EURO 2008: Akhir Penantian Spanyol Selama 44 Tahun

Kalau saja Piala Eropa yang dimenangkan Spanyol pada pagelarannya yang kedua lalu adalah seorang anak manusia, maka si anak telah kurang lebih setua Joachim Low, pelatih Jerman yang menjadi lawan Spanyol di partai final ketiga mereka di Piala Eropa.

Kini, penantian Spanyol selama 44 tahun tersebut telah usai. Gol tunggal Fernando Torres telah mengakhiri penantian panjang negeri itu. Spayol! Juara EURO 2008. gelar ini merupakan gelar kedua mereka setelah 44 tahun yang lalu merebutnya dengan mengalahkan Uni Sovyet 2 – 1 di partai puncak.

Seharusnya, kalau melihat statistik, 4 tahun yang lalu adalah waktu buat Spanyol masuk final. Artinya memang 20 tahun sekali mereka masuk final EURO. Setelah juara tahun 1964 Spanyol masuk final lagi pada EURO 1984, namun pada waktu itu Michel Platini dkk mengubur impian tim Spanyol.

20 tahun kemudian setelah dibantai Prancis, Spanyol mewakilkan kewajiban latino sebagai finalis kepada Yunani yang kemudian menjadi juara EURO 2004. Dan kini mereka telah mengambil apa yang 4 tahun yang lalu seharusnya mereka ambil. Mencapai partai final, dan membayarnya dengan gelar juara kedua sepanjang sejarah EURO.

Man of the match nampaknya layak disematkan kepada Iker Casillas yang tampil tanpa cela dalam mengomando barisan pertahanan maupun melakukan antisipasi antisipasi brilian. Meskipun tak banyak serangan Jerman yang bisa mengancam, namun dimata saya Casillas lah yang banyak memberikan kontribusi demi tidak bobolnya gawang Tim Espana.

Keunggulan Spanyol

Mereka unggul skill individu dan mobilitas pemain. Andres Iniesta, Sergio Ramos, Xavi dan Fernando Torres tak henti hentinya mencari ruang dan membuka ruang. Kalaupun harus berebut dan direbut bola dari kaki mereka, mereka tetap bisa unggul ketimbang pemain pemain Jerman.

Seandainya Jerman punya 2 Bastian Schweinsteiger dan 2 Michael Ballack mungkin pertarungan lapangan tengah akan seru. Sayangnya penempatan Podolski pada posisi gelandang justru merupakan kesalahan terbesar Low kalau menurut saya.

Lukas Podolski memang selama turnamen tampil bagus dalam posisi barunya. Namun untuk menghadapi barisan gelandang Spanyol Podolski masih kalah kreatif dan dinamis. Seharusnya Low memainkan pemain pemain sayap murni pekerja keras macam Piotr Trochowski, David Odonkor atau memasang Marcell Jansen di sayap kiri sejak awal untuk menekan mobilitas dan kreatifitas midfielders Spanyol.

Sementara untuk aliran bola, kedua tim bermain efektif dengan melakukan serangan cepat dihiasi kombinasi umpan pendek. Seperti yang sudah diprediksikan sebelumnya keunggulan Spanyol ada pada kecepatan pemain pemainnya. Ditambah lagi kalah cepat dan kreatifnya barisan tengah Jerman yang membuat Sergio Ramos dan barisan kedua Spanyol mampu melakukan tusukan tusukan berbahaya ke dalam kotak penalti Jerman.

Michael Ballack

Entah nasib sial apa yang terpendam di dalam diri pemain ini. Tahun 2002 pemain ini menjadi spesialis runner up bersama klubnya Bayer Leverkusen di tiga ajang! Bundesliga, Piala Liga Jerman dan Piala Champion. Di tahun yang sama gelar runner up diraihnya bersama tim nasional Jerman pada Piala Dunia 2002 di Korea dan Jepang ketika Tim Panzer Jerman dikalahkan Brazil dengan dua gol tanpa balas. Meskipun waktu itu dirinya tak turut serta bermain di partai final.

Tahun ini, dua kali Ballack menjadi runner up. Di ajang Piala Champion bersama Chelsea (dikalahkan oleh Manchester United), dan di ajang pertarungan tim tim nasional Eropa (dikalahkan Spanyol).

Bicara Fakta

  • Michel Platini adalah pemain terakhir yang menjadi top skor EURO dengan torehan lebih dari 5 gol. Marco van Basten (Germany 1988), Karl Heinz Riedle, Henrik Larsen, Thomas Brolin, dan Dennis Bergkamp (Sweden 1992), Alan Shearer (England 1996), Patrick Kluivert, dan Savo Milosevic (Holland and Belgium 2000), Milan Baros (Portugal 2004), lalu yang terakhir David Villa (Austria and Swiss 2008) tidak sanggup mencetak gol lebih dari lima selama putaran final EURO. Hal ini membuktikan bahwasanya turnamen ini sangat dan semakin ketat.
  • Tahun penyelenggaraan EURO yang ada angka 4 di bagian akhirnya selalu dihiasi oleh tim tim beraroma latin: 1964 (Spayol 2 vs 1 Uni Sovyet), 1984 (Prancis 2 vs Spanyol 0), bahkan tahun 2004 kedua tim finalis adalah tim latin (Yunani 1 vs 0 Portugal).
  • Tahun penyelenggaraan EURO yang ada angka 2 di bagian akhirnya selalu dihiasi Jerman: 1972 (Jerman Barat 3 vs Uni Sovyet 0) dan 1992 (Jerman 0 vs 2 Denmark). Juga selalu berakhir dimana tim yang kalah tidak bisa membuat gol Sebagai tambahan, belum satupun tim beraroma latin yang mampu masuk final pada penyelenggaraan di tahun tahun tersebut. Kita tunggu saja EURO 2012 nanti, apakah statistik ini akan berubah.
  • Tahun penyelenggaraan EURO yang ada angka 0 di bagian akhirnya selalu menghasilkan skor 2-1. 1960 (Uni Sovyet 2 vs 1 Yugoslavia), 1980 (Jerman Barat 2 vs Belgia 1), serta 2000 (Prancis 2 vs Italia 1). Masih diperlukan 12 tahun untuk menunggu perbaikan dan perubahan rekor ini.
  • Tahun penyelenggaraan EURO yang ada angka 6 di bagian akhirnya selalu diisi oleh Jerman di partai finalnya. Bahkan lawannya pun selalu tim Eropa Timur.
  • Yugoslavia adalah tim paling sial. 2 kali masuk final Piala Eropa, 2 kali juga mereka gagal jadi juara setelah dikandaskan oleh Uni Sovyet (1960) dan Italia (1968).
  • INGGRIS TIDAK PERNAH MASUK FINAL PIALA EROPA SEKALIPUN!!!!! CATAT!!! SEKALIPUN!!!!!! BAHKAN WAKTU MASUK SEMIFINAL EURO TAHUN 1996 PUN STATUS MEREKA ADALAH TUAN RUMAH. HAL INI MEMBUKTIKAN BAHWASANYA PRESTASI YANG SELAMA INI DIDONGENGKAN, DIKHAYALKAN, DIMIMPIKAN, DAN MENJADI MITOS DARI PEMAIN PEMAIN INGGRIS, PUBLIK SERTA MEDIA INGGRIS SOAL KEHEBATAN TIM NASIONAL MEREKA ADALAH MIMPI DI SIANG BOLONG. HAL INI JUGA MAKIN MEMBUKTIKAN BAHWASANYA GELAR JUARA SATU SATUNYA SEKALIGUS PARTAI FINAL SATU SATUNYA YANG PERNAH DIRAIH INGGRIS TAHUN 1966 DI INGGRIS PADA AJANG PIALA DUNIA ADALAH HADIAH WASIT DAN FAKTOR TUAN RUMAH SEMATA!!!!!!!

*Kalau cuma tuan rumah dan jadi juara, Indonesia juga tahun 1987 meraih medali emas pada cabang sepakbola SEA Games Jakarta 1987*.

Baiklah, sekian dulu. Meskipun saya menulisnya langsung setelah partai final, namun saya tidak tau kapan tulisan ini akan bisa dipublikasikan berhubung GPRS IM3 masih tetap busuk, warnet belum buka jam segini, dan di kantor saya sinyal Speedy atau sejenisnya belum terjangkau.

9 Responses to “EURO 2008: Akhir Penantian Spanyol Selama 44 Tahun”


  1. 1 Mrs. Fortynine 30 June 2008 at 18:25

    šŸ˜„

    *masih meratapi kekalahan jerman*

    coba aja ada Oliver Kahn…

  2. 2 dana 30 June 2008 at 19:23

    Ah, ternyata euro kali ini adil. Adil buat spanyol.

  3. 3 itikkecil 1 July 2008 at 09:07

    Hidup Spanyol….

  4. 4 gunawanwe 1 July 2008 at 18:46

    Kapan yah Indonesia bisa masuk Euro ?
    :-p

  5. 5 goldfriend 1 July 2008 at 20:31

    Juara is Juara. Sebuah tim yang juara memang layak untuk menjadi juara. Tidak ada alasan lain yang membantah bahwa mereka memang juara. Sama seperti Yunani yang jadi juara 2004 tapi banyak dikritik orang, padahal mereka sudah berjuang dari babak penyisihan sampai menjadi juara, dan apa itu harus diabaikan. Spanyol juga juara dan itu faktanya. Dan Inggris juga juara 1966, mau dibantu wasit atau tuan rumah atau pemain lawan dikasih racun, tetap saja juara is juara.šŸ˜†

  6. 6 dhodorooneyfans 1 July 2008 at 22:59

    saya tak pernah menggap EURO 2008 swiss austria terjadi!!
    yahhh kurang lebih kompetisi tarkam lah…
    maaf kepada RCTI, TPI, Global dan atasiun tivi lainnya yg menyiarkan ajang sepakbola yg Inggris tersebut..
    GLORY UNITED

  7. 7 sez 2 July 2008 at 15:04

    kenapa spanyol menang??
    soalnya pemaen spanyol lebih ganteng-ganteng daripada pemaen jerman…
    hehehe

  8. 8 Amed 2 July 2008 at 23:19

    Ahem.. siapa yang nyetak? Siapa???

  9. 9 Mr. Fortynine 16 July 2008 at 16:59

    @Mrs. Fortynine: Oliver Kahn kan sudah tua Sayang..

    @dana: Adil dari segi mananya Pak?

    @itikkecil: Hidup…

    @gunawanwe: Setelah kiamat mungkin.:mrgreen:

    @goldfriend: Yah, memang mau bagaimana lagi. gol Nistelrooy saja tetap syah

    @dhodorooneyfans: Protes jangan di sini Do… lawan tvnya langsung sana

    @sez: Weleh weleh, tetap ga jauh dari urusan tampang

    @Amed: Naaaaaa, tau am laaaaaahhhhh……


Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Twitter

  • Laporan kepada @pln_123 , hari ini sdh terjadi pemutusan aliran listrik untuk kesekian kalinya di Banjarbaru dengan durasi yg cukup panjang 3 days ago

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: