Mutilasi komentar

Selama ini saya menganut faham yang juga dianut oleh Bangaitop, Wadehel, dan Joesatch yaitu membiarkan komentar masuk tanpa mengedit atau menghapusnya.

Namun, setelah saya liat liat, postingan saya banyak yang di komentari dengan kekacauan. Para komentator yang mengomentari dengan caci maki atau bersifat memaksakan kehendak bagi saya bukan masalah besar.

Namun bagaimana dengan kasus copy paste seperti B Ali? Nampaknya saya juga akan membersihkannya. Tapi masih rencana saja. Maklum. Fakir koneksi.

Oh iya, siapa lagi dari anda yang menganut faham yang sama dengan saya? Dan tentunya anda tidak menghapus komentar karena bukan dengan alasan bahwasanya anda tidak tahu cara menghapus komentar yang masuk. Melainkan memang membuka kesempatan berkomentar seluas luasnya. Betul?

24 Responses to “Mutilasi komentar”


  1. 1 itikkecil 8 January 2008 at 10:09

    kalo orang itu menghujat saya, biarin ajalah asal jangan jualan di tempat saya saja.

  2. 2 danalingga 8 January 2008 at 10:31

    Kalo saya sih menghapus komentar yang menurut saya memang perlu di hapus.

  3. 3 Dekisugi 8 January 2008 at 13:07

    saya ndak pernah ngapus. kasian, udah capek2 kopi paste habis itu malah dihapus. tapi kalo misalnya komen yang model kayak gitu – alhamdulillah – kebetulan langsung masuk akismet, ya sudah, terima nasib saja bakal saya hapus semuanya😀

    intinya, tetap tidak menghapus komentar model apapun yang masuk setelah lulus umptn via akismet, hohohoho

  4. 4 awaludin 8 January 2008 at 15:13

    saya hampir ga pernah menghapus, emang komentar mana yang mau dihapus. Ngga ada yang komentar koq hehehe, yang nyambangin aja sedikit apalagi yang komentar.
    Pernah menghapus, komentar saya sendiri karena ngga ada lagi yang ngasih komentar. Seperti mengirim e-mail ke alamat e-mail sendiri gitu lah.

  5. 5 sezsy 8 January 2008 at 15:47

    (“,) itikkecil
    asal bukan MLM?? hehehe

    kalu sayah, setuju sama kang awaludin..
    karena jarang yang berkomentar, jadinya saya ga pernah ngapus komen orang :p

  6. 6 Nyonya Farid 8 January 2008 at 16:39

    ah, saya juga jarang ngehapus komen komen… kalo memang bener2 nggak pantas, mengandung pelecehan aja yang saya hapus…
    😀

    sudahlah sayang, kan ada aku yang bisa bantuin kamu…😀

  7. 7 Hoek Soegirang 8 January 2008 at 20:39

    aihhh..
    mo komeng senista dan selaknat afafun, tetaf ndak akan saia hafus. Karena itulah jejak seekor bloger di blogosphere ini….*hayah*

  8. 8 Neo Fortynine 8 January 2008 at 21:01

    @itikkecil: anti MLM?

    @danalingga: Oh… Bisa dimengerti. Soalnya postingan anda rentan hujatan dan makian

    @Dekisugi: Iya. Saya sangat percaya hal itu kok Mas Joe

    @awaludin: Tapi pembaca alamat anda justru banyak toh?

    @sezsy: Bagus!

    @Nyonya Farid: Iya Sayang.. Percaya..

    @Hoek Soegirang: Bagus. Saya suka gaya anda.😛

  9. 9 rozenesia 8 January 2008 at 21:26

    Heheheheee… Saya nggak pernah ngapus komen semaunya. Ya masuk ya silahkan. Saya cuma edit atau hapus kalau diminta yang bersangkutan aja.
    Semua komen pun sempat-sempatnya saya balas…

  10. 10 celo =3 8 January 2008 at 23:30

    saya hampir nggak pernah ngapus komen… *kecuali komen sendiri* …komen nyampah sekalipun… capek ngasi feedbacknya sih… tapi ya g masalah lah…

  11. 11 mybenjeng 9 January 2008 at 05:26

    komen : “n%g&j*k(l$r#d%b%n&h@…” *bingung*
    moga-moga komen saya gak masuk daftar hapus…🙂

  12. 12 rumahkayubekas 9 January 2008 at 06:29

    Salam selamat pagi,
    Semoga saja tidak ada komentar yang harus dihapusi,
    Pelecehan, yang mesum2 dan caci- maki kecuali,
    Juga kadang …ya betul, komentar yang ngga sengaja muncul dua kali,

  13. 13 mulut 9 January 2008 at 06:40

    welgedewelbeh
    Tidak menutup diri terhadap komentar adalah sikap terbuka. Ia akan menjadikan kita menjadi manusia yang pembelajar …. bertumbuh dari waktu ke waktu. Teknologi blog ini begiitu indah jika blogosphere dihuni oleh manusia-manusia yang haus akan kebenaran, cinta akan keadilan dan selalu ingin maju. Buktinya gejala-gejala pembelajaran sosial melalui saling tukar nilai dan kebijaksanaan sudah mulai menemukan bentuknya di berbagai blog Indonesia. Aaahh indahnya trend positif ini.

  14. 14 Abeeayang™ 9 January 2008 at 11:43

    saya enjoy aja kok…
    yach…biar semua tahu kalok itu spontanitas nggak ada yang ditutupi

  15. 15 maxbreaker 9 January 2008 at 13:43

    lam kenal bro…
    saya newbie neh…
    maw tanya, komen yang msuk blog saya kog harus dimoderasi oleh saya dulu yah?
    biar langsung masug n ga perlu moderasi dulu gimana caranyah???
    thanks bro

  16. 16 maxbreaker 9 January 2008 at 14:46

    komen lagi ah, soalnya tadi url saya gag kluar…

  17. 17 maxbreaker 9 January 2008 at 14:47

    skalian hettrick ach…:mrgreen:

  18. 18 serdadulangit 9 January 2008 at 16:24

    maaf….saya gak sepaham. Karna mengomentari komentar itu hukumnya gak wajib dan menurutku selama kita mengomentari komentar yg dikomentarkan oleh para komentator dgn serius dan gak asal-asalan (meski dgn gaya bahasa cengengesan), maka (mungkin) para komentator juga gak akan (tega) mengomentari tulisan kita dgn komentar-komentar yg asal-asalan.

  19. 19 Fortynine 9 January 2008 at 18:54

    @rozenesia: Selama ini saya masih mengamalkan filosofi yang sama. dan nampaknya masih akan saya pertahankan

    @celo =3: Bagus. keep it going

    @mybenjeng: Tidak Pak. Komentarnya aman aman saja

    @rumahkayubekas: Sejauh ini komentar belum saya hapus. Kecuali diminta atau yang mema
    ng benar benar spam

    @mulut: Terima kasih. Karena itulah sampai sekarang saya belum berniat menghapus komentar. Masih pikir pikir saja kok

    @Abeeayang™: Oke..

    @maxbreaker: Masuk dashboard anda. Lalu *Opsi*. Lalu *Diskusi*. Lalu *Seorang administrator harus selalu menyetujui komentar* jangan diconteng. Selamat mencoba

    @serdadulangit: Terima kasih. Sebisa mungkin saya menaggapi. bukan apa apa, namun sering terbentur oleh koneksi sehingga tidak semua komentar bisa saya tanggapi

  20. 20 cK 9 January 2008 at 19:00

    soal komen, bisa dibaca disclaimer di samping blog saya. pemilik blog bebas tho apa-apain blognya?😀

  21. 21 Neo Fortynine 9 January 2008 at 19:50

    Terima kasih. Saya percaya kebijakan anda kok Bu

  22. 22 joyo 9 January 2008 at 20:30

    nek saya kok tak biarin aj ya..malah kyaknya saya yang sering nyampah dimana2😀

  23. 23 maxbreaker 10 January 2008 at 00:47

    Mas dasbot saya kog boso inggrisan yo? Cra ganti biar jdi boso endonesa gmn mas?
    Thanx

  24. 24 Neo Fortynine 10 January 2008 at 21:08

    @joyo: Sampai selarang komentar masih saya biarkan kok

    @maxbreaker: Coba cari di Panduan WordPress. Rasanya ada petunjuknya


Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Twitter

  • Laporan kepada @pln_123 , hari ini sdh terjadi pemutusan aliran listrik untuk kesekian kalinya di Banjarbaru dengan durasi yg cukup panjang 23 hours ago

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: