Ramadhan Akan Segera Berlalu

Ramadhan akan segera berlalu. Maka akan datanglah yang dinamakan hari raya Idul Fitri. Ketika itu manusia manusia katanya kembali kepada fitrahnya atau kesuciannya. Ada juga yang berpendapat bahwasanya hari raya manusia bukan kembali kepada fitrahnya tetapi keluar fitrahnya.

Contohnya begini, seorang manusia yang selama ini tidak pernah beribadah kecuali ketika sholat Idul Fitri dan Idul Adha, itu dinamakan keluar fitrahnya, soalnya pada hari itu ia seolah menjadi orang yang tidak berdosa dan rajin beribadah.

Tapi sebenarnya bukan soal itu yang ingin saya soroti, namun soal kesempatan keluarnya kebiadaban dan naluri kebuasan yang tersimpan dalam diri manusia. Naluri yang untuk lebih mudahnya saya sebut naluri binatang ini, akan makin terekspose dan mendapatkan kesempatan ketika Ramadhan dan Lebaran.

Contohnya adalah dengan menggerebek dan merazia rumah rumah makan yang buka di siang hari. Melakukannya membuat naluri binatang manusia yang seharusnya dikekang selama bulan puasa justru makin terekspose. Soalnya kesempatan macam ini takkan didapatkan jikalau bukan di bulan Ramadhan.

Sementara pada saat buka puasa menjelang. Naluri binatang untuk meracuni kuping manusia dengan suara super bising juga didapatkan. Ada yang sudah teriak teriak di rumah ibadah menggunakan pengeras suara sejak satu setengah jam sebelum waktu berbuka puasa tiba. Seenak perutnya mereka mereka ini mengatasnamakan Ramadhan, ibadah, dan sekalian ayat ayat Tuhan sebagai pembenaran diri untuk menyebarkan virus telinga bernama kebisingan.

Pada malam hari, taraweh dan tadarus adalah kesempatan emas untuk memeluk mikropon dan bercuap cuap ria tanpa kalah sangar dan kalah kencang dengan penyanyi dangdut kelas kampung dengan kapasitas sound sytem yang sebenarnya menghasilkan suara tak lebih seperti kaleng rombeng yang dipukul pukul.

Puncaknya adalah ketika malam takbiran nanti. Dimana manusia sudah tidak perlu lagi menahan nafsunya untuk menghajar ketenangan dan kenyamanan orang lain. Inilah hari pembebasan! Bebas kebut kebutan di jalanan umum. Bebas ga pakai helm lalu berbuat semena mena dijalan raya. Bebas teriak teriak pakai pengeras suara, bebas membakar petasan dan kembang api. Dan lain lain….

Atas semuanya itu, anggap saja saya sudah memaafkannya. Sekalian saya juga minta maaf atas segala kesalahan. Semoga para alumnus Ramadhan tahun ini bisa lebih baik ketimbang alumnus tahun kemaren. AMIN YA ROBBAL ALAMIN.

Gambar diambil dari sini

15 Responses to “Ramadhan Akan Segera Berlalu”


  1. 1 syifaaulia 30 September 2008 at 02:56

    Pertamax !
    Happy ied ul fitr

  2. 2 Iman Brotoseno 30 September 2008 at 03:04

    Mohon maaf lahir bathin,
    semoga dibukakan pintu maaf jika ada salah kata dan salah sikap

  3. 3 danalingga 30 September 2008 at 08:04

    Manusia memang binatang yang berpikir. Seringnya lupa berpikir.

    Selamat lebaran, mohon maaf lahir dan batin.

  4. 4 agunk agriza 30 September 2008 at 08:49

    met lebaran🙂
    mhon maaph lahir n batinn ya😆

  5. 5 soulharmony 30 September 2008 at 12:48

    napsu selama pusa bisa ditahan selama dirumah, tapi klo dikantor atau kekampus malah bisa nyari warung remang2 siang

  6. 6 Pakacil 30 September 2008 at 19:09


    teman…
    mohon dimaafkan jikalau ada kesalahan
    mohon diikhlaskan jikalau ada kekhilafan
    terima kasih atas segala kebaikan
    yang menyeruak dari persahabatan
    karena hidup memang indah
    jika kita saling berbagi

    = Pakacil

  7. 7 ichal 1 October 2008 at 00:18

    Mohon saya di maafkan jika ada salah kasih komen…minal aidzin

  8. 8 Mrs. Fortynine 3 October 2008 at 15:50

    apapun itu sayang…

    mohon maafkan semua kesalahanku…kekurang-mengertianku… kekurangsabaranku…kecemburuanku… semuanya…

    mungkin lebaran kali ini kita tak dapat bersua, tapi semoga hati kita selalu bersama…

    dua lebaran sudah kita lewati, semoga kita masih dapat menikmati lebaran berikutnya, bersama sama…
    🙂

    i love you :-*

  9. 9 Akhmad Guntar 4 October 2008 at 10:01

    taqobalallahu minna wa minkum
    Mohon dimaafkan segala salah. Semoga Allah jadikan kita insan yg jauh lebih baik, lebih mulia, dan lebih berguna bagi sebanyak mungkin manusia. Amin

  10. 10 Alex 6 October 2008 at 03:26

    hehehe, naluri kebinatangan yang anda maksud memang benar dan jadi lucu membacanya. kok kepikiran sampai kesitu. salamkenal dan selamat lebaran.

  11. 11 itikkecil 6 October 2008 at 14:36

    selamat lebaran Rid,
    maaf lahir dan batin

  12. 12 Ardianto 9 October 2008 at 11:34

    Ramadhan sudah berlalu….
    Mohon Maaf Lahir Batin…
    mudah-mudahan kita bisa bertemu lebaran tahun berikutnya…

  13. 13 anna 9 October 2008 at 13:11

    maaf lahir batin..🙂

  14. 14 yessymuchtar 11 October 2008 at 13:56

    heyy..pakabar..lama gak saling berkunjung niii hehehhe


  1. 1 Sahibar Bapandiran di Jukung | hariesaja | berbagi cerita Trackback on 4 October 2008 at 17:19

Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Twitter

  • Laporan kepada @pln_123 , hari ini sdh terjadi pemutusan aliran listrik untuk kesekian kalinya di Banjarbaru dengan durasi yg cukup panjang 1 day ago

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: