Ilmu Ihlas

Syarat yang ketiga: elo harus bias nguasain yang namanya ilmu ihlas.

Itu kata Haji Romli kepada Fandi, pemuda kaya yang mencintai Sarah, anak Haji Romli. Meskipun pada ahirnya, ending dari Film Kiamat Sudah dekat ini adalah Happy Ending. Setelah Fandi berkata kira kira seperti ini:

Buat saya dan keluarga saya cukuplah kami bisa mengenal Allah dan Rasulnya. Dan soal Sarah, dia memang lebih pantas buat pendamping Sarah. Buat saya, kebahagiaan Sarah adalah kebahagiaan saya juga.

Saya baru ingat ketika pertama kali menonton film itu, saya sama sekali buta soal Ilmu Ihlas. Beberapa puluh bulan kemudian barulah saya menyadari bahwasanya Ilmu Ihlas itu bukan untuk dikuasai selama 2 minggu seperti yang di suer-kan Nak Fandi kepada Haji Romli. Tidak seperti Fandi yang bisa menguasai Ilmu Ihlas dengan bantuan 3 sahabatnya dan si Saprol. Ternyata Ilmu Ihlas itu bahkan tak terkuasai meskipun sudah dibantu oleh alam, waktu, kebahagiaan, kesedihan dan pengalaman. Ternyata sekian sahabat, termasuk pengalaman (yang katanya guru terbaik itu) masih belum bisa membantu mengajarkan ilmu ihlas pada manusia seganteng dan secerdas saya.

Tonight, another hardest day has come. I just wish the time running faster and faster. So that I know, whether I am as strong as I believe, or I am just as fragile as a glass. It takes long time to mend the broken wings. When they start to heal, storm comes to sweep it like dust. Hit and crash them to their former shape. Thanks God for everything Thou has given. I know I will be stronger than ever after I walk through this damn situation. Moreover, I will struggle to believe that Thou will give me the best and better things.

This is just a written form of my feelings. Right now, but not tomorrow.

10 Responses to “Ilmu Ihlas”


  1. 1 ManusiaSuper 15 October 2008 at 09:01

    Saya ikhlas berkomentar….

  2. 2 Amed 15 October 2008 at 14:18

    *MODE GRAMMAR NAZI ON*

    Tonight, another hardest day has come.

    Superlative harus menggunakan the, tidak bisa pake another…

    I just wish the time running faster and faster.

    Subjunctive wish harus diikuti bentuk ketiga, bukan v+ing. Jadi bukan running tapi run…

    It takes long time to mend the broken wings.

    Kurang artikel “a” sahaja…

    When they start to heal, storm comes to sweep it like dust.

    Umm… subject inconsistency.. Tadinya they lalu jadi it…

    Thanks God for everything Thou has given.

    Thank God, bukan Thanks God, dan Thou have/had given, bukan Thou has given…

    I know I will be stronger than ever after I walk through this damn situation.

    Lebih enak lagi pake after walking atau getting deh…

    Moreover, I will struggle to believe that Thou will give me the best and better things.

    Umm… urutannya baiknya better baru best deh…

    *MODE GRAMMAR NAZI OFF*

    BTW, ini soal apa sih?

  3. 3 Mrs. Fortynine 16 October 2008 at 01:20

    apakah ini tentang melepaskanku ke orang lain, sayang?
    😆

    *ngawur*

  4. 4 erander 17 October 2008 at 10:39

    Gampang koq Rid ..

    Abang test ya .. kira² Farid ikhlas ga memaafkan lahir bathin atas segala khilaf dan tabiat abang selama kita berteman? .. kalo ga ikhlas awas ya👿 hahaha ..

    Sorry ya Rid .. kalo telat. Kan masih bulan syawal. Jadi sekali lagi abang mohon maaf lahir dan bathin. Semoga Allah juga mengampunkan dosa² kita. Amin.

  5. 5 erander 17 October 2008 at 10:40

    *kelewat*
    *baru baca komennya Chiw*

    Wah .. ternyata oh ternyata .. abang ketinggalan infotainment nih soal gosip dua orang seleb.

  6. 6 hera 19 October 2008 at 12:08

    @amed: serasa belajar b.inggris neh oM..Private dunkz..
    Btw mang kalian seleb ya??

  7. 7 hera 19 October 2008 at 12:11

    @amed: serasa belajar b.inggris neh oM..Private dunkz..
    Btw mang kalian seleb ya??hee.

  8. 8 Fortynine 23 October 2008 at 05:53

    @ManusiaSuper: Terima kasih atas keihlasannya

    @Amed: It was created for only five minutes! And I did not make any grammar checking! Thanks for your correction

    Persoalan apa? Silakan tanya pada rumput yang bergoyang. :mrgreen:

    @Mrs. Fortynine: Bisa jadi tuh

    @erander: Mohon maaf lahir batin juga. Kalau memaafkan Abang saya sih ihlas.

    Wah .. ternyata oh ternyata .. abang ketinggalan infotainment nih soal gosip dua orang seleb.

    He he, bukan berita apa apa, cuma selingan dan prasangka saja

    @hera: Amed kan memang guru bahasa Inggris.

    Btw mang kalian seleb ya??

    Ini pertanyaan buat siapa dan siapa ya?

  9. 9 abdal malik 19 November 2008 at 20:41

    Maka nggak ketika shadaqah nggak usah pake semboyan; “Biar sedikit yang penting ikhlas” melainkan pake semboyan; Shadaqahlah sebanyak mungkin. Ikhlas atau tidak urusan saya dengan Allah”.

    Gimana Prend…? apa kamu sepakat?


  1. 1 Postingan Pelarian « Generasi Biru Trackback on 3 February 2009 at 02:40

Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Twitter

  • Laporan kepada @pln_123 , hari ini sdh terjadi pemutusan aliran listrik untuk kesekian kalinya di Banjarbaru dengan durasi yg cukup panjang 23 hours ago

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: