Lama tidak menambah isi blog. Lama tidak menulis, jari jari serasa kaku. Saya tidak menulis karena saya sedang pura pura sibuk, atau sebut saja sok sibuk. Apa sajakah itu? Mari saya tuliskan sedikit supaya pemanasan menulis.

Saya sedang mengurus berbagai surat surat sebagai tanda saya masih suci dari kriminalitas. Atau sebut saja surat keterangan bukan maling yang dikeluarkan oleh kepolisian setempat.

Suratnya baru saja selesai, namanya Surat Keterangan Cukup Keren (SKCK). Dikeluarkan oleh Kepolisian Resort Kota Banjarbaru. Biaya administrasi total 20 ribu rupiah. Waktu diminta tanda terima tidak seorang polisipun yang sanggup memberikan. Alasannya mulai dari habis sampai diam saja.

Sebenarnya tanpa surat itu saya sudah keren duluan. Eh salah, saya ini tampan dan gagah. He he. Namun surat tadi diperlukan guna melengkapi persyaratan melamar pekerjaan. Bersama dengan Kartu Kuning hasil menjegal penyerang lawan.

Apa pula kartu kuning itu? Kartu itu diperlukan guna melengkapi persyaratan memasukkan surat lamaran untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Target yang dibidik hanya menyediakan satu tempat untuk bidang saya, sementara pelamarnya kelak entah akan ada berapa.

Jadilah kompetisinya seperti kompetisi Indonesian Idol yang mencari juara tunggal. Tidak akan ada juara bersama, karena yang dicari hanya satu orang. Oke, saya terima tantangannya, hari ini saya akan urus kelengkapannya guna mendaftarkan diri berebut satu tempat yang disediakan.

Saya juga baru pulang camping. Bukan camping sih tepatnya. Jadi panitia Latihan Dasar IMPAS-B yang lebih tepat. Lokasinya di Mandiangin Kabupaten Banjar. Suara saya masih belum normal gara gara teriak teriak sekalian menghajar peserta, badan masih agak letih, dan tentu saja kondisi keuangan yang masih kacau sehingga susah untuk harus membagi antara membayar pungli di kantor polisi, bayar penggandaan berkas berkas dan legalisirnya, beli rokok, dan membayar warnet.

Satu lagi, komputer saya makin mengajak berantem. Serasa mau saya banting saja. Berikut adalah beberapa alasan kenapa saya kesal dengan komputer yang sekarang menghuni kamar saya.

  1. Volume suaranya turun sendiri, padahal sound systemnya sudah saya install ulang berkali kali. Tetapi begitu di restart atau dimatikan lalu dinyalakan lagi. Volumenya turun jadi setengah
  2. Virus masih berkeliaran, terpaksa saya install ulang lagi. Yang jadi masalah besar adalah habisnya semua program ber ekstensi *.exe. Padahal saya sudah merelakan berbagai program bajakan maupun gratisan berkestensi sama sebelumnya
  3. Memasang Ubuntu buat menghajar virus dari Windows, nyatanya malahan tidak bisa menghapus virus virus secara manual. Ada yang tau kenapa?
  4. Ubuntu tidak bisa memutar file file mp3, atau mungkin lebih tepatnya tidak menyediakan pemutar mp3 sehingga saya merasa sepi. dan Ubuntu juga sedikit sedikit minta konek internet.

Sekian dulu. Ini tulisan sangat tidak bermutu. Hanya sekedar pemberitahuan bahwasanya saya masih ada. He he he. Biar lebih kacau, saya putuskan untuk mengirim tembusan tembusan kepada beberapa blogger.