Mau Diapakan?

Saya mau sedikit bercertia tentang kejadian beerapa tahun yang lalu di daerah sekitar tempat tinggal saya. Beberapa tahun yang lalu, Uni Eropa alias Europe Union menacapkan kukunya atau sebut saja melebarkan sayapnya hingga Kalimantan Selatan dan Tengah. Kantor Uni Eropa yang berdomisili di Banjarbaru kebetulan adalah bagian yang menangani South and Central Kalimantan Forest Project.

Hutan yang di mana yang diproyek oleh mereka, atau proyek bagaimana yang dijalankan mereka di hutan Kalimantan Selatan dan Tengah saya tidak pernah tahu. Yang saya tahu hanyalah mobil dinas mereka setiap hari keluar dan berseliweran dari kantor Uni Eropa. Kadang datang kembali dengan kondisi kotor laksana sehabis menjelajah hutan. Atau mobil mobil dinas tadi sekedar mengantar bule bule itu ke diskotik hingga larut malam.

Yang paling dekat dahulu adalah Italiano dan Finnish yang jogging setiap pagi dengan hanya mengenakan celana kolor. Padahal di dekat rumah saya ada sekolah menengah, sehingga dikala pulang ke rumahnya, si Italiano bertemu dengan siswa siswi SMU yang sedang berangkat sekolah. Toh dia cuek saja dengan kondisi tutup badannya.

Uniknya, kalau mereka ditanya “Where do you come from?” jawabannya selalu “Saya orang Indonesia”, atau “Saya dari Indonesia” jawabnya dengan bahasa Indonesia yang cukup fasih. Namun kalau dia habis jalan jalan atau datang kantor, jangan coba coba tanya “dari mana saja mister?” atau “dari mana tadi?”. Karena dia pasti berubah tidak senang, raut pada wajahnya berubah seraya menjawab “Darimana? Dari Afrika!”.

*Sok tahu mode ON*

Awalnya saya bingung, hingga kemudia saya menyadari, bahwasanya dalam kebudayaannya orang Eropa dan Amerika Serikat atau sebut saja kebudayaannya orang bule/orang barat, ada beberapa hal yang tabu untuk ditanyakan antara orang orang yang belum kenal dekat, atau baru saja berkenalan. Seperti menanyakan status perkawinan/pernikahan, besaran gaji, agama yang dianut, hingga pertanyaan darimana saja?

Lagipula sampai sekarang saya juga tidak tahu apa bahasa Inggrisnya “darimana kamu?” yang berarti menanyakan tujuan sebelum kita bertemu lawan bicara. Yang saya tahu, “Where do you come from?” adalah menanyakan asal negara atau daerah seseorang, bukan darimana dia barusan.

*Sok tahu mode OFF*

Selain itu, ada juga si British yang setiap pagi baca Herald Tribune dan Jakarta Post di teras rumah kontrakannya sambil mendengarkan lagu Gigi. Iya Gigi! Band yang vokalisnya Armand Maulana dan Gitarisnya Dewa Budjana itu. Uniknya, waktu ditanya apa dia mengerti lagu GIGI yang sering diputarnya itu, ternyata si British itu tidak mengerti sama sekali. He he.. Ternyata bukan hanya orang Indonesia saja yang suka mendengarkan lagu asing tanpa tahu arti dan maknanya, orang bule juga suka mendengarkan lagu asing tanpa tahu maknanya.

Ada juga kejadian saat bule bule itu marah marah pada petugas pencatat meteran PDAM yang menuju di rumah mereka. Karena petugas pencatat membuka pagar rumah guna masuk dan melihat meteran, bule bule penghuni rumah marah marah sambil bertanya macam macam. Gilanya lagi, waktu itu rumah tempat berlangsungnya kejadian diisi oleh orang yang kurang fasih berbahasa Inggris.

Nampaknya dia marah marah dalam bahasa aslinya yang saya juga tidak sanggup mendeteksi bahasa apakah itu. Sesekali dia mengajukan pertanyaan dalam bahsa Inggris yang patah patah campur bahasa Indonesia yang njelimet. Saya hanya tertawa menyaksikannya. Sambil berusaha menjelaskan kepada mereka dalam bahasa Inggris yang tidak kalah kacau pula. He he he.

Ada juga yang pertama kali datang kerumah kontrakannya, kemudian terbangun seraya melompat keluar rumahnya di kala adzan subuh berkumandang. Dia mengira ada semacam alarm bahaya atau sinyal lain. Sambil terbengong bengong dia keluar rumah memandangi Langgar dekat rumah saya yang sedang berbunyi nyaring karena muadzin sedang asyik test vokal dan test megaphone itu.

Saya yakin, tidak sedikitpun si bule mengerti bahasa Arab. Bahkan saya juga yakin dia tidak mengerti bahwasanya suara yang keluar itu adalah suara adzan alias panggilan untuk menunaikan ibadahnya orang Islam. Bahkan kemungkinan besar hari itu adalah hari pertama dia mendengar suara adzan sekeras dan sedekat itu. Satu satunya yang dimengerti olehnya adalah: ITU POLUSI SUARA! kebisingan atau semacam sinyal bahaya macam alarm peringatan gempa dan evakuasi bangunan. Lagi lagi para tetangga yang harus menjelaskan kepada bule bule ini.

Ada juga ibu ibu asal Sweden yang setiap sore berkeliling jalan jalan menikmati keadaan sore yang senyap, cerah, dan indah di sekitar kediaman kami sambil membawa anak kecilnya yang imut mungil macam anak orang orang bule di tv 😛

Atau si nyonya berbadan super besar, mungkin lebih layak kalau disebut sebagai nenek nenek bercicit banyak yang merokok Malboro tanpa henti, sambil menceritakan bahwasanya saat saat awal tahun merupakan saat dimana kondisi cuaca sedang dingin dinginnya di negara asalnya di daerah Skandinavia sana.

Juga si bule asal Manchester yang sudah menjadi fans setia Manchester United sejak tahun 1960’an. Padahal tampangnya masih seperti pria akhir 20’an. Nyatanya dia bercerita bahwasanya usianya sudah kepala empat. Itu bukan saya yang menanyakan usianya lhoo. Dia sendiri yang berapi api dalam bercerita, padahal kami hanya ngobrol soal football saja pada awalnya.

Waktu party di salah satu rumah kontrakan para pegawai Uni Eropa, saya juga menemui bule sombong berperut buncit yang sedang asyik menikmati Whiskey sambil bergerumul dengan dua cewe Indonesia. Daia hanya mau bertegur sapa dengan ramah kepada wanita saat itu. Sementara kalau laki laki yang mengajak bicara. Dia hanya menjawab “No!”. Edan!

Hidup mereka para bule kebayakan memang tidak lepas dari yang namanya miras alias minuman keras. Ketika mereka semua pindah rumah, rumah rumah yang dikontrak oleh mereka biasanya dipenuhi oleh botol botol bir dan anggur yang bermerek tak lazim. Mereknya merek merek import dan botolnya bagus bagus. Yang jelas, mereka juga memang suka minuman macam bir bintang atau bir anker. Namun tentu saja, buat apa mengambil botol botol kelas lokal dan loakan itu.

Orang tua saya sendiri biasanya mengumpukan botol botol unik dari berbagai merek import untuk dikoleksi. Sayangnya, sekarang koleksi botol botol itu sudah berkurang drastis. Saya tidak tahu kemana, mungkin dibuang oleh orang tua saya, mungkin disumbangkan atau dijual.

Sekarang. Uni Eropa sudah bubar kantornya di Banjarbaru. Mungkin mereka sudah selesai dan cukup kaya setelah mengeruk hutan di Kalimantan Selatan dan Tengah, atau mungkin hutan Kalimantan Selatan dan Tengah sudah habis dikeruk oleh mereka. Yang jelas, kantornya di dekat rumah saya sudah kosong. Dan akan dihuni oleh penghuni baru dari instansi pemerintahan.

Berhubung saya kenal dengan penjaga malam gedung mereka, maka si penjaga menawarkan kepada saya buku buku warisan para bule itu. Ada berbagai buku dalam bermacam bahasa. Ada bahasa Swedia, Belanda, Jerman, dan tentu saja yang paling banyak adalah bahasa Inggris.

Nah, yang paling banyak adalah novel novel bahasa Inggris yang saya amankan. Maka masalahpun timbul. Buku buku tersebut mau diapakan? Dibaca? Membaca “Broken Wings”nya Kahlil Gibran saja saya butuh waktu sekitar 2 minggu untuk menyelesaikannya.

Ditaruh dan disimpan saja di rumah, tempat penyimpanannya yang terbatas. Mungkin akan saya jual ke perpustakaan (emang bisa ya?). Atau ada yang berminat membelinya?

Sebagai catatan, buku buku tersebut kondisinya masih bagus bagus. Semuanya kalau dilihat dari label harganya berharga antara 4 sampai 10 US Dollar. Kebanyakan dibeli dari Inggris, Amerika Serikat, atau Singapura dan Malaysia. Di bagian akhir postingan akan saya cantumkan daftar buku buku tadi. Siapa tahu ada yang lebih memerlukannya daripada saya. Mungkin bisa kita diskusikan lebih lanjut.

Inilah daftar buku buku tadi. Semuanya novel. Disortir berdasarkan nama pengarang

  1. Alistair MacLean : The Lonely Sea
  2. Amy Tan : The Bonesetter’s Daughter
  3. Anita Shreve : The Last Time They Met
  4. Arthur Hailey : Overload
  5. Arthur Hailey : The Money Changers
  6. Barbara Taylor Bradford : A Sudden Change Of Heart
  7. Beverly Harper : The Forgotten Sea
  8. Brett Lott : Jewel
  9. C. S. Merten : Der Todesvogel
  10. Clive Baker : Gelilee
  11. Clive Cussler : Inca Gold
  12. Frank Conroy : Body And Soul
  13. Frank McCourt : ‘Tis A Memoir
  14. Gerald Seymour : Red Fox
  15. Ginna Gray : For The Love Of Grace
  16. Hammond Innes : The Big Footprints
  17. Ian Rankin : Set In The Darkness
  18. J. M. Coetzee : Disgrace
  19. James H. Jackson : Cold Cut
  20. Joanne Harris : Blackberry Wine
  21. Ken Follet : Hornet Flight
  22. Ken Follet : The Hammer Of Eden
  23. Laurie R. King : A Darker Place
  24. Len Deighton : Mamista
  25. Lisa Gardner : The Survivors Club
  26. Martin McGarland : Fifty Dead Men Walking
  27. Mertin Geck : Johann Sebastian Bach
  28. Nancy Taylor Rosenberg : Trial By Fire
  29. Nicolas Freeling : Castang’s City
  30. Patrick Robinson : USS Seawolf
  31. Robert Goddard : Beyond Recall
  32. Robert Ludlum : The Tristan Betrayal
  33. Robert Mason : Chickenhawk
  34. Sakyo Komatsu : Japan Sinks
  35. Sean O’Callaghan : The Informer
  36. Stephen J. Cannell : Riding The Snake
  37. Steve Alten : Meg
  38. Tom Clancy : The Bear And The Dragon
  39. Tom Clancy : Patriot Games
  40. Tom Clancy’s Net Force : Hidden Agendas
  41. Tom Clancy’s Op-Center : State Of Siege
  42. Tom Clancy’s Op-Center : Balance Of Power
  43. Tom Clancy’s Power Plays : Bio-Strike
  44. Tony Macaulay : Enemy Of The State

28 Responses to “Mau Diapakan?”


  1. 1 Guh 27 December 2007 at 21:00

    kalau semua itu dipak, lalu dikirim kesini, kira-kira saya harus transfer berapa ke BCA anda?😀

    Jawab via PM/email ya. Thank you.

  2. 2 Dekisugi 27 December 2007 at 21:14

    ada komik Tintin, ga?

  3. 3 antobilang 27 December 2007 at 21:52

    Ada yang esek2?

  4. 4 greenprog 27 December 2007 at 22:15

    kayanya tu buku asyik2, tapi sayang… saya hanya bisa membacanya, namun tidak tau artinya. hahaha…. salam..

  5. 5 Neo Fortynine 27 December 2007 at 22:26

    @Guh: Terima kasih. Sudah kita diskusikan bukan?

    @Dekisugi: Novel semua

    @antobilang: Emangnya novel Freddy S ?

    @greenprog: Salam kembali. saya juga kurang mengerti semua isinya

  6. 6 istrinya Farid 27 December 2007 at 23:36

    wadyah Mas… dari semua judul yang ada, keknya satupun blom ada yang pernah aku sentuh…
    enakan nyentuh kamu, kale…:mrgreen:😆

    betewe, mending disimpan aja… entar kita kumpulin sama buku n novel yang lain, terus bikin perpustakaan biar anak anak kita nanti demen baca kayak Ayah – Bundanya.
    😳

    *membayangkan bikinpunya anak anak yang imudz n menggemaskan*

  7. 7 Pyrrho 28 December 2007 at 02:18

    Mas, saya boleh pesan 1 buku nggak ?🙂 Itu buku karangan J.M. Coetze : Disgrace. Masalahnya saya juga lagi ngumpulin beberapa buku Coetze dan baru beberapa yg dapet, dan buku Disgrace itu nggak ada di koleksiku.

    btw, kalau ngirim ke sini [Jakarta], kiri-kira ongkos kirimnya berapa, sama harga buku Cotze itu. Lewat email saja jawabnya ya mas…🙂

    *tp kalau hibah jg nggak apa-apa*:mrgreen:
    *suer, cuma JM Coetze aja, yg lain nggak terlalu tertarik*😉

  8. 8 cK 28 December 2007 at 02:56

    minta yang nomer 12 donk. ingat! minta! bukan beli… 8)

  9. 9 almascatie 28 December 2007 at 08:58

    wah ada pembagian buku gratis?? minta dong…
    pokoknya satu aja deh buat belajar bahasa linggis 😆

  10. 10 calonorangtenarsedunia 28 December 2007 at 10:22

    saya minta semuanya!!!

    tapi pgn yg the hammer of eden donk. Brp, Rid?

  11. 11 Amed 28 December 2007 at 10:26

    TOM CLANCY!!!!
    *Siap-siap meluncur ke Banjarbaru*

  12. 12 rozenesia 28 December 2007 at 13:25

    Eh? Postingan panjang cuma mau jelasin sejarah dapat buku plus jualan buku…😐

    Aiy? Ada Japan Sinks-nya Sakyo Komatsu??
    Pesen!! Kirim ke Jogja kira-kira berapa yah?

    Btw, ini ga maen-maen.😐

  13. 13 extremusmilitis 28 December 2007 at 13:49

    Wa…buku-nya keren-keren euy. Bro, aku booking yang nomor 27 dan 30 bisa ?😛

    Btw, ya seperti yang kamu bilang emang dalam hubungan Internasional ber-dasar-kan pengalaman-ku sih ada 3 hal tabu yang paling di-hindari:
    Menikah/Belum plus Punya Anak/Tidak
    Agama/Tidak Ber-Agama
    Gaji Besar/Kecil

    dan aku pernah di-anggap melakukan penyerangan hak asasi dulu sekali di-awal-awal aku ber-adaptasi dengan mereka:mrgreen:

  14. 14 laufi 28 December 2007 at 16:05

    kaya’ rozonesia, saya juga mw bilang, postingan yg panjang ini cuma bwt nawarin buku?
    beidewei, bukunya Jostein Gaarder: Maya, ada ga?

  15. 15 Neo Fortynine 28 December 2007 at 17:07

    @istrinya Farid: Silakan nyentuh saya. Saya nda melarang kok. Dikumpulkan? Hmmm…kalau bisa dijadikan duit, kayanya lebih oke Sayang

    @Pyrrho: Oke Bang. kita lanjutkan melalui imel. kalau saya ga bisa ol, nanti saya wakilkan kepada istri

    @cK: Ga bisa. Kalau pinjam saja sich saya mau. Gimana?

    @almascatie: alamat dan cara kontak dulu. Nanti kita lanjutkan. Gimana?

    @calonorangtenarsedunia: nanti di hubungi lagi via YM atau sms.

    @Amed: Nyewa!

    @rozenesia: Satu peminat lagi nich. Nanti dihubungi lebih lanjut

    @extremusmilitis: Bisa. nanti kita bicarakan lebih lanjut. Ho ho. Mungkin itu sekedar misintepretrasi budaya saja kok.

    @laufi: selain yang tidak ada di daftar berarti tidak ada Mas

  16. 16 rajaiblis 28 December 2007 at 17:23

    dari 44 di list tersebut …
    masing-masing ada brp eksemplar ya ?

    wakkakakkakaaaa …

  17. 17 cK 28 December 2007 at 17:48

    bentar lagi saya ulang tahun (masih agak lama sih), jadi mesen yang nomer 12 buat kado… *maksa*

  18. 18 bacteria 28 December 2007 at 22:58

    buset . . . panjang banget bro

  19. 19 Mrs. Neo Fortynine 29 December 2007 at 01:12

    hihi… makasih Sayang…buat free book-nya…

    muah!

    entar, kamu aku kasih free #@@#%@# juga deeeh…
    😳

  20. 20 iNyoNk 29 December 2007 at 09:44

    ono naruto tarak? :mrgreen:

  21. 21 Neo Fortynine 29 December 2007 at 14:21

    @rajaiblis: Wah, nda tau

    @cK: Kenapa ga minta kado sama si dia aja?

    @bacteria:😛

    @Mrs. Neo Fortynine: Sama sama. Saya tunggu

    @iNyoNk: Ga ada.

  22. 22 rozenesia 29 December 2007 at 15:43

    Ini jadi ajang trading yah?😕

  23. 23 extremusmilitis 30 December 2007 at 19:47

    Met Tahun Baru 2008
    Wish You All The Best And Success
    Salam Militis!!!:mrgreen:

  24. 24 Neo Fortynine 30 December 2007 at 23:23

    @rozenesia: Bisa jadi

    @extremusmilitis: Salam kembali

  25. 25 evan 1 January 2008 at 00:39

    bikin perpus pribadi aja,om….

  26. 26 Neo Fortynine 8 January 2008 at 20:34

    @evan: Kekurangan tempatnya Mas

  27. 27 gema yudha 4 January 2009 at 06:36

    bos, disgracenya masih ada ga?
    ku pesen dong kalo masih ada. penting banget.
    klo udah berpindah tangan, tolong dong dihubungkan.
    masalah hidup ni, soalnya.

    kutunggu di imel ya..

    trims

  28. 28 Fortynine 12 October 2011 at 07:17

    @gema yudha: sorry boss….dah pindah tangan, dan sialnya saya lupa pindah tangannya ke siapa….


Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: