Beginikah Cerminan Umat Terbaik?

Islam? Maksud saya kolom agama di KTP anda Islam? Pernahkah anda memperhatikan kondisi umat yang ternyata ga maju maju. Di sini dan di sini ada daftar penghambat kemajuan umat….

Oh, mungkin terlalu berat untuk anda fahami… Umat Islam kan malas berfikir 😀 , dan terlena oleh kekuatan/dan kejayaan masa lalu. Pernahkah anda fahami mengapa umat terdahulu bisa berjaya? Apakah hanya karena teriakan “Allahuakbar!” atau teriakan dua kalimat Syahadat? Yang kemudian diiringi dengan kata kata “hancurkan orang orang kafir”, atau “serbu orang orang kafir”. Saya rasa tidak. Para panglima perang dulu saya percaya punya cara yang lebih elegan dan bermartabat daripada sekedar teriak teriak membawa bawa dan jualan namaNYA. Seorang Thoriq Husni membakar kapalnya dan berkata “Pilih mundur lantas mati konyol, atau maju mati Syahid?!!!!” kepada anak buahnya? Hasilnya? Silakan baca buku sejarah Islam yang ga didistrosi dan valid.

Satu yang saya fahami dari perjuangan para khalifah masa lalu. Berani! Termasuk berani berfikir, yang artinya tidak membiarkan otak tidak bekerja. Misalnya Thoriq Husni yang membakar kapalnya, alasannya membakar kapal bukan sekedar alasan nekat. Namun itu adalah semacam serangan psikologis buat anak buahnya, beliau menantang harga diri anak buahnya. Apakah mau/lebih memilih untuk mati konyol? Atau mau lari dari musuh? Bukankah prinsip umat Islam adalah “Musuh jangan dicari, ketemu jangan lari”?

Sudahlah, itu zaman perang dulu. Sekarang zamannya teknologi dan informasi. Jika anda menganggap bahwa gambar bernyawa, teknologi dan informasi macam internet haram. Silakan berhenti sampai disini!

Sudah cukup rasanya saya kecewa, kecewa karena ternyata ada saja orang orang ngeres yang salah persepsi. Tapi itu masih mendingan, daripada orang yang baca kalimat “kakek saya adalah Pastor”, kemudian langsung menafsirkan bahwasanya yang ngomong kalimat tadi adalah seorang Nasrani. Mohon maaf saya harus meminjam nama agama dan pemuka agama. Kalau anda memang bisa berbahasa, atau lulus ujian nasional dengan nilai bahasa Indonesia yang baik. Harusnya anda faham. Kalau anda belum ngerti bahasa Indonesia, mendingan minggir!

Ada baiknya bahwasanya siapapun yang membaca blog, nampaknya harus didampingi dengan kamus besar bahasa Indonesia, atau sebaiknya anda buka dulu link ini. Supaya tau apa itu majas, serta perlu tau juga tentang SPOK. Kemudian baca “Pak Jenggot Bersorban Putih yang Mengenakan Kalung Salib Besar itu Sedang Bertapa di Klenteng”. Kalau memang salah, silakan, silakan yang menganggap dirinya tukang protes dengan ide brilian, tukang komentar, ahli agama (agama apa saja), penyelamat umat, mahasiswa baik yang bangkotan, tengah tengah atau baru yang sok intelek serta ngerti bahasa tafsir dan majas, manusia yang suka kontemplasi dan berfilsafat, manusia Islam yang pernah ngaji dipesantren, ahlul bait ataupun ahlussunah.

SINI! LIATIN TUH “PAK JENGGOT BERSORBAN PUTIH YANG MENGENAKAN KALUNG SALIB BESAR ITU SEDANG BERATAPA DI KLENTENG”. Silakan keluarkan semua argumen dan ad hominem yang anda bisa, mulai dari Kafir antum, goblok kamu, otak kamu nda beres, takutlah akan siksa neraka, berpeganglah pada hadis dan sunnah, yang begini yang sesat, yang begini yang radikal dan liar. SINI! Ayo kesini!

Kalau memang anda punya ilmu dan merasa paling ahli dalam urusan pelurusan akidah dan pemikiran umat. Tunjukan. Tunjukkan apa yang salah dari kalimat diatas? Ga bisa jawab? Biar saya bantu jawabkan. “Mana ada orang berkalung salib bertapa diklenteng”. Gitukan salah satunya?

Makasih, itu hanya jawaban sepihak dan jawaban anak kemaren sore yang baru kenal pelajaran agama. Biar saya jelaskan lagi. SAYA MENGAJAK ANDA MENINJAUNYA DARI SISI BAHASA. Sekali lagi BAHASA! Bahasa Indonesia denga tinjauan SPOK nya. Ga perlu anda mikir sampai puyeng, untuk menentukan kalimat tadi salah atau benar secara bahasa, cukup cari saja Subjeknya, trus predikatnya. Ga ngeti predikat? Predikat adalah kata kerja yang mengikuti kata benda yang menjadi subjek. Ga ngerti subjek? Subjek adalah kata benda yang menjadi pelaku dalam kalimat. Ga ngerti? Ada dua pilihan, anda memang goblok dalam berbahasa. Atau guru anda yang goblok dalam mengajarkan bahasa INDONESIA.

Tidak mengerti bahasa Indonesia? Cuma mengerti bahasa Arab? Waduh. Maaf kalau gitu…harusnya antum tidak dari tadi baca artikel ini. Cuma ngerti English? Oke, saya kasih contoh sedikit aja ya. Ini dia contohnya. Silakan baca sendiri. Terbatas waktu dan koneksi untuk membukanya? Baik mari saya tuliskan disini saja. The cat is barking in the morning. Thank you.

Bahasa sendiri aja belum becus mau jadi ahlusunnah ataupun ahlul Qur’an? Bahasa sendiri aja belum becus mau jadi pemikir dan filosof? Bahasa sendiri aja belum becus mau jadi mau jadi ahli analisa? Membaca artikel orang saja langsung salah tanggap, mau jadi penyelamat pemikiran umat? Hoy, belajar lagi. Belajar bagaimana menulis dalam bahasa indonesia yang baik dan benar. Minimal belajar memaknai yang tersirat dan tersurat serta terurat. Belajar lagi jenis jenis paragraf seperti deskripsi, argumentatif dan lain lain. Supaya bisa faham saat membaca.

Nah. Supaya tidak dikatakan omong doang dan tulis doang. Maka dengan berat hati saya terpaksa mengabarkan kepada semua pembaca terutama ahli agama merangkap ahli tafsir dan ahli filsafat yang telah memilih Joe sebagai guru buat saya, Geddoe dan Danalingga. Bahwasanya saya sudah secara peribadi menghubungi beliau yang bersangkutan untuk dimintakan tolongnya mengajari saya PHP, MySQL, dan Adobe. Karena menurut nabi si penyaru kebenaran yang tidak perlu saya sebutkan namanya, dengan belajar PHP, MySQL, dan Adobe apalagi kepada Joe belajarnya, maka akan membuat kami bertiga bisa menjadi lebih mengenal diri sendiri termasuk juga akan lebih sederhana dalam belajar agama. Geddoe juga bakalan berhenti main anime apalagi yang setengah telanjang, mungkin setelah belajar PHP, MySQL, dan Adobe Geddoe akan lebih menyukai yang full telanjang, bukan lagi yang setengah telanjang. Untuk Danalingga saya mohon maaf karena tidak mengerti apa yang bakalan dia dapatkan kelak setelah belajar dengan mahaguru yang direkomendasikan.

:::::::::

Kesimpulannya sich singkat saja, lagian kalau engga singkat nanti ga dibaca juga. Membaca artikel manusia saja tidak faham. Bagaimana membaca artikel langsung dari Yang MAHA BENAR?

Dengan berat hati, saya katakan bahwasanya masih ada komentator dan penulis yang memberikan trekbek atau ulasan tanpa membaca isi dari tulisan yang ingin dibahasnya, hanya melihat judul lalu langsung menyerang secara ad hominem. Kemungkinan lain adalah si penulis sudah membaca namun benar benar tidak faham karena:

  • Masih anak anak dan belum pernah belajar segala macam majas dan jenis jenis paragraf
  • Sudah pernah belajar bahasa tapi tidak mengerti dan/atau lebih tertarik belajar matematika atau fisika serta Sains lainnya.
  • Merasa bahasa adalah pelajaran yang sangat tidak penting kemudian memilih untuk belajar filsafat dan tafsir

Ada juga yang,….. Ha ha ha. Katanya mau berdiskusi, namun kenyataan akhirnya sama saja dengan para mentor mentor saya dulu waktu ngambil mata kuliah agama Islam. Suka membuka masalah dan mengahirinya dengan tidak cantik. Begini dialognya

  • Kakak Pemateri: “Tidak ada bakat di dunia ini. Semuanya kalau mau dipelajari akan berhasil dan sukses”
  • Saya: ‘Kak saya mau nanya kalau gitu. Kan menurut kakak tidak ada yang namanya bakat, trus bagaimana dengan dua orang anak yang sama sama diajari adzan dengan guru dan metode pengajaran yang sama, ternyata yang satu lebih cepat bisa dan bagus suaranya sementara yang satunya lagi mandek?’
  • Kakak Pemateri: “Ya itu tadi, kalau belajar pasti bisa”
  • Saya:Lho? Gimana dengan perbedaan progress yang dicapai?
  • Kakak Pemateri: “Itu masalah ketekunan saja”
  • Saya: ‘Bukan gitu, kan sudah saya katakan, belajarnya sama, gurunya sama, porsi waktunya sama. Tapi progressnya beda. Apakah benar tidak ada bakat?’
  • Kakak Pemateri: “Sudah hampir adzan ashar, mari kita sholat dulu. Nanti kita sambung”
  • Akhirnya ga tersambung dikarenakan saat comeback topiknya sudah dihapus diganti.

*DIALOG INI TIDAK SEDIKITPUN SAYA SENSOR. DAN INI HANYA SALAH SATU CONTOH. MASIH BANYAK YANG LAIN TAPI SAYA MALAS NULISNYA*

Ah, seharusnya saya kan bertanya sama ahlinya, bukan dengan ahli surga. Kan katanya apapun urusan serahkan pada ahlinya…. Ahli agama dan ahli fikir sudah direkomendasikan untuk belajar pada Joe. Sekarang saya harus mencari ahli genetik dan ahli bakat yang pernah sekolah pemandu bakat. Tapi ternyata ahlinya adalah bukan orang Islam. Gimana? Haramkah? Tidak jadi belajarkah? Lalu kalau ga ada ahlinya mau mengadu kemana kita umat Islam saya?

Oh iya… Al Qur’an dan hadist. Maka dalam Al Qur’an tertulis IQRO, bacalah… bacalah bahwasanya dalam tubuh manusia tersimpan selaksa misteri yang belum terpecahkan apalagi oleh umat Islam, bacalah bahwasanya di bumi terkandung bahan bahan tambang yang bisa mensejahterakan dan memudahkan pekerjaan manusia. Gimana membacanya? Belajar. Belajar apa? Biologi, Psikologi, Ilmu Genetik, Ilmu bumi dan pertambangan.. Tapi pengajarnya ternyata orang kafir semua. Dimana sebenarnya mereka semua itu dulunya biadab, namun karena kedatangan Islam di Eropa mereka jadi pandai.

Kalau gitu saya harus belajar sama siapa? Belajarlah dengan ahli baca Qur’an dan ahli hadis. Iya saya tau, saya sudah nanya banyak tentang hadist, saya juga sudah khatam Qur’an meski sampai sekarang tidak kunjung hafal hafal. Tapi saya yakin ada yang lebih dari itu. Bukan sekedar hafal Qur’an dan hadist kan? Kita juga perlu belajar biologi untuk tau kenapa Babi diharamkan. Dsb dsb….

*Pusing. Umat Islam itu malas mikir? Ga bisa mikir? Apa ga mau mikir? *

Umat yang begini yang mau jadi Rahmatan lilalamin? Berbahasa saja tidak belum becus, gimana mau memimpin bangsa apalagi sampai Sanggup menyinari Dunia dengan pengetahuan….ck ck ck ck…..

Generalisasi? Terserah, namun kalau saya bilang sich ya. OKNUM. Alias sebahagian sahaja, namun bahagiannya cukuplah besar. Sehingga bahagian kecil yang hendaknya berfikir ternyata menjadi kafir……

KALAU MASIH MERASA ISLAM. KALAU MASIH BERNIAT MEMPERJUANGKAN ISLAM. SAYA YAKIN ANDA SEKALIAN PARA CALON KOMENTATOR YANG MERASA KTPNYA MASIH ISLAM, BISA MEMBERIKAN TANGGAPAN YANG BAIK, MENCERAHKAN DAN MENUNJUKKAN BAHWASANYA ANDA SEKALIAN YANG NGAKUNYA UMAT ISLAM BENAR BENAR BISA BERBAHASA. MINIMAL BISA MENGERTI TULISAN MANUSIA SEBELUM BERUSAHA MENGERTI TULISAN ALLAH SUBHANAHUWATA’ALA YANG MAHA PANDAI DAN MAHA BENAR ITU.

Maaf, saya bukan rasis ataupun sara. Tidak terbersit sedikitpun niat saya untuk tidak menghargai yang kolom agama KTPnya tidak berisi Islam. Justru saya malu dengan umat yang ngakunya Islam yang masuk, membaca dan menangapi postingan saya yang sebenarnya tidak seapa apanya dengan ARTIKEL ALLAH dengan rangkaian kata kata yang tidak seharusnya diucapkan oleh umat Islam. Ini bahasanya kurang sopan ya????

83 Responses to “Beginikah Cerminan Umat Terbaik?”


  1. 1 Neo Forty-Nine 15 August 2007 at 11:35

    😀

  2. 2 cK 15 August 2007 at 12:20

    duh…panjang amat. seperti biasa…saya sedekah komen saja😀

  3. 3 itikkecil 15 August 2007 at 12:56

    iya… panjang banget…. gak tau mau komen apa….
    *ikut-ikutan cK:mrgreen: *

  4. 4 alex (nggak sempat login) 15 August 2007 at 13:39

    Easy, Rid… Easy….

    *tepuk2 bahu*

    Pokoknya terus saja menulis. Sebagai admin toh kamu punya hak untuk menghapus komen apapun yang cuma memperbesar masalah dan memperkecil kemungkinan.

    Tariq Ali, penulis The Book Of Saladin, jelas mencantumkan tulisannya adalah fiksi yang berdasarkan manuskrip sejarah. Jelas-jelas ada pandangan sejarah yang berbeda-beda. Apa jadinya? Dia dihalalkan juga darahnya oleh pemuja Salahuddin Al-Ayubi. Silahkan googling sendiri deh.

    Itu sejarah, dan bukan membahas AGAMA. Tetap saja ada orang-orang yang kebakaran jenggot.

    Apapun, kita yang menyadari ada yang salah, ada yang keliru, setidaknya menunjukkan bahwa masih ada muslim-muslim yang mau melayani hujjah dengan hujjah dan tidak mengedepankan otot apalagi kata-kata sampah cuma sebagai denial belaka.

    Ahh… jadi ingat masa-masa dulu ribut-ribut karena SARA begini di milis-milis. Masih mending SARAh sechan, bisa dikecengin. Lha.. SARA yang ini? Kitanya dikacangin.. huehueheuheu….

  5. 5 Ojo Ngelu 15 August 2007 at 13:45

    Ojo Ngelu to cak…cak…. Klo mau punya mentor/GURU ya cari yg bener-bener ilmunya tinggi. Jangan yg ecek-ecek/setengah-tengah nanti pada Ngelu semua/sok minteri jadi KEMERUH. Yang malas itu manusianya… Sayang cak ojo ngelu-ngelu…eman….

  6. 6 Mihael "D.B." Ellinsworth 15 August 2007 at 14:08

    Jujur saja, artikel Islam terus – menerus di blog ini membuat saya merasa….bosan.:mrgreen:

    Yang lain dong.😀

  7. 7 Joerig™ 15 August 2007 at 14:31

    santai … santai …

    mungkin “mereka” ga pernah denger quote yg berbunyi :

    “The difference between genius and stupidity is that genius has its limits.”

    :::::::::::::::
    btw, simpati-mu jarang aktif ya ???? … pasti pake emtri terus ya …

  8. 8 Kang Adhi 15 August 2007 at 14:33

    what’s the point?

  9. 9 danalingga 15 August 2007 at 16:30

    Wah, itu belajar ama joenya gratis nggak? *maklum saya pencinta gratisan*

  10. 10 eucalyptica (ga login) 15 August 2007 at 16:38

    Weleh, berapi-api nih mas😀

    Quote:

    “KALAU MASIH MERASA ISLAM. KALAU MASIH BERNIAT MEMPERJUANGKAN ISLAM. SAYA YAKIN ANDA SEKALIAN PARA CALON KOMENTATOR YANG MERASA KTPNYA MASIH ISLAM, BISA MEMBERIKAN TANGGAPAN YANG BAIK, MENCERAHKAN DAN MENUNJUKKAN BAHWASANYA ANDA SEKALIAN YANG NGAKUNYA UMAT ISLAM BENAR BENAR BISA BERBAHASA. MINIMAL BISA MENGERTI TULISAN MANUSIA SEBELUM BERUSAHA MENGERTI TULISAN ALLAH SUBHANAHUWATA’ALA YANG MAHA PANDAI DAN MAHA BENAR ITU.”

    *Scandalized* :O

    Huhuhu, tepat sasaran!! (menunjuk diri sendiri)

    Iye nih, gw masih kudu berlatih mengartikan figure of speech-nya manungsa sebelum ngartiin figure of speech-nya Tuhan…

    (tiba-tiba merasa rendah diri ;_;)

  11. 11 danalingga 15 August 2007 at 16:54

    rid ini ada link yang bagus nih
    http://beritaseni.wordpress.com/2007/08/15/surat-terbuka-mengenai-kasus-sajak-malaikat/

    kali aja bisa buat inspirasi menulis yang lebih sangar lagi.😀

  12. 12 nailah zhufairah 15 August 2007 at 17:32

    manggut-manggut gak ngerti….(ehm…)

  13. 13 wedulgembez 15 August 2007 at 17:36

    hemmmmm….ehmmm

  14. 14 dobelden 15 August 2007 at 17:40

    duh materinya berat uy…

    hiks hiks

  15. 15 Grahat 15 August 2007 at 18:11

    g hampir sependapat sama debe.. gini deh.. terlalu banyak baca blog islam sarkastis mata saya capek sendiri..

    yang agak sejukkan dunks.. bukan untuk membuat terlena, tapi dengan kebaikan lebih mudah membawa orang ke arah kebaikan..

  16. 16 Mrs. Neo Forty-Nine 15 August 2007 at 18:31

    berapi api terus Yang?
    *aku gag ngerti*

    tapi aku senang, setidaknya artikel ini gag kamu akhiri dengan kenarsisan tingkat tinggi seperti biasanya…
    🙂

  17. 17 Irwan 15 August 2007 at 18:32

    Rasullullah pernah berkata dalam hadistnya (Kurang lebih saya belom buka2 buku)
    “Pada suatu saat nanti umat Islam akan seperti makanan yang di kerumuni semut”, lalu sahabat bertanya, ” Apakah karena jumlahnya sedikit?”
    Rasullullah menjawab “Umat Islam banyak tapi, seprti buih dilautan yang mudah dibawa ombak.”
    (kalau ada yg lebih pakar mohon diperbaiki)

    Ya itu lah lagi2 masalah kualitas umat.
    Yg dikhawatirkan sekarang musuh umat Islam bukan hanya dari luar Islam namun dari dalam umat Islam sendiri, sehingga mereka tak sungkan2 menafsirkan Islam secara semena2.

  18. 18 zal 15 August 2007 at 19:08

    Irwan:::

    Buih dilautan, itu juga berasal dari lautan itu sendiri, sayangnya yg jadi buih senangnya dipermukaan,
    tapi engga papa koq wan, berikutnya buih akan menjadi lautan lagi…
    saran wan, pemaknaan tidak selalu berada pada luar object..”bahkan pada dirimu sendiri…, tidakkah engkau berfikir…”
    Engga usah mikirin ummat, ummat ada yg mikirin, yaitu yg Menciptakan ummat, diri sendiri utamakan selamatnya, agar bisa menyelamatkan lainnya…,
    kan kalau naik pesawat, sering disampaikan pada saat njelasin selang oksigen, “yg bawa anak-anak, orang tuanyalah yg terlebih dahulu memakaikan untuk dirinya sendiri, baru menolong anaknya…”

  19. 19 may 15 August 2007 at 19:21

    cuma mo nitip pesan: berbicaralah pada seseorang sesuai tingkat intelektualitasnya (lupa bahasa arabnya apa, lha aq cuma bs bahasa Indonesia tok).
    Rid, kalau niatnya sebagai brainstorming bagi yang laen -ga hanya yang berKTP Islam, maka pikirkan juga cara memasuki pintu logika pembacamu. Jangan hanya ngedumel sendirian. It’s not helping either (bener ga ya englishnya)

  20. 20 Irwan 15 August 2007 at 19:26

    @ zal
    Yoi
    Setuju, kata AA juga gitu mulailah dari yg kecil yaitu dari diri sendiri

    Trima kasih Anda telah mikirin saya

  21. 21 Neo Forty-Nine 15 August 2007 at 19:49

    @Chika si Miss Komen
    Makasih..😀

    @itikkecil😀😆

    @alex (nggak sempat login)
    Kalaumenghapus kayanya tidak Lex…kan wordpress Indonesia yang berbasis kebebasan berpendapat😀

    Agama dan sejarah bisa bikin saling bunuh?
    Audzubillah..
    Iya tuh, mending juga yang bisa di kecengin😀

    @Ojo Ngelu
    Maksudnya guru di artikel? Lho? itukan direkomendasikan to??😀

    @ Mihael “D.B.” Ellinsworth
    Baik…saya segera persiapkan kisah ala sinetron antara Jaka dan Anto…

    @Joerig™
    *tertampar*
    Anu Teh, saya kan punya empat istri kartu dan tiga batang hengpon. jadi ya harus gantian nyolok kartunya

    @Kang Adhi
    1. Generasi Malas membaca
    2. Genarsi Malas memahami
    3. Generasi Menolak perbedaan

    @danalingga
    Ntar sayasms lagi si Joe…
    Konfirmasi sama beliau😀

    @eucalyptica (ga login)
    Wah jangan gitu dong…mari membaca dan mengamalkan..😀

    @danalingga
    Thanks
    *klik*
    *loading……………….*

    @nailah zhufairah
    *guk angguk angguk angguk angguk angguk guk*

    @wedulgembez
    ………..

    @ dobelden
    berat diongkos apa berat di benwith?😀

    @Grahat
    baik. nanti saya bikin kisah sinetron hidayah saja..😀
    kalau sempat lhoo yaa..😆

    @Mrs. Neo Forty-Nine
    Astaga? ada ayng kelupaan rupanya…
    :d
    Tapi aku tetap ganteng dan baik hati kok Say…😎

    @ Irwan
    Hadist. saya nanti dikafirkan lagi kalau naggapi
    kalau buih…biarlah menjadi buih, toh kelak karangpun akan hancur oleh buihnya ombak lautan.

    @zal
    Lho mas. Bukannya selamatkan wanita dan anak anak terlebih dahulu?😀

    @may
    Bolehbleh..nanti saya nulisnya…
    anak anak… ini bacaannya apa?
    I beh u bu = IBU…😀

  22. 22 zal 15 August 2007 at 20:03

    :: Neo Forty-Nine😆 juga…

    Hooh…yg ada pada diri sendiri….
    kayak Neo Forty-Nine dan Mrs. Neo Forty-Nine
    jadi ingat sikembar diri sendirinya film Lord Of The Ring

  23. 23 zal 15 August 2007 at 20:09

    ::Irwan…

    Tks juga udah mikirin saya…
    ini disebabkan DIA meliputi segala yg terada….

  24. 24 deking 15 August 2007 at 20:12

    Ah jadi ingat kisah Nabi Muhammad ketika memberi suatu nasehat pada seorang petani. Kenyataannya ternyata hasil pertanian kurang bagus. Lalu akhirnya Nabi bersabda “Kamu lebih tahu akan urusanmu”
    ***semoga kisah ini valid***
    Lantas?
    Yah kalau kita pahami secara pelan2, kisah tsb mengajarkan kita untuk tidak asal menerima saja. Ketika kita mendapatkan suatu perintah, tidak ada salahnya (atau sebaiknya ya?) kita membaca…mempelajari…memahami perintah tsb.

  25. 25 sikabayan 15 August 2007 at 20:30

    euh.. bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan.. kalau kabayan ngga salah baca..
    euh.. kenapa Tuhanmu menciptakan apah yang kamu baca?.. kalau kabayan ngga salah pikir..

  26. 26 Mihael "D.B." Ellinsworth 15 August 2007 at 20:56

    Baik…saya segera persiapkan kisah ala sinetron antara Jaka dan Anto…

    Mau saya Gorok ?😈

  27. 27 tsugaeda 15 August 2007 at 21:16

    gw:
    AMAT SETUJU dengan apa yang diungkapkan
    rada ragu dengan tujuan pengungkapan
    risih dengan cara pengungkapan..

    hoho, tp damai coy..

  28. 28 Neo Forty-Nine 15 August 2007 at 21:57

    @Zal😀😆:mrgreen:

    @deking
    Kayanya ente mengajak berfikir nich…😀

    @ sikabayan
    Maksudnya kembali ke laptop Al Qur’an ya Kang?😀

    @Mihael “D.B.” Ellinsworth
    Mau saya cium?😀😆:mrgreen:😎

    @tsugaeda
    Damai? Peace kalau gitu…😀

  29. 29 deepblueocean 15 August 2007 at 22:05

    artikel opo ki rek… isine kosong plong. penulise sok keminter sok in telek ayam, tapi kosong brur…..hanya umpatan orang yang ngaku pinter. otakmu iku cekak .
    contone
    “Kita juga perlu belajar biologi untuk tau kenapa Babi diharamkan. Dsb dsb….”
    yang gituan kamu pikir…. iki dawuh lho….
    Pola pikirmu iku opo bedane karo si iblis sing ora gelem nyembah menungso.
    yo keminter koyo koe. Sadarlah kita ini manusia yang seharusnya TAAT KEPADA ALLOH.

    Terus maumu babi haram kamu pelajari kenapa ? setelah tahu kamu akali supaya tidak haram? subhanalloh…..
    jawab ya….hakekatnya utuk apa sih kita di ciptakan?

    udahah…. semoga kamu bisa berpikir dengan hati yang longgar…. Amin.

  30. 30 papabonbon 15 August 2007 at 22:05

    panjang yah, nulisnya ..😀 perlu dikasih gambar biar lebih interaktif dan komunikatif. giman kalau ditambah bagan ?

  31. 31 Neo Forty-Nine 15 August 2007 at 22:19

    @papabonbon
    Ampuuuunnnn….posting aja semamput..mau ditambah gambar? bisa busuk saya nunggu loadingnya..😀

    @deepblueocean
    Semoga kelak kamu berkomentar dengan bahasa Indonesia yang baik benar dan sopan😀

  32. 32 papabonbon 15 August 2007 at 22:26

    1. dawuh kok niru niru agama yahudi ?
    2. di yahudi, udang dan cumi diharomken. apa di islam keliwatan karena nabi jarang main ke laut ? atau karena ketemunya yahudi madinah yg jauh dari laut ?

  33. 33 Resta 15 August 2007 at 22:27

    panjang bangettt postingannya

    :::::
    @Resta
    Maaf komennya sempat dicurigai….

  34. 34 deKing 15 August 2007 at 22:31

    Terus maumu babi haram kamu pelajari kenapa ? setelah tahu kamu akali supaya tidak haram? subhanalloh…..

    Jangan suudzon dulu ya akhi…
    Bagaimana kalau adanya fakta ilmiah di balik pengharaman babi malahan menunjukkan bahwa semua itu tidak hanya sekedar dawuh (istilah sampeyan)

    Kalau bagi saya sich adanya fakta ilmiah di balik pengharaman babi (misalnya) itu malahan menunjukkan betapa Islam adalah agama yang tidak hanya mengandalkan naqli saja
    Ternyata di balik suatu perintah terdapat dua dalil…naqli dan juga aqli. Bukankah hal ini keren karena menunjukkan kemajuan dalam ilmu? Subhanalloh…

  35. 35 Neo Forty-Nine 15 August 2007 at 22:37

    @papabonbon
    itu komen buat Saya? apa buat yang laut lautan itu?

    @deking
    Udahlah Mas..nanti mempelajari Al’Quran dan sitematikanya juga ikut di bid’ahkan…😀

  36. 36 mr lekig 15 August 2007 at 23:19

    spt kata yang lain, panjang juga…

    memang, di dunia maya ini, segala sesuatu perlu ditanggapi dengan bijaksana, jangan pakai emosi apalagi main hakim sendiri..

    kalo sudah ngomongin agama, memang sensitif, terutama bagi mereka yg belum siap menerima “perbedaan”..

    salam,

  37. 37 pelbis 15 August 2007 at 23:25

    Wah panjang banget..sampe pikiran saya ngawur…🙂

  38. 38 almas 15 August 2007 at 23:57

    doh saya terlempar di bawah sekali oi
    kayaknya butuh banner nih *lirik mas anto*
    “dilarang membaca sepenggal, sepotong atawa tak tuntas”

  39. 39 Liexs 16 August 2007 at 00:03

    Menurutku sih semua udah ada dalam Al-Qur’an. Cuman kita-kita(baca:terutama saya) belum mampu mengkaji secara ILMIAH.
    Sedikit contohnya mungkin ini ya:

    Beberapa tahun yang lalu, pernah diselenggarakan pameran Islam di London Inggris.
    Salah satu benda yang dipamerkan adalah sebuah kaligrafi Al-Qur’an surah Az -Zumar :

    God created you in the wombs of your mothers,
    creation after creation,
    in a threefold gloom.

    Arti bahasa Indonesianya :
    Allah menciptakan kamu didalam perut ibumu
    Tahap kejadian demi tahap kejadian
    Didalam gelap yang tiga

    Lalu masuklah seorang ahli bedah kandungan bangsa Inggris non-Muslim.
    Setelah melihat benda-benda yang dipajang, akhirnya ia melihat kaligrafi tersebut.
    Ia tidak mengerti huruf kaligrafi itu, tetapi setelah membaca terjemahannya, dia merasa heran dan sangat mengaguminya.
    Sebagai ahli kandungan, dia mengetahui bahwa bayi yang terdapat dalam rahim ibu dilindungi oleh tiga selaput halus tetapi kuat.
    Selaput itu adalah Amnion Membrane, Decidua Membrane dan Chorion Membrane.
    Dokter ini terpesona karena mengetahui bahwa ayat yang dilihat itu diturunkan oleh Allah sekitar 1.400 tahun yang lalu, disaat Eropa dan Amerika masih tenggelam dalam kebodohan.
    Sedangkan Muhammad yang buta huruf, berkat adanya wahyu itu, bisa menerangkan keadaan bayi dalam kandungan, sebagaimana hasil penemuan para ahli kedokteran dimasa sekarang.
    “Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang berbuat demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan.” (QS. 39:6)

    dan munkin juga ini:
    Sejak nuklir ditemukan manusia, para pembuat pesawat luar angkasa semakin bergairah karena kekuatannya dapat dipergunakan lebih maksimal.
    Benda biasa yang dibakar umumnya menjadi abu, menguap keudara dan sisanya menjadi energi, tetapi nuklir dapat habis seluruhnya untuk menciptakan energi (tenaga) ataupun kekuatan.
    Begitu besarnya perhatian dan keinginan para ahli luar angkasa, untuk memperoleh kekuatan agar dapat mengimbangi gaya tarik bumi (gravitas), lepas landas keluar angkasa menembus penjuru langit.
    Ini semua sudah dibicarakan dalam Al-Qur’an :

    “Hai jama’ah jin dan manusia,jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan”. (QS. 55:33)

    Kunjungan balasan, langsung koment puanjaaaang banget.
    Mohon dipermaaf ya…..🙂

  40. 40 reksokata 16 August 2007 at 01:00

    Asyik juga tuh kajiannya… mengglegak di dada orang yang tidak pernah membaca kajian seperti ini….

    top markotob…

  41. 41 munggur 16 August 2007 at 01:46

    sabar neng.
    biarkan pak jenggot bertapa dengan tenang di klenteng.
    apakah pak jenggot itu sejenis dengan guru pendekar Yoko di serial Condor (bukan Condom) Heroes?
    *film serial jadul favorit saya*

    jadi ingat blogger yang berinisial Bibi Lung.
    yang menyoal kehamilan dan organ reproduksi.

    puanjang juga artikel kali ini neng…
    hidup pak jenggot (yang mungkin ada di majalah Bobo) dengan kantong ajaibnya
    *halah, majalah jadul*

  42. 42 sikabayan 16 August 2007 at 02:38

    euleuh.. sudah dibawah ginih.. yah itulah kang.. disuruh baca babi kenapah dibuat harom.. euh.. yah mungkin pakai ilmu bumi..:mrgreen:

  43. 43 Gugun 16 August 2007 at 06:24

    🙂

  44. 44 malangnet 16 August 2007 at 08:11

    Coba mbak simak, ada di Blog ini:

    Pasang Surut Kejayaan Ummat Islam

    http://imamdjarifin.multiply.com/journal/item/14/Pasang_Surut_Kejayaan_Ummat_Islam_

    Terimakasih

    Wassalam

  45. 45 CY 16 August 2007 at 09:38

    @deepblueocean
    makanya ikuti perkembangan ilmu pengetahuan bung. Kenapa babi diharamkan?? Krn mayoritas org arab 95% bergol. darah O, sedangkan daging babi kalo ketemu dgn yg gol darah O maka hanya akan menjadi racun bagi pencernaan.
    Pergi ke Gramed, beli buku diet Gol. darah Peter J. D`adamo (itu kalo kamu ngga anggap dia kafir yg ga perlu dipercayai), dan pelajari.
    Udah tau kan dari segi ilmiahnya??

  46. 46 CY 16 August 2007 at 09:42

    btw, mana ya si Joe…. kok ga nongol2 mentang2 sudah diangkat jadi maha guru seleb….. 😀
    *celingak-celinguk*

  47. 47 darikatabali 16 August 2007 at 10:20

    panjang banget, jadi inget trend nulis jaman dulu….

  48. 48 Neo Forty-Nine 16 August 2007 at 10:26

    @mr lekig
    Salam kembali..

    yah, memang begitulah kenyataanya pak. Padahal bukan hanya agama yang terbahas. melainkan juga gejala sosial

    @pelbis😀

    @almas
    tapi saya ga bisa makai banner. Soalnya keterbatasa koneksi😀

    @Liexs
    Semoga penjelasan anda bisa mengajak umat islam untuk berfikir. Bahwasanya banyak ilmu yang harus digali… Bukan sekear tajwid dan qol qolah..😀
    terima kasih banyak

    @reksokata😆
    Makasih…

    @munggur
    Ketipu avatar ya?😀

    @sikabayan:mrgreen:

    @malangnet
    Thanks infonya

    @CY
    Joe lagi ke Jakarta

  49. 49 Neo Forty-Nine 16 August 2007 at 10:27

    darikatabali😀

  50. 50 Ojo Ngelu 16 August 2007 at 10:29

    @ Liexs
    Penafsiran/mengartikan yang tidak didasari dengan “ILMU” tapi di dasari dengan “NAFSU” yang mengatas namakan “Kesopanan tutur kata…apakah itu tulisan, tindakan, dst, kebaikan, dll.” maka akan “CENDERUNG NGAWUR, terus NGELU, KEMINTER, MINTERI, SOK TAHU, KEMERUH, akhirnya “INGKAR MENGINGKARI” mudah “MEMUTUSKAN” sesuatu yang dianggapnya benar untuk dirinya sendiri atau sesuai dengan fikirannya sendiri yang di reka-reka. Fyuh, semoga rekan-rekan yang baca tulisan diatas bisa merenungkan.

  51. 51 erander 16 August 2007 at 10:55

    @deKing

    Ternyata di balik suatu perintah terdapat dua dalil…naqli dan juga aqli

    Saya sependapat dengan deKing .. disitulah keimanan seseorang .. bukankah manusia dibekali akal dan hati nurani. Tidak saja akal atau hati saja.

  52. 52 erander 16 August 2007 at 11:00

    Apakah setelah semua bisa dibuktikan dengan akal kemudian seseorang akan beriman?

  53. 53 Neo Forty-Nine 16 August 2007 at 11:24

    @Erander
    Ampun mas😀
    iya iya…saya segera panggil iman yang kemaren pada kabur dari rumah….

    *panggil*
    Maaan, Imaaaan, pulang, dah hampir Jum’atan

    ::::::::

    Ada 2 pilihan Mas…. makin beriman dan makin tidak beriman. makin beriman makin yakin dengan kekuasaan Allah. makin tidak beriman, makin jumawa dengan ilmunya yang mampu mengakali semua masalah😀

  54. 54 dantecurse 16 August 2007 at 13:54

    Allahu Akbar

  55. 55 Dimashusna 16 August 2007 at 13:58

    Aayoo… beelajaaar……🙂

    Orang semakin berilmu, akan semakin bijak, kalimat-kalimat yang digunakan penuh makna dan jauh dari menggiring manusia kpd kesesatan.

    jadi untuk yang sudah mengaku-ngaku salaf, jangan nodai
    citra salaf dgn sikap anda yang mudah marah, malah jauh dari citra salaf. Orang salaf yang dulu2 ga mudah marah tuh. (OOT)

  56. 56 Imam Mawardi 16 August 2007 at 14:07

    menjaga diri sendiri akan mencerminkan prilaku kita menjadi umat terbaik

  57. 57 Neo Forty-Nine 16 August 2007 at 14:32

    @Dimashusna😀
    mari belajar….

  58. 58 ryev4 16 August 2007 at 15:08

    Yu…..Siapa Takut, Ke Kampusku Aja Yu, Info Selengkapnya yu kunjungin aja blogku🙂

  59. 59 aira 16 August 2007 at 16:27

    merdekaaaa

  60. 60 Cahaya Islam 16 August 2007 at 17:25

    Salam,…..
    Umat yang terbaik adalah umat yang mempertahankan prinsipnya yang jelas terhadap kaum kafir dan berprilaku saling mengasihi antar sesama.

  61. 61 Cahaya Islam 16 August 2007 at 17:27

    Umat yang terbaik adalah umat yang mempertahankan prinsipnya yang jelas terhadap kaum kafir dan berprilaku saling mengasihi antar sesama.

  62. 62 Blue Generation Says.... 16 August 2007 at 18:02

    @Cahaya Islam
    Amiiinnnn…..

  63. 63 {F4154LMAN} 16 August 2007 at 19:57

    Om Neo nih, artikelnya tentang agama terus, ganti topik yg lain dong.
    (request aja, secara sy memang bukan empunya blognya…)

  64. 64 hoek 16 August 2007 at 20:45

    maaf, saia cuma mo menambahkan ya mas?entah OOT, tapi emang saia ini O’ON
    umat terbaik –> umat islam –> umat islam yang gimana? status islamnya darimana? status islamnya itu dimana? status islamnya bagaimana? dijidatnya yang menghitam karena sering sujud? dijenggotnya yang panjang? di bajunya yang gamis? di surbannya yang putih? di pikirannya yang cuma ada dua ruang : halal dan haram? di cara pandangnya yang cuma satu sisi?
    atau di hatinya?
    atau di jiwanya?
    atau di perilakunya?
    atau di kesehariannya?
    makasih…

  65. 65 Neo Forty-Nine 17 August 2007 at 01:36

    @{F4154LMAN}
    Sabar sabarr….ati saya posting yang ga ada agamanya….😀

    @hoek
    Wah wah wah….banyak bener pertanyaannya? kalau maunya saya sih…umat islam iu adalah umatyang rajin, pandai dan berbudi luhur…itu aja….

  66. 66 Shelling Ford 21 August 2007 at 02:06

    eeee…
    saya jadi guru? wahahahahaha…
    yang bener aja…
    dagelan dot com, neeh…
    kekekekekekeke!

  67. 67 dep05 22 August 2007 at 14:17

    Hosh hosh hosh….. *biarlah saya menghela nafas dulu karena kecapekan membaca artikel yang sedemikian panjang ini*

    Seharusnya sedari awal anda memperingatkan saya untuk lebih banyak memakai OTAK daripada HATI. Karena sejujurnya tulisan anda ini sungguh-sungguh mengerikan *tapi ga’ sampe sembunyi di balik meja kok :D*.

    Terima kasih karena sudah membantu saya menghangatkan otak saya setelah lama dibiarkan tertidur dan terlena dalam liburan yang super panjang ini, hehehe….🙂

  68. 68 Roti_mari 23 August 2007 at 01:01

    maaf,
    Kok tekanan-nya tinggi yahhh …
    Sedikit di lembutkan mungkin bagus …
    kebetulan aq seneng yg lucu2 …
    Dan yg lembut-halus, (spt wanita contohnya).
    Dan dg tekanan yg lembut (biyar ga’ sakit (ati)) ….
    ***** (dasar ngeres)*****

    Hiks …
    Jadi orang Islam kan gak harus keras (dg kekerasan).
    Gak harus pake’ jenggot biyar keliatan sangar. (kebetulan gak tumbuh).
    Gak harus pakek item2 di jidat.
    Emangnya topeng monyett …

    kqkqkqkq ….

  69. 69 aibnu 29 August 2007 at 17:37

    Qs al’Mukminun 110-111:” Tetapi kamu jadikan mereka (mumin) bahan olok-olokan, sehingga kamu lupa… waktu kamu mentertawakan mereka…sesungguhnya mereka itu orang-orang yg menang”.
    Thomas Carlyle – Buku : ON HEROES AND HERO WORSHIP : “ Anggapan kita yang lazim tentang Muhammad adalah bahwa ia seorang penipu, penjelmaan kepalsuan, bahwa agamanya penuh kedazalan dan kebodohan (= ini fitnah yang dilontarkan oleh kaum orientalis) ….Tuduhan2 bohong yang ditimpakan kepada orang ini hanya mencemarkan diri kita sendiri (= dunia Barat )…..Amboi, mengapa anda keberatan , jika kaum muslimin menamakan dia nabi ?….ia tegap berdiri disana berhadapan muka dengan mereka (=kaum Muslimin Arab) , terang-terangan dan tidak diselubungi apapun, mereka itu melihat bagaimana ia menambal jubahnya, memperbaiki sepatunya, berperang, memberikan petunjuk, memerintah kepada mereka. Mereka tentu tahu laki-laki macam apa dia…..Saya katakan orang besar ini selalu seperti halilintar dari langit , manusia lainnya menanti dia sebagai bahan bakar kemudian merekapun akan menyala-nyala . Kita (=dunia Barat ) harus meninggalkan tuduhan bahwa dia penipu “.

  70. 70 rahmat 29 August 2007 at 21:44

    Saya mungkin oon sehingga agak bingung melihat tulisan di atas.KALAU MASIH MERASA ISLAM.kALAU MASIH MAU MEMPERJUANGKAN ISLAM
    Memang islam itu apa, kok masih harus diperjuangkan ? Yang diperjuangkan apanya ? Jangan utopis deh

  71. 71 joyo 1 October 2007 at 00:25

    Islam itu apa?

  72. 72 aibnu 1 October 2007 at 19:47

    Al’ Baqarah 213 : “ Manusia itu adalah umat yang satu , maka Allah mengutus para nabi sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab dengan benar , untuk memberi keputusan diantara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan

    Yunus 99-100 : “ Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu beriman semua orang yang ada di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu memaksa supaya mereka menjadi orang-orang beriman semuanya ?. Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak menggunakan aqalnya “.

    Al Baqarah 256 : “ Tidak ada paksaan untuk agama . Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dari jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut (kafir) dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang teguh kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus . Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

    QS Al ‘Anam 136 : ” Dan mereka( kafir) mempersembahkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yg telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan persangkaan mereka:” Ini untuk Allah dan ini unt berhala2 kami”. Maka saji2-an yang diperuntukan bagi berhala2 mereka tidak sampai kepada Allah, dan (sedangkan) saji2an yg diperuntukan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka….”

    Qs Al’Maidah 110 : Ketika Allah mengatakan “ Hai Isa putra Maryam ingatlah nikmat Ku kepadamu dan kepada ibumu diwaktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus . Kamu dapat berbicara dengan manusia sewaktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa dan diwaktu Aku mengajarkan kamu menulis hikmah, Taurat dan Injil dan di waktu kamu membentuk dari tanah yang berupa burung dengan izin Ku , lalu kamu meniup padanya , lalu bentuk itu menjadi burung {* Pen : mukzizat yang ini tak ada dalam Injil saat ini ), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin Ku dan diwaktu kamu mengeluarkan orang mati dari dalam kubur.
    At Taubah 31 :” Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka menjadi tuhan selain Allah dan (juga terhadap) Almasih putra Maryam ; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa “.
    Az’Zukhruf 19 : “ Dan mereka (= Nasrani ) menjadikan malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah sebagai orang-orang perempuan . Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaikat-malaikat itu ? .”
    QS Al’ Maidah 17:” Sesunguhnya telah kafirlah orang2 yg berkata:” Sesungguhnya Allah itu adalah Al Masih binti Maryam “.

    QS al ‘ Baraah 107 : ” Orang2 yg membangun mesjid karena akan menimbulkan bencana, karena kekafiran, karena hendak menimbulkan perpecahan diantara orang2 beriman dan karena menyambut orang yang sejak dahulu telah memerangi Allah dan Rasul-Nya….mereka berkata sumpah : ” Kami mengingini kebaikan”. Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu pendusta”.

    Qs Ali Imran. 7. Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) kepada kamu. Di antaranya ada (jenis) ayat-ayat yang Muhkamaat (=ayat yang terang dan mudah dimengerti maksudnya) , itulah pokok-pokok isi Al qur’an dan yang lain (jenis ayat-ayat) Mu-tasyaabihaat (= ayat hanya Allah yang tahu maksudnya, ini bagian dari keajaiban Quran). Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta’wilnya (=artinya), padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.

    Ali Imran 140 : Jika kamu mendapat luka (dalam peperangan), maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun mendapat luka yang sama. Dan masa (kemenangan dan kekalahan) itu Kami pergantikan diantara manusia (kafir dan mumin ); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu (mumin) dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim,

    At Taubah 25-27 :” Sesungguhnya Allah telah menolong kamu di medan peperangan yang banyak , dan pada perang Hunain , yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlahmu , maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun , dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu , kemudian kamu lari kebelakang dengan bercerai-berai . Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang beriman , dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tidak melihatnya , dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang kafir . Hai orang-orang yang beriman sesunguhnya orang-orang yang musyrik itu najis , maka janganlah mereka medekati Mesjidilharam sesudah tahun ini . Dan jika kamu kawatir menjadi miskin , maka Allah nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dari karunia-Nya jika Dia menghendaki ( = fakta ternyata negara2 muslim, Arab Saudi dan sekitaranya ternyata penghasil minyak bumi terbesar didunia dan mereka negara2 makmur, tidak seperti jaman Nabi ) . Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana “.

    Al Hajj. 11. Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepian (ragu-ragu) ; maka jika ia memperoleh kesenangan, tetaplah ia dalam keadaan itu (ingat Allah), dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang (menjadi kufur). Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

    Qs Ali Imran 176 :Janganlah kamu disedihkan oleh orang-orang yang segera menjadi kafir ; sesungguhnya mereka tidak sekali-kali dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Allah berkehendak tidak akan memberi sesuatu bahagian (dari pahala) kepada mereka di hari akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.

    Ali Imran 119 : Demikianlah kamu, kamu menyukai (menghormati) mereka, padahal mereka tidak menyukai (menghormati) kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata “Kami beriman”, dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari antaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah “Matilah kamu karena kemarahanmu itu”. Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati.

    Qs Ali Imran 14. Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia (yang melalaikan), dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik .

    Qs Al Baqarah. 212. kehidupan di dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.

    Qs Ali Imran 178 :Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka, bahwa pemberian tangguh Kami (umur panjang) kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang menghinakan.

    QS. Ash Shaff 8 : Mereka(kafir) ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci
    Fushilat 26 : (Ucapan kaum kafir) : “Janganlah kamu mendengarkan dengan sungguh-sungguh akan Al’Quran itu dan buatlah kegaduhan terhadapnya supaya kamu dapat mengalahkannya”.
    Al Baqarah 14 : Dan bila mereka( kafir) berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: “Kami telah beriman”. Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan ( kelompok) mereka, mereka mengatakan: “Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok.”
    Baqarah 15 :” Allah (membalas) memperolok-oloknya dan (yaitu) membiarkan mereka meraba-raba (bingung) dalam kesesatan mereka “.
    QS. At Taubah :48) Sesungguhnya dari dahulupun mereka telah mencari-cari kekacauan dan mereka mengatur pelbagai tipu daya untuk (merusakkan)mu, hingga datanglah kebenaran…
    QS. Ali Imran :54) Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya
    QS. An Nissa:89 : Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan diantara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah.
    Qs Al Baqarah. 6. sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tetap tidak juga akan beriman,
    QS. An Nahl 127 :Bersabarlah dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka (kafir) dan janganlah kamu bersempit dada (sakit hati) terhadap apa yang mereka tipu dayakan (dengan ucapan atau perbuatan).
    Qs Qaaf 39 : maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka (kafir) katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam .

    QS. Al’An’aam:123) Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan. Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya.

    QS. Ali Imran:120 :Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka (kair) bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.
    Al’ Ghaasyiyah 21-22 :” Maka berilah peringatan karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan . Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka”.

    Al’Baqarah 185 : “ Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesulitan bagimu “.
    Al’Hijr 16 :” Dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang “.
    Al’Mulk 5 :” Sesunguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang “.
    :Al Hajj 5 : ” …dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah “.
    An Naml 60 : “ …Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah “.
    An Nahl 6 : “ Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya ( = ternak) , ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ketempat pengggembalaan “.
    At Tagabhun 3 :” …Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu…”.
    Qs At Taha 124 :” Dan barang siapa yang berpaling dari ketentuan-Ku maka sesunguhnya baginya kehidupan yang sempit dan Kami akan mengumpulkannya kelak kemudian hari dalam keadaan buta tidak bisa melihat “.

    An Nahl 106 : “ Kecuali orang yang dipaksa kafir tetapi hatinya tetap beriman “.

  73. 73 joyo 1 October 2007 at 23:47

    panjang bener ya…
    Sesungguhnya daun berwarna hijau dan langit berwarna biru, maka bintang bintang pun bercahaya di saat matahari tenggelam. Lalu…

    *bletak…ditimpuk empunya blog*

  74. 74 Iwan Awaludin 3 October 2007 at 11:22

    Tulisan panjang tapi lumayan enak lah di baca. Yang ampun tuh, koq ada ya yang ngasih komentar panjang. Hue hehehe.
    Baguslah masih pada mikir dalam beragama. Saya mah sekarang sedang berusaha jujur aja, beragama seharusnya bikin tenang. Jadi ngga mikirin terlalu banyak dalil. Kalo emang itu nyaman buat gue, ya gue jalanin. Kalo ngga, ya gue tinggalin. Seperti kata Gus Dur, beragama aja koq repot.

  75. 75 winta 3 April 2008 at 17:23

    RUmit bgT bCa_y…pnjNg G….
    tp bgZ ko’….

  76. 76 Pak Jenggot 10 September 2008 at 19:43

    Afwan, Ana la afham

  77. 77 bule 12 February 2009 at 00:33

    ni orang boleh dibilang kafir! Sok pintar… padahal otaknya kosong.. hua..hua.. ketahuan banget tolol.

  78. 78 joesatch yang legendaris 12 February 2009 at 02:10

    @ bule

    gyahahaha…
    kalo gitu kasih tau, dong, yang pinter itu harusnya kayak gimana? jangan cuma nunjukin kesalahan orang tapinya ndak bisa mbenerin, ah😛

  79. 79 joko 4 July 2009 at 22:58

    Orang pinter cuma satu yang dia tahu, bahwa dirinya tidak tahu apa2 (bego)

  80. 80 a! 27 November 2009 at 15:02

    dowo tenan tulisane. tapi asik sih dibaca. apalagi pas hari jumat begini. :p


  1. 1 Sulitnya Indonesia « Enaknya Berselimut Trackback on 15 August 2007 at 14:15
  2. 2 Sholat itu nomor 2 « kang tutur’s weblog Trackback on 15 August 2007 at 14:54
  3. 3 Jangan Suka Terlalu….. « Usaha Manusia Trackback on 15 August 2007 at 18:23

Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: