Setan Pasti Menang Kalah??

Sekitar tahun 1999, ketika kebebasan pers di Indonesia mulai menampakkan diri. Ketika pembicaraan politik dan hujat menghujat soal Orde Baru dan Orde Lama mulai berseliweran. Ketika mulai banyak pahlawan kesiangan dan sebagainya mulai berkoar koar soal kebusukan politik dan pemerintahan. Entah darimana asalnya di rumah saya ada sebuah kaset ceramah, ceramah dari seorang yang katanya Ustad namun di dalamnya justru banyak soal politik dan perpolitikan.

Saya lupa topik agama yang diceramahkan apa, ketika saya mau mendengarkan ulang kasetnya pun, nampaknya kasetnya juga sudah almarhum. Yang saya justru terkesan adalah ketika sang penceramah menghujat seorang Ustad brewokan yang juga pedangdut sekaligus sempat menjadi anggota partai politik. Tak lupa beliau juga menghujat Ustad yang terkenal dengan julukan seribu umat yang dulu sering muncul di televisi dan radio serta kaset ceramahnya banyak dijual bebas. Keduanya dihujat oleh si penceramah sebagai ulama/ustad yang tidak baik, karena mencampur adukkan politik dengan agama, atau menunggangi agama untuk politik.

Namun bukan soal hujat menghujat termasuk hujatan soal anak anaknya Pak Harto yang disampaikan oleh beliau yang menjadi perhatian, justru perhatian saya yang masih melekat sampai saat ini adalah ketika beliau memplesetkan salah satu lagu bernada dakwah yang sebagian liriknya diplesetkan menjadi kalau kita mau memeranginya setan pasti kalah! yang dinyanyikan dengan teriakan yang justru terdengar lucu.

Saking membekasnya nyanyian plesetan itu, sampai sampai saya terobsesi untuk mencari bagaimana lagu versi asli yang salah satu liriknya mengandung kata kata tersebut. Kalau tidak salah ketika memasuki siksa neraka dunia bernama kuliah barulah saya menemukan lagu versi aslinya. Lagunya berjudul SETAN PASTI KALAH.

Terlepas dari ada atau tidaknya setan, apakah setan itu berada di luar diri dan hati manusia, atukah setan itu memang sebenarnya darah hitam kotor yang mengalir deras pada setiap urat nadi manusia. Kita anggap saja pengertian setan adalah seperti yang sering diceramahkan selama ini. Yaitu makhluk yang terbuat dari api dan selalu menggoda manusia untuk berbuat dosa karena setan mencari teman untuk masuk neraka nanti.

Seiring berjalannya kehidupan, saya sempat beranggapan bahwasanya godaan setan haruslah dimusnahkan, segala penyakit hati dan kemaksiatan yang ditimbulkan oleh godaan setan mesti diberantas. Mungkin ini gara gara kebanyakan disusupi doktrin oleh kaum kecanduan agama di kampus dulu. Mungkin juga karena memang sudah fitrahnya manusia.

Kemudian sayapun membiarkan dan menikmati godaan setan. Mungkin memang karena sudah tidak niat untuk memerangi setan. Mungkin karena terlalu lemah untuk menolak godaan setan, yang jelas sempat dalam hidup saya merasa bahwasanya digoda setan ataupun tidak, saya ingin melakukan apa yang saya lakukan. Tak peduli itu bisikan setan atukah bisikan malaikat.

Berlanjut lagi seiring bertambahnya usia, semakin bertambah secuil pengalaman hidup, semakin bertambah sedikit pengetahuan, saya mulai beranggapan bahwasanya pesan bang napi yang berbunyi kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat, tapi juga karena ada kesempatan adalah salah total! Setan tidak akan sanggup menggoda ketika manusianya tidak niat, setan tidak akan mengajak berbuat kejahatan kepada manusia ketika manusianya sendiri tidak berniat. Sehingga kesempatan selebar apapun tidak akan pernah berlaku ketika tidak didahului dengan niat.

Misalnya, ketika kita sedang tidak berduit, di kost tertingal sendirian, lantas menemukan segepok uang tercecer di teras kost. Ternyata uang tersebut adalah milik rekan satu kost yang terjatuh ketika dia buru buru berangkat kuliah, kita tidak akan mencurinya selama kita tidak berniat. Selama kita masih percaya bahwasanya kita tidak perlu mencuri untuk dapat duit.

Begitupula seperti yang dikatakan para penceramah selama ini, ketika dua manusia berlainan jenis berdua duaan, maka fihak ketiga adalah setan. Saya tidak percaya bahwasanya akan terjadi kemaksiatan selama tidak ada niat meskipun ada kesempatan. Seperti yang pernah saya tuliskan di sini.

Bahwasanya niat ternyata adalah pangkal dari segala perbuatan. Bahwasanya kesempatan adalah tidak bermakna ketika tidak ada niat, itulah yang saya pikirkan sebelumnya. Bahkan sudah saya buktikan sendiri.

Hingga datang suatu masa, ketika kenyataan berbicara lain, bahwasanya niat dan kesempatan ternyata memang saling menciptakan. Ketika niat telah pudar, kesempatan yang menghantam telah menimbulkan kembali niat. Ketika kesempatan hilang maka dengan niatan kuat kesempatanpun terciptakan. Maka anggap saja setan memang selalu menggoda manusia, ketika ada kesempatan setan membantu niatan untuk membesar. Ketika ada niatan, maka setan memberikan celah kesempatan. Ternyata setan masih selalu menang. Terutama untuk saya pribadi saat ini. Meskipun begitu, mana ada godaan setan yang tidak terasa nyaman.πŸ˜€

13 Responses to “Setan Pasti <strike>Menang</strike> Kalah??”


  1. 1 nisafitri 19 November 2008 at 08:19

    Mana ada godaan setan yang tidak terasa nyaman….
    Benar juga bang.. Rasanya semua yang dari setan selalu terdengar enak dan terasa nyaman, sampai-sampai susah banget untuk menolak…

  2. 2 yulianbjm 19 November 2008 at 08:27

    Bener banget yang namanya godaan setan, itu terasa nyaman, cuma ,…heemmmm….. akibatnya itu.. yang gak nyaman…

  3. 3 Nazieb 19 November 2008 at 10:01

    Hahaha..
    Penceramahnya lucu..

    Setelah menghujat orang lain, kemudian mengatakan untuk memerangi setan?
    πŸ˜†

  4. 4 ichal 19 November 2008 at 11:41

    sampe sekarang saya ngga pernah liat setan,tapi saya ngerasa d idiri saya banyak banget setan untungnya sih kecil2 alias masih balita..:D

  5. 5 warmorning 19 November 2008 at 13:02

    kenapa gak bilang kalo mau nyari lagu bang Rhoma ?
    saya punya banyak koleksinya tuhπŸ˜€

  6. 6 syafwan 19 November 2008 at 15:09

    memang sudah takdir setan selalu menang. Sama seperti ending film india atau sinetron kadarluasa. Penyesalan dan kebaikan selalu hadir belakangan. Alur cerita yang aneh tapi laris dapat penghargaan.

  7. 7 Perbedaan itu indah 19 November 2008 at 17:22

    Memang setan itu benar-benar setan. hi hi hi…… bersama setan pasti tampak nikmat? percaya??? Terserah dech…

  8. 8 abdal malik 19 November 2008 at 20:34

    Namanya juga setan…
    Mudah-mudahan saya dan para slanker selamat dari godaan syetan, Amin.πŸ™‚

  9. 9 cumie 19 November 2008 at 21:16

    setan yang mana yang goda nih? * hadang mencarikan linggis hagan menguitnya nah wkwkwkw *

  10. 10 sudhew 20 November 2008 at 00:39

    Artikel-artikel di blog ini bagus-bagus. Coba lebih dipopulerkan lagi di http://www.lintasberita.com akan lebih berguna buat pembaca di seluruh tanah air. Dan kami juga telah memiliki plugin untuk WordPress dengan installasi mudah.
    Kami berharap bisa meningkatkan kerjasama dengan memasangkan WIDGET Lintas Berita di website Anda sehingga akan lebih mudah mempopulerkan artikel Anda untuk seluruh pembaca di seluruh nusantara dan menambah incoming traffic di website Anda. Salam!

  11. 11 Fortynine 20 November 2008 at 02:27

    @nisafitri: Yah, memang begitulah kenyataanya sampai saat ini…

    @yulianbjm: Akibat duniawi atau akhratwi?

    @Nazieb: Entahlah, saya sendiri merasa aneh ketika mendengar ceramahnya, sayang kasetnya sudah almarhum, kalau tidak mungkin akan saya upload di sini.

    @ichal: Setannya mau dipelihara sampai kapan?

    @warmorning: Di kantor juga banyak lagu lagunya Bung Rhoma. Tapi, tetap saya ucapkan terima kasih atas tawarannya. He he he.

    @syafwan: Takdir atau bukan, yang jelas sekarang saya sedang malas perang sama setan

    @abdal malik: Aminn juga..

    @cumie: Setan gundul!πŸ˜€

    @sudhew: Terima kasih, saya pertimbangkan dulu ya..

  12. 12 joesatch yang legendaris 20 November 2008 at 15:02

    saya mau jadi setan aja kalo gitu. jagoan soale. menang terusπŸ˜€

  13. 13 Mr. Fortynine 20 November 2008 at 15:39

    Wehehehe…. Obsesi jagoan nih yeee…

    Aku tau Joe, pasti maunya kamu jadi jagoan ganteng yang selalu menang terus. Iya kan?


Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Twitter

  • Laporan kepada @pln_123 , hari ini sdh terjadi pemutusan aliran listrik untuk kesekian kalinya di Banjarbaru dengan durasi yg cukup panjang 3 days ago

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: