Keputusan Sulit

Ada beberapa hal yang harus saya pertimbangkan namun juga harus diputuskan. Dan hal hal tersebut bukanlah suatu hal yang mudah. Alias pengambilan keputusannya tidak semudah mengejapkan mata.

Hal Pertama: Komentar.

Menggunakan alamat lama dengan segala resikonya yaitu mendapatkan bermacam macam komentar. Mulai dari komentar sampah, ad hominem, bersifat menghujat dan memaksakan pendapat. Hingga kemungkinan dilaporkan as spam seperti yang diancamkan kepada blog ini.

Banyaknya tulisan yang tersimpan di alamat ini membuat blog ini hadir dalam berbagai kesempatan search engine. Mulai dari keyword Chika *****, video porno, Posisi dalam hubungan badan, bercinta dengan saudara kandung, Pancasila, ST 12, MP3, anti virus yang tidak perlu diinstall, Slank, Ahmad Dhani dan Maia, Jum’at, Salafy, dan keywords keywords lain yang sejenis alias berbau keagamaan. Itulah yang terjadi selama blog ini berpuasa dari tambahan posting.

Yang saya dapatkan? Serangan dari pembaca yang berstatus bukan pengguna wordpress. Sehingga saya berfikir akan menutup komentar buat orang orang yang tidak sign in ke dashboardnya di wordpress. Dengan kata lain, para komentator yang datang hanyalah orang orang yang punya alamat xxx.wordpress.com. Namun hal itu sebaiknya tidak saya lakukan. Saya malu dengan Bang Arif, Bang Fertob, juga almarhum Wadehel.

Blog saya tidak terkenal dan tidak seterkenal mereka. Namun mereka yang terkenal itu tidak membatasi komentar di blognya. Menyalakan moderasi pun tidak. Masa saya yang tiap postingannya dapat tidak terlalu banyak komentar harus menyombongkan diri dengan membatasi komentar?

Bang Jarar mungkin melakukannya dengan alasan bahwasanya sudah terlalu banyak komentar yang mengganggu. Bukan hanya menggangu pembaca yang serius dan memberikan perhatian kepada tiap artikel di alamat beliau. Namun juga komentar yang datang sudah memicu perdebatan lebih jauh sampai sampai kepada pemalsuan identitas. Jadi wajar jikalau beliau memberlakukan moderasi atau bahkan mengahapus komentar yang mengganggu.

Jadi kesimpulannya. Blog saya tidak sebegitu terkenalnya, tidak juga dapat banyak komentar, apalagi yang bersifat out context hingga ad hominem. Dengan demikian saya memutuskan untuk membuka lebar lebar kesempatan berkomentar.

Hal Kedua: Pembaca.

Ini adalah hal tersulit. Saya memang melarikan dari dengan membuat blog baru. Di sana saya merasa tenang. Statusnya sebagai blog baru membuat komentar yang datang hanyalah dari orang orang yang benar benar ingin berkomentar kepada isi.

Tidak ada perang komentar seperti di artikel ini. Ditambah lagi isinya yang memang damai damai saja. Tidak memicu permusuhan dan perdebatan. Mungkin karena statusnya yang memang tidak terkenal itu.

Namun. Sebagai makhluk hidup berjenis manusia, rasa tidak puas kembali timbul. Melihat postingan saya yang nampaknya layak dijual ke publik hanyalah mendapatkan sedikit tanggapan saya mulai berfikir ulang dengan alamat baru tadi.

Saya akui dengan jujur seikhlasnya bahwasanya tujuan saya menulis adalah agar dikonsumsi publik. Bukan untuk di baca sendiri. Saya ingin tulisan saya di baca orang orang, setidaknya seIndonesia karena saya banyak menggunakan bahasa Indonesia.

Alamat baru sangat tidak mendukung hal tersebut. Bukan dilihat dari jumlah komentarnya. Melainkan dari daftar kunjungan macam tembusan dari search engine. Sehingga saya berfikir untuk kembali mengisi blog Generasi Biru.

Mungkin terkesan gila popularitas atau kecanduan statistik. Namun, kembali lagi pada pertimbangan bahwasanya keinginan saya menulis untuk dikonsumsi publik. Saya malas mengirim ke media cetak karena terlalu paranoid dengan mutilasi dan modifikasi dari para redaktur media cetak yang menerima tulisan saya. Selain itu tulisan saya juga cenderung tidak formal.

Dengan menggunakan alamat lama. Setidaknya pembaca saya lebih banyak daripada alamat baru. Dengan demikian, tulisan saya bisa dibaca dan disebarluaskan kepada banyak orang.

Hal Ketiga: Tidak Konsisten.

Kembali lagi menggunakan alamat lama menunjukkan ketidak-konsisten-an. Padahal sudah pamit. Meski saya tidak berkata seperti matinya manusiasuper.

Kepergian saya dahulu sudah saya katakan di artikel ini. Berikut pula alasannya. Beberapa alasan sudah tidak membosankan lagi. Beberapa malahan semakin membosankan. Sehingga saya berfikir keras, berfikir berulang ulang hingga memakan waktu berminggu minggu untuk memutuskan: Apakah yang akan saya lakukan? Kembali ke alamat lama ataukah bertahan dengan alamat baru?

Pertimbangan

Pertama. Kembali atau tidak ke alamat baru. Yang lebih penting adalah kesanggupan saya mengisi blog. Dengan keterbatasan kesempatan dan kecepatan koneksi, apakah saya bisa bertahan mengisi blog. Apakah iya isi blog bisa bertambah secara reguler?

Kedua. Blog lama isinya kacau. Banyak yang perlu diperbaiki. Sementara yang lama sudah sesuai keinginan saya. Seperti Hello Worldnya yang tidak dihapus. Tulisannya rata kiri semua. Judulnya pendek pendek. Halaman utamanya tidak berjubel.

Ketiga. Ini yang paling penting dan membuat saya akhirnya memutuskan untuk kembali menggunakan alamat ini. Blogger blogger macam Bang Arif, Bang Fertob, Mas Agorsiloku, Antobilang, dan Satrianto tetap menggunakan alamat mereka. Bisa saja mereka membuat alamat baru. Namun toh mereka tetap setia dengan alamat yang ada. Sehingga sayapun memutuskan untuk bertahan di alamat yang ini.

Alamatnya mungkin kepanjangan. Isinya mungkin tidak teratur. Tanggapan komentarnya juga banyak salah tulis dan tidak memuaskan. Namun saya memang akui bahwasanya saya masih cinta blog ini.

Saya memang pernah lari, dan blog pelarian tersebut akan saya biarkan untuk kemudian saya tutup sesi komentarnya. Atau saya jadikan semua tulisannya menjadi tulisan pribadi. Sementara isinya dipindahkan ke alamat lama. Selanjutnya, apapun yang terjadi, saya akan bertahan dengan alamat [kosongempatsembilan.wordpress.com].

I would like to call this post as my next Hello World. I would like to say that I choose to fight back to blog, and then I will continue writing in this blog. Thanks for all your support while I am away. Thanks for everybody who kept commenting and visiting my blog. Thanks for everyone who still came here. Here I am. I AM BACK!!!.

29 Responses to “Keputusan Sulit”


  1. 1 danalingga 10 December 2007 at 19:47

    Welcome back!!!

    Btw, blog yang kemaren masih di pake nggak?

  2. 2 dnial 10 December 2007 at 19:48

    Asyik…. 49 balik dengan segala kontroversinya….

    Welkombek…

  3. 3 cK 10 December 2007 at 20:02

    fariiiiddddd welkombeeeeekkk!!!!

    *tiup terompet*

  4. 4 antobilang 10 December 2007 at 20:03

    Hahahaha. Oke ya kucatat. Jangan berubah2 lagiπŸ˜€

  5. 5 Neo Fortynine 10 December 2007 at 20:18

    @danalingga: Dibiarkan hidup. tidak di pakai. komentarnyajuga ditutup Mas

    @dnial: Jangan gitu Mas, jadi ga enak nich. makasih atas sambutannya

    @cK: Terima kasih

    @antobilang: Iya. kali ini aku akan setia dengan alamat ini. Janji

  6. 6 Amed 10 December 2007 at 20:46

    Woi jangan dobel konten!!! Ntar disuspen loh! Hapus aja yang gak kepake, daripada bernasib buruk seperti saya…

  7. 7 Mrs.Fortynine 10 December 2007 at 21:22

    jujur aja, aku lebih seneng kamu versi ini Mas…πŸ™‚
    selamat datang kembali…
    *peluk hangat*😳

  8. 8 erander 10 December 2007 at 21:57

    Gpp koq Rid .. balik maneh. Yang penting kan menjadi lebih baik. Abang pikir, sekarang kamu sudah lebih matang. Mungkin setelah bertapa di puncak gunung kali ya?? .. dapat wangsit apa ya??

    Apa pun .. abang lebih enjoy bertamu ke tempat mu di rumah yang lama. Karena itulah dirimu yang sejati. Tidak berpura2 dan apa adanya.

    Memang .. sejalan dengan usia dan pengalaman. Manusia makin lama makin bijak dan arif. Semoga itu juga terdapat pada dirimu. Senang mengetahui dirimu telah kemballi disini.

    Oya .. abang sekarang sudah di Kalimantan lagi.

  9. 9 Mrs.Neo Fortynine 10 December 2007 at 22:04

    eiya sayang… aku ganti nama Lagi…😳

    seneng pake nama ini…
    πŸ˜€

  10. 10 hugy78 10 December 2007 at 23:01

    keputusan sulit.. sesulit apapun pasti ada jawabanya
    maaf orang baru nih ikut nimbrung, met knal semuanya

  11. 11 deKing yang biasa2 saja 10 December 2007 at 23:36

    Welkam bΓ©k bro…

  12. 12 GRaK 11 December 2007 at 02:18

    sip..

  13. 13 almascatie 11 December 2007 at 03:32

    nah akhirnya sayah ga binun lagi dah
    kosongempatsembilan dah balik..

    *ganti blog lansung ta kirim rudal aja ke kalimantan*πŸ˜†


    welkam bek boss!!

  14. 14 Hoek Soegirang 11 December 2007 at 11:25

    gyahahahaha…
    bagossss!!!!
    welkombek kalo begidu!!!
    *masang lafak, nyiafin temfad, nunggu fostingan*
    gyahahahahahahahaha….

  15. 15 itikkecil 11 December 2007 at 12:50

    welkam bek:mrgreen:

  16. 16 Bindrang 11 December 2007 at 21:42

    Loe balik lagi ya..?? tenang aja, kalau ada apa- apa ntar kita selesaikan secara adat aja gimana?
    btw… maen ke pondok auk kenalah. masih banyak diskusi yang belum selesai, mungkin…

  17. 17 Mihael "D.B." Ellinsworth 12 December 2007 at 14:43

    Makanya, permasalahan yang mungkin didapat denagn 2 URL membuat saya enggan menipu diri membuat yang baru. Lagian membangun popularitas dan caci maki saja sudah sulit.πŸ˜€

  18. 18 Neo Fortynine 12 December 2007 at 16:50

    @Amed: Terima kasih atas info dan sarannya. Dipertimbangkan masak masak.

    @Mrs.Fortynine: *Balas pelukan*

    @erander: Amin. Terima kasih atas dukungannya. Sekarang di Kalimantan mana? Kalbar Lagi?

    @Mrs.Neo Fortynine: Maksudnya nama yang jadi nick name?

    @hugy78: Terima kasih. Salam kenal juga.

    @deKing yang biasa2 saja & GRaK: Terima kasih..

    @almascatie: ga usah bingung bos. Inilah saya apa adanya. Terima kasih atas sambutannya

    @Hoek Soegirang, itikkecil, Bindrang: Terima kasih sambutannya. Saya memang akan mencoba bertahan dengan alamat ini apapun yang terjadi.

    @Mihael “D.B.” Ellinsworth:

    membangun popularitas dan caci maki saja sudah sulit

    Maksudnya? Punya blog demi yang begituan?

  19. 19 morishige_pulang_fieldtrip 13 December 2007 at 01:24

    swiwiwiwiwiwit..:mrgreen:

  20. 20 warmorning 13 December 2007 at 11:55

    kadang keputusan sulit akan menghasilkan sesuatu hasil yg lebih mudah, perhaps…

  21. 21 sezsy 13 December 2007 at 12:37

    aku juga sayang….

  22. 22 Neo Fortynine 15 December 2007 at 12:43

    @morishige_pulang_fieldtrip:πŸ˜›

    @warmorning: Amin

    @sezsy: Sayang apa Sez?

  23. 23 Dekisugi 17 December 2007 at 19:48

    mbeuhhhh…terpaksa ngedit blogroll lagi

  24. 24 Neo Fortynine 17 December 2007 at 22:52

    @Dekisugi: Thanks atas kesediaannya mengedit blogroll. Maaf merepotkan anda

  25. 25 agorsiloku 25 December 2007 at 15:40

    Betul, keputusan sulit. Namun, memindahkan alamat,seperti pindah rumah… banyak kamar yang harus disiapkan dan siap mengabari semua penggemar untuk tidak kehilangan jejak. Di Marketing memang ada usaha untuk mengubah citra dengan mengganti merek. Sering biaya perubahan citra menjadi sangat mahal dibanding membuat citra baru. Mengapa?, karena konsumen (pembaca) ingat yang pertama. Itu karenanya Gudang Garam, tetap bertahan dengan namanya, Coca Cola dengan namanya. Sedang yang berganti nama, secepat itu pula konsumennya lupa. Jadi seperti pada komen, walah… blogroll saya diedit lagi, atau lha… blogrollnya sudah nonaktif (padahal aktif di tempat lain)…

  26. 26 Fortynine 25 December 2007 at 17:00

    Saya berusaha mengabari Mas. Sayangnya koneksi saya masih sanagt minim. jadi terpaksa secara perlahan saja. terima kasih atas dukungannya Mas Agor

  27. 27 anna 27 December 2007 at 12:35

    wah… bloggroll nya anna hrs ganti link lagi nih ke kosong empat sembilan.. kemarin dulu sempet dibilang nyasar kan?????


  1. 1 Ketemu Pak Urip « A Journal of A Not-Superman Human Trackback on 24 December 2007 at 17:05
  2. 2 Setahun Di Wordpress « A Sort of Homecoming Trackback on 19 February 2010 at 19:09

Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: