apakah karena tidak lagi ada agama? Ada sekali! Bahkan sudah menjadi candu buat manusia. Sayang, agama telah memecah menjadi aliran agama yang kemudian menjadi kuburan buat tuhan. Mari saya sorot agamanya itu dulu.

Agama adalah hasil karya pikir manusia, dan manusia beragama karena faktor keturunan. Jadi misalnya anda atau saya lahir dari orang tua yang tidak beragama maka anda atau saya tidak akan beragama. Kenapa? Karena kita tidak mewarisi agama dari orang tua kita. Lalu apa hubungannya dengan tuhan? Agama itukan adalah serangkaian kepercayaan, dan kegiatan yang lazimnya disebut ibadah/ritual dalam rangka menyembah yang maha kuasa. Masalah kepercayaan apa yang terangkai dan apa nama sesembahan anda silakan anda buka kitab agama anda masing masing.

Sekarang ini, agama telah berubah menjadi kuburan buat tuhan, agama bukan lagi menjadi seperti yang saya sebutkan diatas yaitu sebagai rangkaian dari kepercayaan dan ibadah menyembah tuhan. Agama yang juga seharusnya merupakan petunjuk agar bisa bertemu tuhan atau petunjuk untuk hidup di dunia dan akherat kini telah berbalik arah menjadi kekuatan baru yang luar biasa.

Perlu diingat dan dicatat baik baik bahwasanya yang saya sebutkan di sini bukan agama seperti yang tertulis di KTP. Melainkan agama yang selengkapnya. Alias lengkap dengan aliran dan golongannya. Apa nama lengkap agama anda? Silakan tanya imam/pemimpin/pemuka agama anda masing masing lagi.

Agama sekarang harus ditulis dengan lebih lengkap yaitu aliran agama. Nah, aliran agama inilah yang telah menjadi tempat kematian buat tuhan. Misalnya : Tuhan tidak pernah memaksa umat manusia untuk menyembahNya. Namun aliran agama bisa mencuci otak manusia. Sehingga bisa menyembah tuhan ciptaan aliran agama tersebut, juga bisa memaksa manusia melakukan kegiatan pertumpahan darah. Padahal tuhan tidak pernah menganjurkan agar terjadi pertumpahan darah sebelum syarat syaratnya terpenuhi.

Tuhan yang asli tidak suka melihat manusia ciptaannya saling menghujat apalagi menuduh bahwasanya manusia itu tidak bertuhan/tidak percaya tuhan. Namun kehebatan dan kedahsyatan aliran agama telah sanggup memaksa manusia untuk menyalahkan dan menuduh manusia lainnya sebagai manusia tidak bertuhan/tidak percaya tuhan. Kehebatan manusia memang telah melampaui tuhan. Mungkin sekarang tuhan tidak mahakuasa lagi.

Tuhan sekarang tidak bisa menyelamatkan manusianya dari terpaan dan godaan manusia lain. Misalnya ada manusia yang percaya kepada tuhan yang ada di langit, namun kedatangan manusia manusia beraliran agama yang menyatakan bahwasanya tuhan itu ada di bumi telah berhasil meyakinkan manusia tadi bahwasanya tuhan itu ada di bumi.

Tuhan menyediakan surganya untuk manusia manusia yang baik dan berguna buat seluruh dunia, minimal lingkungan sekitarnya. Namun aliran agama dengan bengisnya telah memanipulasinya dan menyatakan bahwasanya tuhan menyediakan surganya buat para pembunuh keji berdarah dingin.

Manusia manusia kini telah lebih hebat dan mahakuasa daripada tuhan, saking hebatnya mereka telah menciptakan agama, dimana agama itu tersebut menelurkan aliran agama, dan kemudian aliran agama pun mulai memanipulasi kata kata tuhan, membelokkan dan memalsukannya, kemudian mencuci otak pengikutnya, yaitu manusia sendiri. Lalu membunuh tuhan dengan ajaran dan doktrin aliran agamanya. Salah satu doktrin paling manjur adalah doktrin Pokoknya™ Kamilah yang Paling Benar!

Aliran agama 1 adalah sesat bagi aliran agama 2, dan vice versa. Lalu manusiapun saling hujat, saling serang, dan pada akhirnya saling bunuh demi membela aliran agamanya masing masing. Sementara aliran agama 3 yang sedikit lebih cerdas dan bertaktik memanfaatkan situasi ini. Mereka menyaru sebagai rekan sealiran agama 1 dan aliran agama 2. lalu memperpanas keadaan, juga memanfaatkan kekuatan aliran agama 1 dan aliran agama 2 untuk menghancurkan aliran agama 4 dan aliran agama 5 dan lain lain begitu juga sebaliknya. Maaf saya hanya memakai angka angka itu karena menurut saya aliran agama itu sangatlah banyak, angka angka itu hanyalah contoh tanpa bermaksud apa apa.

Kemanakah tuhan? tuhan sudah mati terkubur dalam aliran agama tadi…….. Ajaran ajaran tuhan yang tersisa juga sudah tiada berguna lagi digantikan oleh ajaran ajaran dari tiap tiap aliran agama. Ajaran yang sanggup membuat manusia manusia kecanduan agama menjadi berbuat seolah olah berbuat atas nama tuhan.

Tuhan yang asli telah diatasnamakan, dimanfaatkan (termasuk untuk memenangkan perang kata kata lawan musuh yang tidak sejalan dan sealiran), lalu terakhir dimatikan hingga akhirnya digantikan oleh aliran agama masing masing.

128 Responses to “Ketika Tuhan Telah Mati”


  1. 1 Mr. Fortynine 12 July 2007 at 12:44

    1

  2. 2 Kopral Geddoe 12 July 2007 at 13:02

    Sounds like Dan Brown.
    Sounds like deism.
    Sounds like the truth.

  3. 3 cK 12 July 2007 at 13:03

    Pokoknya PERTAMAX!!

  4. 4 cK 12 July 2007 at 13:05

    yah…telat😦
    gara-gara inet down nih😥

    hhmm…Tuhan masih ada kok. di hati saya😉

  5. 5 cK 12 July 2007 at 13:06

    *tendang difo yang ngambil jatah diatas*

  6. 6 Kopral Geddoe 12 July 2007 at 13:28

  7. 7 Fortynine 12 July 2007 at 13:34

    @Geddoe: Thank you. Thank you

    @Chika: Liat liat kalo komen Neng!

    Tuhan masih ada kok. di hati saya

    Masa sich? Bukannya tuhan kamu juga udah mati dan terkubur dalam film bernama Harry Potret Potter?

  8. 8 jurig - reborn 12 July 2007 at 13:41

    hmmm … udah mati ya … padahal aku belum sempet ketemu tuhan😦

  9. 9 Neo Forty-Nine 12 July 2007 at 13:49

    Bukannya manusia (rohnya) udah pada ketemu tuhan waktu hendak ditiupkan ke raga? *salah ya?*

  10. 10 Bebek Jamuran... 12 July 2007 at 14:32

    Jadi ingat kata-kata Friedrich Nietzsche, seorang filsuf eksistensialisme…

    Tuhan telah mati… Untuk menjadi seorang pencipta, manusia harus menghancurkan. Termasuk menghancurkan Tuhan sebagai dasar moral…

    Nietzsche dianggap gila karena berkata seperti tersebut di atas. Namun melihat perkembangan zaman yang ada, sepertinya dia yang benar…

  11. 11 Neo Forty-Nine 12 July 2007 at 14:46

    Nietzsche itu yang “Die Got sind Tot” itu ya?? Maafin kalau bahasa Jermannya salah………

  12. 12 dnial 12 July 2007 at 16:29

    Kasihan ya Tuhan,
    Padahal setiap orang, bahkan Atheis menyadari bahwa Tuhan itu ada, dan masih hidup.

    Sayang kelakukan orang-orang beragama yang fanatik malah membuat orang yang pengen mendekat jadi jauh dari Tuhan. Mereka malah takut sama Tuhan, gara2 pengikutnya yang beringas dan tidak toleran, mereka melihat Tuhan juga beringas dan tidak mengasihi mereka, padahal sebaliknya….

    aku sih mikirnya, pandangan kita tentang tuhan terpancar dari sikap kita. Kalau kita beringas, berarti kita nganggep tuhan kita beringas, dll.

    Huff… tumben kudu komen mikir, pasti gara2 postingannya…

  13. 13 watonist 12 July 2007 at 16:37

    @jurig

    hmmm … udah mati ya … padahal aku belum sempet ketemu tuhan😦

    jangan putus asa … mungkin aja Tuhan sedang tersenyum simpul di “kuburannya”🙂

  14. 14 Kopral Geddoe 12 July 2007 at 16:48

    Heh, Tuhan itu paling suka melihat orang-orang sekular humanis…😛

  15. 15 chiw imudz 12 July 2007 at 17:37

    postingannya sih, keren…
    tapi tetep aja hobi teber trekbek…
    hwehehe5005x…

  16. 16 Fortynine 12 July 2007 at 17:50

    @Dnial: Bukannya atheis itu percaya bahwa dunia ini bukanlah ciptaan tuhan dan memang ada karena sudah begitu adanya, dan bener ya atheis masih percaya tuhan? eh salah ya?

    Katanya sich apa yang kau sangkakan dan kau mintakan, tuhan juga bakalan menyangkakan yang sama dan memberikannya pada umatNya.

    @Difo: Sekular humanis mu perlu dielaborasi lebih lanjut

    @Siwi: Kamu juga nebar sepam!

  17. 17 chiw imudz 12 July 2007 at 18:41

    GOD will NEVER DIE!!!

    btw, mana sepam?mana sepam?

  18. 18 CY 12 July 2007 at 19:09

    Tuhan masih hidup. Hanya saja sifat Maha Pengasih, Penyabar, Penyayangnya mencegah Dia bertindak menghabisi para pembelot2 agama tersebut… dgn tujuan akhir agar para pembelot2 tersebut bisa bertobat. Tuhan itu konsekwen banget dgn setiap sifat2 ke-Maha-anNya. Mungkin Dia tidak mau ikut campur dalam setiap hal agar efek bola salju yg terjadi dari setiap perbuatan2 kecil yg melenceng dari manusia2 pembelot akan terasa lebih “wah” saat tiba di akhir “gelindingannya”.
    coba analogikan saja dgn contoh misalnya: Tuhan menghapus postinganmu yg satu ini, tentu akan membatalkan trekbek ke tempat2 lain dan komen2 yg sudah terlanjur ada dan berpengaruh ke blogger2 lain. Jadi kalo Tuhan merubah satu kasus kecil saja di belahan dunia lain, bisa jadi yg Presiden Indonesia hari ini bukan lagi SBY, hanya Tuhan yg tahu hubungan berbagai skenario kehidupan di dunia ini.
    *bah.. kok jadi njelimet gini bahasanya*

  19. 19 danalingga 13 July 2007 at 02:20

    Tuhan sudah mati?😯

    kapan?😆

  20. 20 manusiasuper 13 July 2007 at 10:28

    Ga ada ayat-nya, HOAX!!

    Minimal fatwa ulama dunk dimuat diposting ini, biar berasa gitu ‘kebenarannya’…

  21. 21 Neo Forty-Nine 13 July 2007 at 12:51

    @Chiw: Itu usaha membela tuhan ya?

    @CY: Kok tuhan ga menghapus komen anda ya? Kekekekekekekeke

    @Danalingga: Sejak merebaknya aliran agama dan fanatisme beragama

    @Manusiasuper: fatwa ulama? Mereka-kan punya aliran agama masing masing, ntar malah gontok gontokan soal fatwa, bukan lagi menyatakan eksistensi tuhan

  22. 22 Ferry 13 July 2007 at 16:02

    Hmmmm baunya seperti wadehel nehhhh muridnya apa yaaa ????

    ==”Agama adalah hasil karya pikir manusia, dan manusia beragama karena faktor keturunan.”

    aza sehhhh manusia mungkin sebagian besar beragama karena keturunan tp klo agama dikatakan hasil karya pikir manusia koq ya terlalu berani nehhh (hoax juga tuh)

    Yang matu wadehel dan bukan Tuhan !!! kecuali anda mentuhankan wadehel (* bukan Teguh loooo hehehehe *)

    kesimpulan : Pengikut wadehel titik.

    Titip Salam buat wadehel (itupun klo mo ikutam mati hehehehe)

  23. 23 danalingga 13 July 2007 at 16:20

    kekekek…. pokoknya kembali keluar nih.😉

  24. 24 Fortynine 13 July 2007 at 22:26

    @Ferry: Terimakasih atas kesimpulan anda. Menuhankan wadehel??? Kekekekekeke. Masa manusia dituhankan? Yang jelas yang bisa nyabut nyawa saya adalah pencipta saya melalui utusannNya yaitu malaikat maut.

    @Danalingga: Kembali keluar apa nya Dan?

  25. 25 danalingga 13 July 2007 at 23:41

    anu…eh…itu…..

    pokoknya anda itu menuhankan wadehel. Kekekek….

    *kaboooor*

  26. 26 Death Berry Inc. 14 July 2007 at 10:46

    Kok gaya bicaranya tidak seperti ulama – ulama…? ‘Kan membicarakan Tuhan…:mrgreen:

    Kalau Tuhan mati dikarenakan agama, apakah sebaiknya agama itu tidak diperlukan..?

  27. 27 Ferry 14 July 2007 at 10:56

    Sekedar Tanya –> “Misalnya : Tuhan tidak pernah memaksa umat manusia untuk menyembahNya.” ini kesimpulan dapet dari mana ? sudah menelaah dan meniliti dengan mendalam ??? saya sebagai muslim koq yaa rada tersinggung (* saya bukan aliran apa – apa lohhhh… *) yang saya tahu manusia hidup untuk menyembah dan mengagungkanNYA dan kalau mo di ambilin dalilnya banyaaak, so tolong dijawab pertanyaanya ?

    Salam BerTuhan dan semoga agama apapun anda diberi pencerahan yang bisa menerangi hati anda.

  28. 28 danalingga 14 July 2007 at 11:09

    @ferry

    jadi kesimpulannya Tuhan itu memang memaksa kita untuk menyembah, begitu?

  29. 29 Rizma 14 July 2007 at 14:17

    @ DeBe

    Kalau Tuhan mati dikarenakan agama, apakah sebaiknya agama itu tidak diperlukan..?

    kalo kasusnya kaya yang ditulis di atas sih (apalagi di paragraf terakhirnya),, kayanya ngga,,🙂

    @ mas Ferry
    kenapa tersinggung mas?? emangnya nyembah Allahnya gara gara dipaksa beneran ya?? Ma sih mikirnya kalo kita nyembah Allah karena tau diri, berterima kasih, atau cinta sih gapapa,, tapi dipaksa?? ga tau deh,,😕

  30. 30 Kopral Geddoe 14 July 2007 at 14:59

    [sufi]Kok kayaknya banyak orang yang menjelek-jelekkan Tuhan, ya? Apalagi orang yang beragama, kebanyakan menganggap Tuhan sebagai zat iseng yang menciptakan manusia dengan mengharap dirinya disembah-sembah. Kalau nggak disembah, marah-marah.

    Apa benar semakin beragama seseorang, semakin jauh dari Tuhan?🙄 [/sufi]

  31. 31 Neo Forty-Nine 14 July 2007 at 16:30

    @Danalingga: Eits, nakal ya kamu

    @Debe: Saya bukan ulama kok. Lagian menurut seseorang: Di dunia ini selain nyamuk, hal yang tidak berguna itu adalah agama.

    @Ferry: Makasih makasih. Kalau tuhan memaksa ciptaannya untuk menyembahNya. ngapain Dia nyediain neraka buat manusia manusia yang engga taat dan ingkar?

    @Difo: *puyeng* Soalnya saya bukan ulama, apa lagi ulama sufi

  32. 32 CY 14 July 2007 at 16:32

    @Neo Forty-Nine
    Tuhan menyerahkan hal hapus-menghapus komen pada yg punya blog, kan ciptaanNya diberi kebebasan toh.. 😀

  33. 33 Neo Forty-Nine 14 July 2007 at 16:38

    Iya iya. Di blog ini sayalah tuhannya Dewa nya

  34. 34 kakilangit 16 July 2007 at 00:17

    Kenapa kini tuhan sudah mati? Karena kini manusia manusia yang katanya diciptakan tuhan sudah tidak lagi mengindahkan laranganNya dan sudah tidak lagi menjalankan perintahNya

    gimana kalo logikanya gak gitu. misalkan gini (ini cuma misal, kalo kebetuna mirip ya itu cuma kebetulan😀 ) :
    ada programer yang membuat software. pas testing lancar, versi beta lancar. tapi pas dirilis. ada bug-nya. trus kalo gitu masak programernya mati. enggak lah, softwarenya yang error (tapi bukan berarti ketika Tuhan menciptakan manusia manusianya ada bugnya:mrgreen: )

    tapi entah maksud mas neo disini tuhan atau Tuhan juga bingung.

  35. 35 Ferry 16 July 2007 at 11:18

    @ danalingga,

    Kalau Tuhan memaksa kita apa kita bisa melawan ? kalau tidak bisa melawan kenapa banyak yang tidak menyembah Tuhan bin atheis ? sebagai umat muslim saya percaya bahwa kita diciptakan untuk selalu mengagungkan dan menyembah ALLAH, bukan paksaan tetapi tentu ada konsekwensinya jika kita melupakan kewajiban utama kita tersebut.

    @ Rizma,

    bertirima kasih karena apa ma ? cinta yang bagaimana ? ma percaya ALLAH itu kasih ? ma tidak percaya siksa ALLAH itu pedih ? karena ALLAH adalah kasih jadi ALLAH tidak akan kejam dan menyiksa ? semoga anda diberi hidayah.

    @ Neo Forty-Nine,

    Bukan maksud saya mengatakan Tuhan memaksa ciptaannya untuk menyembahNya, saya hanya membantah postingan ini secara keseluruhan, tentu kalau Tuhan memaksa ga ada yang bisa membantah, ALLAH hanya mewajibkan, perkara dikerjakan atau tidak itu terserah individunya tetapi tentu ada konsekuensinya.

    Salam Damai.

  36. 36 Ferry 16 July 2007 at 11:30

    @ All saudaraku seiman,

    Semakin takut kita kepada ALLAH semakin besar serah diri kita kepadaNYA, apakah kita mau menyombongkan diri mengaku sebagai kekasih ALLAH ? ungkapan “kekasih” menurut saya cenderung me-makhluk-kan ALLAH dzat yang sempurna dan adalah sebuah pengikisan iman yang kita lakukan apabila kita dengan entengnya men-“satire” kan Tuhan demi sebuah kepopuleran.

    Semoga tidak makin banyak saja pengikut aliran sesat wadehel… amin.

    Salam Damai.

  37. 37 Death Berry Inc. 16 July 2007 at 12:53

    @ Ferry

    Kok kesannya anda malah memberikan image yang jelek tentang Tuhan ya…? Malah memberikan siksa – siksa-Nya yang pedih. Komentar anda membuat saya berpikir bahwa Tuhan itu barbar.

    Tapi saya yakin bahwa Tuhan itu jauh lebih beradab dan lebih penyayang. Buktinya, orang yang sekejam apapun masih dibuka pintu tobatnya oleh-Nya, saya yakin seorang atheis pun masih bisa masuk dan beragama, kalau Tuhan itu maha Pengampun.

    Dan dari komentar anda, kesan itu tidak ada….

  38. 38 Ferry 16 July 2007 at 12:59

    @ Death Berry,

    Buat saya sebagai muslim, Tuhan itu bukan sekedar “kasih” saja, Tuhan adalah dzat yang sempurna den segala yang bertitel “maha” adalah miliknya baik “maha kasih” juga “maha penyiksa” segala perbuatan kita sekecil apapun pasti ada balasnya. Tuhan beradab ? Tuhan penyayang ? sudah tentu ! tetapi Tuhan juga menjanjikan siksa yang pedih.

    Salam.

  39. 39 Kopral Geddoe 16 July 2007 at 13:05

    bukan paksaan tetapi tentu ada konsekwensinya jika kita melupakan kewajiban utama kita tersebut.

    Hohoho, coba mas baca quote berikut ini;

    “God says do what you wish, but make the wrong choice and you will be tortured for eternity in hell. That sir, is not free will. It would be akin to a man telling his girlfriend, do what you wish, but if you choose to leave me, I will track you down and blow your brains out. When a man says this we call him a psychopath and cry out for his imprisonment/execution. When god says the same we call him ‘loving’ and build churches in his honor.”

    – William C. Easttom II

    Kalau Tuhan itu memang seperti yang anda katakan, ia tidak patut disembah😛

  40. 40 Ferry 16 July 2007 at 13:10

    @ Kopral Gaddoe,

    Ternyata Tuhan anda sekedar “kasih” saja.

    Salam Damai.

  41. 41 Death Berry Inc. 16 July 2007 at 13:10

    …sempurna den segala yang bertitel “maha” adalah miliknya..

    Tentu saya pikir tidak termasuk ‘Maha Bodoh’ dan ‘Maha Dungu’, yang berarti adalah kebalikan dari Asmaul Husna yang ada 99 itu.

    Maaf, Maha Penyiksa tidak ada dalam list.:mrgreen:

    ——————

    Oh, ya. Adapun ustad yang memberikan bukti – bukti dan dalil – dalil yang bejibun itu, ternyata ada yang ‘dimutilasi’.

  42. 42 Kopral Geddoe 16 July 2007 at 13:13

    Tuhan anda sendiri bagaimana?😉

  43. 43 Ferry 16 July 2007 at 13:15

    @ Death Berry,

    Asmaul Husna yang ada 99 itu tentu tidak ada ‘Maha Penyiksa’ tetapi apakah berarti siksa, bodoh & dungu bukan ciptaan Tuhan ? klo begitu ada pencipta lain selain Tuhan dunk ???

  44. 44 Rizma 16 July 2007 at 13:16

    lho,, itu tuh berbagai alasan orang menyembah tuhan lho mas Ferry, selain dari alesan yang takut neraka dan pengen surga, dan ga ada kerjaan, takut dianngep beda sendiri,,

    Ma percaya Allah bisa menghukum kita, tapi itu dalam itung itungannya Allah,, yang menurut Ma ga sama dengan itung itunganya kita,,

    menurut Ma, orang yang menjadikan Allah sebagai kekasih lebih baik daripada jadiin Allah sebagai patner dagang, big boss mafia atau tiran,,

  45. 45 Ferry 16 July 2007 at 13:17

    @ Kopral Geddoe,

    Tuhan saya adalah ALLAH dzat yang sempurna, memiliki “kasih” tetapi juga memiliki “azab yang pedih” bagi pendurhakanya.

    Salam Damai.

  46. 46 Kopral Geddoe 16 July 2007 at 13:25

    Walah? Itu bukan sempurna namanya, mas… Kalau ada orang yang baik sekaligus sadis, itu namanya bukan sempurna, tapi inkonsisten…

  47. 47 Death Berry Inc. 16 July 2007 at 13:28

    …apakah berarti siksa, bodoh & dungu bukan ciptaan Tuhan ? klo begitu ada pencipta lain selain Tuhan dunk ???

    Nah, siapa yang bilang kalau sifat itu dibuat dan dipakai untuk Tuhan…?:mrgreen:

  48. 48 caplang™ 16 July 2007 at 17:10

    Tuhan Maha Sempurna

    berbeda itu indah…..

    buat apa memaksakan kehendak
    kepada sesama taksempurna?

    *mesen kopi biar ga ngelantur*

  49. 49 Neo Forty-Nine 16 July 2007 at 17:18

    @kakilangit : Sama, saya juga bingung dengan analogi anda.

    @Ferry :

    ALLAH hanya mewajibkan, perkara dikerjakan atau tidak itu terserah individunya tetapi tentu ada konsekuensinya.

    Bukti bahwa tuhan itu bukan pemaksa. Iya kan?

    Saya ga pernah ngaku jadi kekasih Tuhan………

  50. 50 Fortynine 16 July 2007 at 17:30

    @Caplang:

    buat apa memaksakan kehendak
    kepada sesama taksempurna?

    Bukan buat saya kan? kan saya ga maksa siapapun. Ya ga?

  51. 51 caplang™ 16 July 2007 at 17:36

    bukan kok, bro…

    *di bawah tekanan*

  52. 52 Fortynine 16 July 2007 at 17:40

    Kekekekekke. Siapa yang maksa dan nekan kamu? Ayo bilang. Nanti saya bantu melepaskan kamu dari tekanan dan paksaan. Hehehehhe….

  53. 53 tan malaka 16 July 2007 at 18:49

    alah tae! nanti pada saat indonesia nyetak gol pasti teriak Allahuakbar!

  54. 54 zal 16 July 2007 at 19:05

    ada yg udah ngerasa in line,…ada yg teriak…woooi jalurnya lewat sana…, eh dikirain tereaknya buat yg lain…
    ada yg diberi takut…, dan itu memang jalan..mode on=takut…nyarinya terus yg nakut-nakuti…biar lama-lama kan ngelawan…(habis takut timbul berani…)terus jadi makin kenal..terus jadi kompakan..terus ngikut kenalnya Dana, rizma, death berry..wadehel..eh Neo Forty Nine denk…he..he…

  55. 55 Darmo Gandul 16 July 2007 at 21:00

    Waaah…
    Saya nggak ngeh sama postingan kaya begini. Jaman saya sekolah dulu belum separah ini. Apa anak2 skarang pada kebingungan nyari tuhannya, yak ???
    Sedih betul kedua orang tuanya nyekolahin anaknya nyampe tinggi, tapi dapetnya kegamangan doank…

  56. 56 danalingga 16 July 2007 at 21:12

    @ferry

    @ danalingga,

    Kalau Tuhan memaksa kita apa kita bisa melawan ? kalau tidak bisa melawan kenapa banyak yang tidak menyembah Tuhan bin atheis ? sebagai umat muslim saya percaya bahwa kita diciptakan untuk selalu mengagungkan dan menyembah ALLAH, bukan paksaan tetapi tentu ada konsekwensinya jika kita melupakan kewajiban utama kita tersebut.

    Kalo saya cermati tulisan anda ini, sepertinya Allah memang bukan tukang paksa, tapi kok di akhirnya ada tulisan sebagai kewajiban utama. Lah itu kan berarti kita wajib alias kudu menyembah Allah, yang berarti sebuah keterpaksaan juga tuh.😆

  57. 57 Kopral Geddoe 16 July 2007 at 21:19

    A: Tolong pinjami saya uang. Tiga puluh juta.
    B: Uangnya ada sih, tapi…
    A: Saya nggak maksa, kok. Terserah kamu mau ngasih apa nggak.
    B: Oh, gitu…
    A: Tapi kalau kamu nggak kasih pinjam, saya CINCANG-CINCANG kamu!
    B: Kutukupret, itu namanya maksa!
    😆

  58. 58 Manusia Hijau 16 July 2007 at 23:15

    Tan malaka… indonesia ada harapan ngga? X bisa bantu Indonesia menangin bola ngga ya? kan X maha kuasa, tapi ko?? atau mungkin X bingung ya mau bela siapa?

  59. 59 ibud 17 July 2007 at 00:45

    tuhan mati kok pada ribut..cari duit gihh…kl engga, besok pagi anakmu yang mati..

  60. 60 zferry 17 July 2007 at 10:38

    @ Darmo Gundul,

    wah Pak, emang bener tuh, kayaknya program penghancuran dari dalam dah sukses tuhh, minggu kemaren juga saya baca dari kompas tentang hubungan sejenis yang ditulis oleh seorang yang ngakunya alumnus IAIN yang intinya menurutnya ISLAM tidak pernah melarang secara tersurat.

    @ Zal,

    ohhhh gitu yaaaa pantezzzz, ya udah dehhh yang penting sudah diingatkan.

    Salam Kenal semua.

  61. 61 Fortynine 17 July 2007 at 11:03

    @Tan malaka: Woi jangan gitu dong. Kasih hormat dikit dengan yang masih percaya tuhan

    @Zal: Saya tidak merasa mencari sekutu dari fihak manapun. Tapi kalau ada yang nantangin kenafa harus takut?

    @Darmo Gandul: Itu gambaran tentang anak anda Ya??

    @Manusia Hijau: X itu siapa ya? Mister X??

    @Ibud:

    tuhan mati kok pada ribut..

    Siapa yang ribut ya?

    cari duit gihh…kl engga, besok pagi anakmu yang mati..

    Anda mau bunuh anak saya ya? Eh tapi untungnya saya belum punya anak

  62. 62 antobilang 17 July 2007 at 23:08

    lho, kalo Tuhan mati, trus?
    apa urusan lo Rid?:mrgreen:

  63. 63 sikabayan 18 July 2007 at 00:11

    euh… tuhan memang banyak yang mati sih… yang Maha Hidup ajah yang engga akan mah… tergantung tuhannyah yang mana… kalo tuhannyah cicis yah… sekali belanja juga… …

  64. 64 chielicious 18 July 2007 at 11:25

    Mantab bener ……

    @ Sikabayan: cicis ..hi3 bahasanya lucu..

  65. 65 Neo Forty-Nine 18 July 2007 at 12:35

    @Antobilang: ya ga papa…… Ga ada urusan apa apa. aku cuma ngasih kabar kok……

    @Sikabayan: he he he….

    @Chielicious: Makasih makasih…….

  66. 66 Death Berry Inc. 18 July 2007 at 15:28

    @ zferry

    Komentar – komentar di sini tidak ditanggap lagi…?😀

  67. 67 Neo Forty-Nine 18 July 2007 at 18:16

    Lagi ngumpulin bahan kayanya………

  68. 68 D.A. 20 July 2007 at 23:30

    mengerikan…

    Hanya itu komentarnya.

  69. 69 chaqtie 21 July 2007 at 11:53

    wow….bagus sekali tulisannya…kdg gw berpikir kayak gt juga…knp harus siy kita antar sesama umat beragam saling berlomba-lomba untuk meyakinkan diri bahwa agamanya yg benar. sementara itu,tujuan umat-umat utk beragama mulai pudar…

    sadarlah wahai manusia

  70. 70 Neo Forty-Nine 21 July 2007 at 22:53

    Mudah mudahan manusia bisa sadar…..

  71. 71 sijono 22 July 2007 at 22:55

    dosen literary criticsm saia juwgah pnah ttg kematian Tuhan, tapi ituw cuman contoh dari suatu aliran citicsm aja named deconstruction…krna si empunya aliran ntuw percaya bahwa tidak ada yg absolute di dunia ini.
    tapi saia gax stuju klo tuhan ituw mati…kebradaan Tuhan tgntung dari kpercayaan dari tiap orang..

  72. 72 Neo Forty-Nine 22 July 2007 at 22:59

    gampang saja. berarti anda masih percaya tuhan kan?

  73. 73 jaren 2 August 2007 at 18:10

    O silih, Tuhan mati… oh alangkah senangnya para malaikat yang disebut dengan Iblis dan Syetan kalau memang itu bebar-benar terjadi. Tapi itu kan hanya suatu kalimat kiasan yang disampaikan melalui bloger ini agar yang namanya manusia dengan pemikirirannya, kembali kepada fitrahnya. Sebenarnya Yesus telah pernah berkata dengan tidak ragu-ragu, bahwa penguasa dunia saat ini adalah setan. Buktinya bahwa setan pernah mencobai Yesus dengan mengatakan kepada Yesus, semua kerajaan serta kemuliaannya akan kuberikan kepadaMu jika engkau mau sujud dan menyembah kepadaku (Matius 4:8,9;Lukas 4:5,6) Jadi jelasnya disini bahw a penguasa dunia ini adalah Setan si Iblis. Oleh karena itu jangan heran, lihatlah tingkah dan polah manusia saat ini. Tidak punya rasa malu, rae gedeg, punya aib diumbar dimana-mana, naik haji bikin pesta, kegereja bawa rantai kapal, numbang minta namanya ditulis besar-besar. Nah bahwa keinginan manusialah yang selalu mencobai manusia itu sendiri., yang dibisikkan oleh setan atau iblis tadi.dan bila diteruskan dan dibina akan menimbulkan dosa. Doda menimbulkan maut. Kumpulkan harta banyak-banyak, makan yang enak-enak, ngebutlah selalu dijalan raya, koropsilah, selingkuhlah. Itu semua keinginan badan sementara rohani yang lapar tidak pernah diberi makan, setitik pun tidak. Lu ya lu, gua ya gua. Oleh karena itu kita menarik satu kesimpulan bahwa Tuhan telah mati. Berbahagialah orang yang kenal dan dekat dengan Tuhan, sebab Tuhan ada dimana-mana. Tuhan ada dalam hatimu dan dibibirmu dan tak pernah mencobai.

  74. 74 Neo Forty-Nine 2 August 2007 at 22:24

    @Jaren😀
    tuhan saya ada kok. tuhannya orang lain aja yang mati….

  75. 75 joyo 6 August 2007 at 23:47

    @Neo Forty-nine
    iya saya juga ngerasa Tuhan sudah jadi boneka nya manusia, sekedar pajangan dan ‘alat’ bermain hidup.😦

    @Joesatch
    yah nek menurut saya gini mas Tuhan ato Alam (saya lebih suka term yang terakhir) itu memberi kita kemampuan bertanya, bahkan mempertanyakan Tuhan/Alam itu sendiri kan berarti Tuhan/Alam menijinkan kita bertanya, regardsless apa isi pertanyaan kita to? betul gak??
    Thus mempertanyakan Tuhan/Alam itu boleh dan sah, lha wong Tuhan/Alam mengijinkan.

  76. 76 s1w1 7 August 2007 at 11:54

    Tuhan itu tak akan pernah mati…………..hati manusia aja kali yang mati…..

  77. 77 Neo Forty-Nine 7 August 2007 at 13:00

    @Joyo
    Sekedar pajangan, itu yang sering terjadi…..😀

    @s1w1
    Ya hati saya memang sudah mati… terpaku dan tersudut di dunia baru bernama Siwi😀

  78. 78 hendra_ku 7 August 2007 at 23:34

    @darmo gandul
    saya jg bro, sedih melihat postingan kayak gini,,,

  79. 79 daredevil 8 August 2007 at 08:00

    Like NIN said in their song..GOD is DEAD..and no one care..
    but whatever people said about GOD..4 me..i always believed in GOD..even 2 much sin in my life..once more i always believed in GOD..forever..HE/SHE NEVER DIES..

  80. 80 abzay 8 August 2007 at 13:52

    Tuhan…???
    siapa Tuhan……???
    Aku …???
    Kamu …??? atau,
    Dia….

  81. 81 Neo Forty-Nine 8 August 2007 at 17:10

    @hendra_ku
    Kenafa sedih? ditinggal kawin ama kekasih ya?😀

    @daredevil
    Seems like God belongs to Thee, Thy, anf Thou. not he or she…😆

    @abzay
    Tuhan asal katanya adalah Thian yang artinya langit…..

  82. 82 hendra_ku 10 August 2007 at 18:53

    [at]89. Neo Forty-Nine
    @hendra_ku
    Kenafa sedih? ditinggal kawin ama kekasih ya?🙂

    ho oh😦
    koq tau seeh,,?!

    mo nanya neeh, generasi biru tuh apaan seeh, generasi darah biru atau generasi bokep (film biru gituuuhh) ato yg laennya???

    Heil Hitler !!!

  83. 83 Neo Forty-Nine 10 August 2007 at 19:13

    @hendra_ku
    Eee, maaf deh.. masalah hati ternyata..😀
    Ya yang biru biru deh. kekekekekekeke

  84. 84 secondprince 11 August 2007 at 13:29

    salam kenal Mas Farid
    Mas tulisannya aneh tapi berani
    saya salut Mas
    Lihat ini saya ingat Mas Nietsche
    Kalau dia sih ditambah dengan “Kelahiran Superman”
    tetapi kalau di Indonesia jadi “Superman is death”

  85. 85 Neo Forty-Nine 11 August 2007 at 17:35

    @Secondprince
    Salam kenal juga
    Makasih. aslinya saya juga aneh kok😀
    he he he… masa sich saya disamakan dengan superman dan Nietsche?

  86. 86 mentarihangat 13 August 2007 at 11:32

    Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
    (Semoga keselamatan tetap kepada kita teriring rahmat Allah dan berkah-Nya)

    Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Salam dan sholawat selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.

    Kenapa kamu mengolok-olok Tuhanmu? jangan samakan Tuhan dengan manusia.
    Tuhan semesta alam tidak akan pernah mati selama-lamanya.
    Tuhan semesta alam akan selalu hidup.
    walaupun Tuhan berada di atas langit ketujuh, Tuhan mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi di langit dan bumi. hati yang mengingatNya terasa sangat dekat.

  87. 87 Neo Forty-Nine 13 August 2007 at 18:17

    @Mentarihangat
    Waalaikum salam selengkapnya sepanjang panjangnya

    Segala puji kepada iblis yang telah membantu manusia untuk tidak faham. kemudian memebrikan komentar sesuai hawa nafsunya sehingga akalnya tidak jalan. bahkan untuk membaca dan memahami saja tidak mau/bisa….

    Iblis akan selalu bersama manusia walaupun manusia sudah belajar, iblis akan selalu menyesatkan manusia

  88. 88 Mumet Show 15 August 2007 at 15:28

    Agama itu baik, nggak ada yg bilang agama itu buruk ajarannya… Tapi dari semua agama yg baik itu dgn ajarannya tentu yg BENER cuma ada satu karena Tuhan itu cuma ada satu duls……..

  89. 89 Neo Forty-Nine 15 August 2007 at 17:55

    @Mumet Show
    Oke oke….. Tuhan (langit) itu kalau di bumi ini cuma ada satu. yaitu langit yang ada diatas kita.😀

  90. 90 kemaki 24 October 2007 at 11:34

    Sing mbok karepe TUHAN kie sopo???Yen sing mbok karepe Tuhan kuwi Pitik, ndek wingi pitikku wis tak beleh??
    wis saiki sing mbok karepe Tuhan sopo????

  91. 91 rajaiblis 2 January 2008 at 00:03

    @Jaren
    waaahhhhh … eNTe bisa jadi pengikut aNE nech …

    @yg punya bLog
    tuhan dah mampus ya ?
    tunjukin kuburnya donk … biar aNE bisa dolan ke sono …

    wakkakkakakaaa …

  92. 92 Neo Fortynine 3 January 2008 at 11:39

    Waduh. Tanya malaikat aja ya Om iblis…

  93. 93 fikryilhamni 3 April 2008 at 23:36

    perlu anda-anda ketahui semua..
    agama BUKANLAH CANDU !!!!
    barang siapa yang berkata atau beribarat seperti itu saya berani jamin orang tersebut termasuk orang2 yang imannya lemah….
    anda sama saja mendustakan agama anda sendiri…
    tolong lebih berhati-hati dengan perkataan anda sendiri, karena mulut lebih tajam dari pada pisau…
    berpikirlah lebih jernih, jangan hanya mengikuti perkataan orang-orang yang sesat tentang pengertian agama…
    Agama hanyalah bentuk ketaatan kita terhadap Tuhan…
    yang terpenting adalah bagaimana kita menjalankan perintah dan menjauhi segala yang dilarang-Nya.
    bila ada yang mau debat tentang agama dengan saya, silahkan kirim email anda. thank’s.

  94. 94 gentole 3 April 2008 at 23:44

    Why being so cynical? Why blaming religion? Does this post make you feel more rational? Is this another form of arrogance: that what you believe is the only truth?

  95. 95 ketanyu 4 April 2008 at 03:34

    hei kamu yang mengaku atheis
    hei kamu yang mengaku muslim
    hei kamu yang mengaku kristen
    hei kamu yang mengaku khatolik
    hei kamu yang mengaku budisme
    hei kamu yang mengaku hindu
    hei kamu yang mengaku Tuhan
    hei kamu yang mengaku setan.
    hei kamu yang mengaku lucifer sekalipun

    kenalin aku adalah seorang kristen yang g peduli tehadap itu semua.

    Tuhan ku gak pernah mati. walaupun aku mati.
    yang aku percaya kalian adalah mahkluk Tuhan.
    mo bragama atau tidak.. kalian tetep mahkluk Tuhan. Tuhan hidup di dalam anda.
    itu kepercayaanku, itu keyakinanku..

    peduli nggak dengan apa yang aku percaya dan aku yakini?
    “peduli ga peduli.. email aku… mari kita berteman”.

  96. 96 ahmed 27 April 2008 at 15:57

    tunggu aja rasakan sendiri masing2 “SAKARATUL MAUT” menjemput, semua omongan kt akan terjawab
    makanya sering2 ngelayat orang sakit,ngelayat orang meninggal, mengantarkan mayat ke liang lahatnya,

    semua akn terbukti,….psti

    jangan remehkan Allah
    hati2 lah

  97. 97 ahmed 27 April 2008 at 16:03

    cari kebenaran hakiki di agama masing2 dan agama lainnya, akan ketemu satu agama yg bukan hasil pemikirin manusia,
    tp itu dari YANG MAHA KUASA, ga kan pernah mati
    tp kita pasti mati……..
    bayangkan saat-saat sakaratul maut

  98. 98 ahmed 27 April 2008 at 16:05

    hati2 dalam berbicar ,justru sekuler,pluralisme, dan liberalisme yang merusak kehidupan beragama di Indonesia
    ]

  99. 99 himantaka 7 July 2008 at 17:56

    “Kemanakah tuhan? tuhan sudah mati terkubur dalam aliran agama tadi…….. Ajaran ajaran tuhan yang tersisa juga sudah tiada berguna lagi digantikan oleh ajaran ajaran dari tiap tiap aliran agama. Ajaran yang sanggup membuat manusia manusia kecanduan agama menjadi berbuat seolah olah berbuat atas nama tuhan.”

    Turut berduka cita atas matinya tuhan Anda. Makanya kalo milih Tuhan itu yang gak bisa mati

  100. 100 makanasi 11 September 2008 at 19:04

    hem…, tuhan agama2 emang udah mati kok buktinya kalo berpulang ke tuhan artinya mati, sorga neraka tu ssdh mati, amal pahala dosa liatnya udh mati, tuh kan ngomongin tuhan ngomongin mati. Kalo NU yg doyan maulidan ada wali2 yg prnah liat tuhan dlm mimpi(ap lg liat nabi), tp kok g prnh tuhan itu ngsh ptunjuk buat bikin ssuatu yg inovatif, kan lumaya membuktikan plus mengharumkan nama agama, jgn2…???

  101. 101 gio 17 November 2008 at 13:07

    Tuhan…….
    Gimana ya? saya ini orang muslim, n tau bahwa apapun kita nanti jadinya, sudah ditakdirkan sebelum kita lahir. Mau apa dunia ini nantinya, sudah ada ko di Quran n Hadist, jadi yaaa….gimana ya?
    Postingan ini juga isinya udah di tulis di Quran n Hadist, jadi…gimana ya?
    Apa mau bilang kalo Tuhan itu cumang jailin kita manusia?
    Saya juga gak tau, tapi yang saya tau adalah sabda : “Berdoalah, karena doa adalah senjatanya orang yang iman”.
    Kita bisa berdoa untuk yang terbaik, bersabar, dan jika kita tidak yakin dengan Tuhan yang kita sembah, maka tinggal contoh Ibrahim, cari aja terus Tuhan mu, dan tetap berdoa untuk mendapatkan hidayah.
    Tuhan ada kok, yang menyatakan Tuhan sudah mati cuman yang sudah menyerah aja. Tapi bener, yang memanfaatkan nama Tuhan untuk kepentingan pribadi atau golongan juga banyak. Ini pun sudah disiratkan sejak dulu. Bagi orang muslim yang benar2 paham pasti udah tau.

    Atau kita anggap gini ja lah, biarkan kita ini dianggap orang yang tak tau diri, tapi ada juga kalanya kita ingin mendapatkan imbalan, jika kita ingin surga, ya ikuti apa kata Tuhan.

    Kalo gak percaya ama surga n neraka, ya gak usah ikuti apa kata Tuhan, ikuti aja apa kata orang dan ekonomi kapitalis yang ada. Beres. Hidup ini cuman pilihan kok, yang sialnya, akibatnya harus kita tanggung sampe ntar.

    Peace ah.

  102. 102 Lambang 20 February 2009 at 16:37

    Tuhan sudah mati? Oh my God!! Masuk di TV apa ngga? Sayang saya telat nontonnya. Wah, pasti yang ngelayat banyak ya….

    Ya udah lah, sebagai sesama Tuhan, saya harus solider dan wajib mengirim Al-Fatehah ke almarhum Tuhan, semoga arwahnya diterima oleh Tuhan. Amieen, ya Tuhan. Al-Fatihah 7x.

  103. 103 vinzran 25 January 2010 at 03:30

    Agama adalah hasil karya pikir manusia, dan manusia beragama karena faktor keturunan. <——- seep…

    @all : Gw ngambil pemikiran dari kata tuhan ga mungkin "jamak" ajah yah kak'…. dari seluruh agama hanya ada 1 agama yg asli dari tuhan (sisanya berarti buatan manusia),,kalo pertanyaannya yg mana?? semua pasti bilang "agama saya dwong!!"…🙂

    byar lebih gampang kita bikin kuis ajah :

    seandainya seluruh manusia berkumpul di dalam satu lapangan yg besar dan di berikan pertanyaan : Siapakah dari kita semua yg "BERUNTUNG" terlahir di agama yg "ASLI" dari tuhan???????

    untung-untungan,, kita beragama kaya maen judi yah kak… heheheheh…….

  104. 104 gus'om 2 February 2010 at 15:29

    Bebas uy…

  105. 105 soulharmony 28 May 2010 at 22:26

    saya tidak terlalu paham dengan masalah agama, karena belum menjadi pecandu

  106. 106 penjual kecap 4 September 2010 at 13:07

    beginilah kalo monyet pada ribut

  107. 107 iman 15 September 2010 at 12:33

    Silahkan berpikir bebas..
    usia manusia (rata2 60 th) hanya sekejap mata dibanding usia bumi yang ratusan milyar tahun . Usia bumi hanya sekejam mata dibanding usia galaksi bima sakti.
    baru ada ribuan galaksi yang dikenali manusia di alam semesta. dibalik kerumitan yg ada di lama semesta selalu ada keteraturan. tidak mungkin tanpa perencanaan. lihatlah ilmu astronomi anatomi, fisika dan kimia.
    kita semua akan mati dan dilupakan.
    agama meyakinkan adanya keabadian dan kehidupan setelah mati dan Tuhan yang merencanakan semua ini tak akan pernah mati.
    walau dalam keterbatasan pikiranku.. aku yakin ada Tuhan dibalik semua ini.

    kalau mau bercanda..jgn tentang Tuhan !!!!

  108. 108 marfitdhan 8 November 2010 at 15:33

    kan udah lama berita ‘Tuhan telah mati’
    & postingan ini sy pikir jg di inspirasikan dr Nietzche..

  109. 109 Allan 17 March 2011 at 22:26

    berhentilah menjadikan Tuhan itu “budak”…

  110. 110 Bintang 23 July 2011 at 04:58

    Juara!!!!!!!!!!!…asik neh gan postingnya…

    Baca Diri,Baca Situasi, Baca Kitab Suci

    HIdup harus : Ber-AGAMA supaya tidak Nyasar, Punya Ilmu supaya tidak acuh, Punya Seni supaya tidak Kasar.

    baca aja Sejarah Tuhan – Karen Amstrong

  111. 111 munafik 21 October 2011 at 10:25

    ngawur banget yg bikin postingan.. Nietzche aja dipercaya. Logika dia sempit n sesat.

    Siapa yang berani menjamin Tuhan uda mati?
    Kalo ternyata Tuhan ada beneran,, trus kehidupan stelah mati itu ada beneran.. Perhitungan n siksaan Tuhan bwt orang2 yg mengingkarinya jg ada beneran,, gimana? Berani lu nanggung siksaan itu bwt lu dan orang2 yg ngikutin lu?

    Kena petasan aja paling uda kesakitan,, gmana ntar kalo dipanggang d neraka

  112. 112 shep 1923 18 December 2011 at 15:48

    Tuhan sudah mati. Tuhan tetap mati. Dan kita telah membunuhnya. Bagaimanakah kita, pembunuh dari semua pembunuh, menghibur diri kita sendiri? Yang paling suci dan paling perkasa dari semua yang pernah dimiliki dunia telah berdarah hingga mati di ujung pisau kita sendiri. Siapakah yang akan menyapukan darahnya dari kita? Dengan air apakah kita dapat menyucikan diri kita? Pesta-pesta penebusan apakah, permainan-permainan suci apakah yang perlu kita ciptakan? Bukankah kebesaran dari perbuatan ini terlalu besar bagi kita? Tidakkah seharusnya kita sendiri menjadi tuhan-tuhan semata-mata supaya layak akan hal itu [pembunuhan Tuhan]?

    sekarang manusia sudah punya tuhan sendiri, yang berada di mall, televisi majalah, serta tempat atau fasiltas yang membuat mereka lupa akan tuhan mereka sendiri dan mendorong mereka untuk meninggalkan ibadah demi aktifitas yang mereka lakukan

  113. 113 Jaka sembung bawa golok 17 August 2013 at 13:09

    semakiin kamu memperdebatkan TUHAN kalian akan semakin ngawur….sekarang mari kita ngopi2,merokok dan enjoy saja.


  1. 1 Operation Deicide? « RosenQueen Company Trackback on 13 July 2007 at 01:53
  2. 2 Yang Merusak : Agama atau Pengikutnya..? « Chaos_Region.html Trackback on 21 July 2007 at 17:27
  3. 3 Iblis Yang Cantik nan aduhai « Sebuah Perjalanan Trackback on 22 July 2007 at 14:09
  4. 4 iblis yang cantik « alfaroby Trackback on 23 July 2007 at 10:07
  5. 5 Selalu Berbuat Baik Kepada Sesama : Akankah Masuk Surga? « Sains-Inreligion Trackback on 27 July 2007 at 23:57
  6. 6 Saya Mungkin Selama Ini Musyrik « Sebuah Perjalanan Trackback on 3 August 2007 at 13:30
  7. 7 Go Blog! « The Satrianto Show! Trackback on 4 August 2007 at 14:06
  8. 8 I’M [not] GO-BLOG « Tempatku Menulis dengan Bebas Trackback on 7 August 2007 at 22:30
  9. 9 Mungkinkah Windows dan Linux Itu Homo??? « Generasi Biru Trackback on 9 August 2007 at 17:24
  10. 10 Saya Tidak Percaya Ka’bah Terendam Banjir… « Sains-Inreligion Trackback on 17 August 2007 at 17:44
  11. 11 Tunduk dan Patuh karena Status « Chaos_Region.html Trackback on 20 August 2007 at 16:57
  12. 12 Sepedamotor Aktris Bokep « Generasi Biru Trackback on 26 August 2007 at 17:07
  13. 13 Fortynine’s Notes » Blog Archive » FITNA The Movie Trackback on 7 April 2008 at 21:08
  14. 14 » FITNA The Movie Generasi Biru Trackback on 7 April 2008 at 21:37
  15. 15 Brotherhood « Generasi Biru Trackback on 22 April 2009 at 17:48

Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: