Today’s Feeling and Polling

Saya baru saja bangun. Benar benar baru saja bangun. Bahkan saya baru saja tertidur pada pagi tadi. Padahal seharusnya saya langsung tertidur pulas setelah perjalanan ke Kandangan dan Tanuhi yang dilaksanakan pada tanggal 28 Desember kemaren.

Mas Agus yang lagi berbunga bunga mungkin adalah orang terakhir dari semua peserta rombongan yang sampai rumah dan masuk kamar. Tapi entah siapakah salah satu diantara saya, Carbon dan Mas Agus yang terakhir memejamkan mata? Karena setahu saya Carbon juga tadi malam merasa tidak mengantuk. Entahlah juga dengan pasangan baru Dillah dan Cumie. Mungkin mereka berdua yang sedang berbunga bunga ini tadi malam tidak tidur barengan.

Ada yang menebak bahwasanya saya tidak bisa tidur sampai subuh karena cinlok (cinta lokasi). Saya telah pastikan bukan karena itu, coba saya rollback lagi perjalanan dan apa apa saja yang saya alami kemaren.

28 Desember 2008. Jam 05:15. Mama membangunkan saya dengan paksa, karena memang pada tanggal yang telah ditentukan ini saya kemungkinan akan bertindak sebagai pengemudi yang juga sekalian harus mengambil mobil di lokasi rentalan bersama 2 sopir lainnya yaitu Carbon dan Mas Agus.

Lantas saya mandi. Merebus air buat bikin kopi yang akan dipersiapkan sebagai bekal. Tak lupa sms ke Carbon; Jadi meambili auk kada?. Tapi ternyata Mas Agus bergerak lebih cepat. Saya dan Carbon di jemput, lantas kami mengambil mobil masing masing. Carbon kebagian Isuzu Panther yang nampaknya kurang nyaman dikemudikan. Saya dan Mas Agus dapat Toyota Avanza.

Lalu kami semua berpisah untuk mengisi bahan bakar mobil masing masing. Sementara mobil yang saya kemudikan menjeput Yulian dan Amed di pinggir jalan, lantas saya bergerak menuju lokasi dimana semua anggota rombongan dijanjikan akan berkumpul.

28 Desember 2008. Jam 08:30. Akhirnya semua anggota rombongan telah terkumpul. Begitu pula dengan semua angkutan yang akan di gunakan. Sebenarnya kedatangan sudah lebih cepat, namun karena masih ada yang ini itu termasuk katanya beli bubur, makanya pukul 08:30 baru semuanya bisa beres dan siap berangkat. Thanks to Pakacil yang akhirnya tidak melakukan apa yang saya takutkan.

Inilah formasi keberangkatan rpmbongan Kayhbaimbai menuju Kandangan; Carbon sebagai front rider di jalan berangkat dengan mengemudikan Panther Hitam. Fadil dengan Suzuki APV yang warnanya sama persis dengan lumpur di barisan kedua. Fortynine dengan Avanza hitam di barisan ketiga. Isyur dengan Avanza biru mengekor. Dan sebagai penyapu jalan ada Mas Agus dengan Avanza hitamnya.

Tiba tida ditengah jalan mobil yang dikemudikan Fadil mogok! Sebenarnya kata kata yang lebih cerdasnya bukan mogok, melainkan KEHABISAN BAHAN BAKAR! Hal ini dikarenakan beberapa faktor dan beberapa sangkaan seperti: Pertama: Fadil salah lihat indikator. Dirinya menyangka indikator suhu mobil sebagai indikator level bahan bakar. Sehingga mengira bahan bakar masih ada setengah. Yang ini Fadil sendiri yang bilang ketika mobilnya mogok. Entahlah kenapa mobil ini paling banyak penumpangnya, Pakacil saja pernah bilang kenapa para penumpang Fadil mempercayakan keselamatan jiwanya pada orang yang memantau indikator bahan bakar saja sampai salah.:mrgreen:

Kedua. Ada kemungkinan indikator bahan bakar yang seharusnya berada di bagian kiri dashboard mobil, terasa pindah ketengah. Dimana indikator tengah yang terbaca dan terasa ini lebih dikarenakan oleh faktor penumpang. Tapi ini hanyalah sebuah hipotesis mentah yang terlalu beralasan, khususya dari saya dan Amed.

Ketiga. Seperti biasa, cari perhatian. Kalau mogok di tengah jalan karena cari perhatian, saya rasa saya masih terlalu mengenal Fadil. Ah tapi semoga saja tidak begitu. Semoga saja kejadian itu murni faktor teknis, bukan faktor non teknis seperti pikiran kalut karena rescheduling jadwal apel kepada pacar, atau penjadwalan ulang jalan jalan sambil bermesraan dengan kekasih yang belum terselesaikan, atau bahkan dilema diantara dua hati yang harus dipilih. Sehingga membaca indikator bensin saja salah, atau mengisi bahan bakar saja lupa.

Anehnya para penumpang juga kenapa tidak ada yang ingat atau sekedar menanyakan soal isi bahan bakar mobil yang mereka tumpangi. Apa karena murni tidak ada yang ingat? Tidak ada yang peduli? Tidak ada yang tahu? Tidak ada yang bertanya? Ataukah semuanya terlalu mempercayakan hidupnya pada sang sopir? Entahlah, semoga akan selalu ada pelajaran yang dipetik, kalaupun juga sedikit gangguan teknis ini dianggap sebagai kesalahan berjamaah antara penumpang dan pengemudi.

Sejak gangguan teknis ini, formasi jadi terpecah. Mas Agus dan Isyur mengemudi seperti di kejar polisi dan finish duluan di Kandangan. Saya masih setia mengekor Carbon, meskipun untuk mengejar ekornya mobil yang dikemudikan Carbon saya harus berhadapan dengan mobil mobil tidak tahu diri yang tidak mau ngasih jalan sehingga sukar dilewati.

Setelah acara pertemuan di aula yaitu silaturahmi antara Blogger Pahuluan dengan Kayuhbaimbai, yang mungkin akan di review dengan lebih bagus dan lebih brilian oleh rekan rekan lainnya. Maka perjalanan dilanjutkan ke tempat wisata Tanuhi.

Oleh Syafwan perjalanan naik turun bukit yang kadang kadang diiringi dengan tanjakan dan turunan melingkar disebutnya seperti roller coaster. Oleh saya, akhrinya saya bisa merasakan apa yang dialami pembalap F1 ketika menikung dengan kecepatan tinggi, meskipun mungkin haya sekian persennya dari kenyataan aslinya di lapangan.

Di tempat lokasi, ada satu hal yang mungkin bisa disebut lagi sebagai kesalahan berjamaah. Ketika masing masing anggtoa keasyikan ingin menceburkan diri, banyak yang melupakan barang barangnya. Diletakkan sembarangan, ada orang asing pula di dekatnya.

Meskipun terlihat seperti orang baik baik, tetap saja sukar mempercaya orang lain. Beruntunglah akhirnya semuanya bisa menyadari dan mengamankan barangnya di tempat yang tepat.

Setelah sempat jadi guardian dadakan. Akhirnya saya bisa nyusul Pakacil dan lainnya untuk menceburkan diri di sungai berarus deras! Olahraga arus deras seperti yang selama ini saya sering praktekkan bisa di praktekkan lagi di sini. Saya suatu saat akan ambil foto fotnya Harie, Carbon dan lainnya yang mungkin memiliki koleksi foto.

Dari sini, hampir saja Pakacil dikalahkan oleh seorang Nia. Nia saja berani melakukan peluncuran, sementara Pakacil perlu melakukan riset mendalam hingga percobaan percobaan kecil dulu untuk bisa turut serta mempraktekkan. Beruntunglah Pakacil masih sadar dan masih memegang prinsip laki laki; Malu. Perempuan saja berani, masa laki laki tidak.

Akhirnya kami berkemas, berbilas, dan berangkat pulang. Perjalanan roler coaster. Perjalana penuh berhenti karena keperluan dan perintah dari bawahan. Termasuk karena tuntutan perut, dan tentu saja perjalanan menembus antrian setan setan jalanan yaitu mobil mobil truk batubara. Semuanya dilaksanakan secara sukses! Akhirnya semua peserta bisa pulang ke rumah masing masing secara selamat, bukan dengan selamat karena sampai sejauh yang saya tahu tidak ada yang namanya selamat dalam rombongan. Entahlah kalau tiba tiba ada yang menemukan selamat di tengah jalan lantas di bawa pulang. Seperti kalau tidak salah Dillah, Juli dan Widya yang kirim sms bahwasanya diri masing masing telah pulang dengan selamat.

Sekalian saya coba coba mau bikin polling…….

31 Responses to “Today’s Feeling and Polling”


  1. 1 Amed 29 December 2008 at 15:51

    Saya milih isuur:mrgreen:

  2. 2 Fortynine 29 December 2008 at 15:55

    *kelupaan. malas ngedit tulisan. lagi saya mau mandi dan jalan setelah seharian di kamar*

    Yang merasa ada yang karakternya terbunuh atau perasaannnya terluka oleh tulisan ini, maka saya bilang: Peanggapan, kaitu ja meraju!.

  3. 3 soulharmony 29 December 2008 at 16:27

    saya milih isuuuuuuuuurrrrrrrrrr, karena saya navigatornya

  4. 4 soulharmony 29 December 2008 at 16:31

    mas agus berbunga-bunga dengan sapa boi…………?????????
    ‘pura2 tidak tau’
    gus…gus……….

  5. 5 yulian 29 December 2008 at 16:59

    Saya milih Isuuurrr…walaun sempat mengocok perut saya..
    tapi lantihnya tu pank……rami banar sambil nyetir

  6. 6 Sarah Luna 29 December 2008 at 17:37

    Wuakakkakkak.. Menyupani ja AVP nya tuuh.. sudah perigatnya.. pake mogok pula…
    Anu.. bukannya tidak mengingatkan supir untuk mengisi bensin… cuman safwan berkata “wah..tahan ja tuh bang ae.. mpe kandangan..”, kami niy apa da.. apa jar urang ja… hahahhahha…

    Sapa yg cinlok??, sapa???…
    rAMI NYA lah main arus di sungai, handak ae, tapi kada bisa bekunyung… Hiks.. takutan larut… hihi..
    Handak umpat milis td malam, kehabisan pulsa..
    MaNA tapi masih tepar nahh…

  7. 7 hariesaja 29 December 2008 at 17:40

    kalo nunggu photonya di link q yg itu tu, jelas gak bakal nemu…weeee…..hariesaja.info kembali hadir menyapa pengemarnya (*wakakakkkkkkk) Tunggu ya Boy, masih upload. Tapi photomu kok gak ada ya???? (toenkkkk)

  8. 8 Saqraj Luna 29 December 2008 at 17:47

    Duh… maaf salah-salah ketik…
    Maklum tidak dalam keadaan fit.
    *minum obat… Tiduuur lagii*

    @ farid :
    bejalanan kemana ja tahun baru???

  9. 9 Dillah 29 December 2008 at 18:41

    saya kok jadi korban😆

    milih carbone…supir aux😀

  10. 10 Syam al Ideris 29 December 2008 at 19:16

    Kemarin di Tanuhi, mantaffff…
    Fadil jadi juara “belarut banyu”…
    Pokoknya paling jago “bekunyung”..maklum
    kan anak seribu sungai..
    he..he..he..

  11. 11 cumie 29 December 2008 at 19:39

    wah, mas isurr panceng oye!😆
    ngepot sana sini, bikin gak bete dalam mobil wkkwkwkww

  12. 12 agushw 29 December 2008 at 20:04

    klo aku ya milih mas agus….karna penumpangnya merasa nyaman dan nyenyak sekali tidurnya walaupun dalam keadaan kecepatn tinggi….dikejar setan

  13. 13 syafwan 29 December 2008 at 20:37

    @ sarah: eleh-eleh saya bilang teh nyampe bjb atuh mba. Bukan kandangan.

  14. 14 syafwan 29 December 2008 at 20:40

    Agh, kalau ada perjalanan lagi. Saya mau pilih yang full musik 5 album. Asyik uey. Gimana? Ntar ane bwa koleksi iwan fals dan ebit g ade

  15. 15 Pakacil 29 December 2008 at 21:17

    saya kan anggota masyarakat ilmiah, jadinya ya harus ada dasar yg jelas dulu sebelum melakukan sesuatu.🙄

  16. 16 cK 30 December 2008 at 01:38

    polling apa ini??😮

    ternyata kalian bisa nyetir toh…

    *kalem*

  17. 17 baburinix! jua 30 December 2008 at 04:57

    nah kada tahu buhannya nih …nang lawas barandam di banyu panas

    aux urangnya. wakkakakak…

  18. 18 Rizal 30 December 2008 at 08:53

    saya milih mas agus … karena ada konsernya didalam mobil.
    hehehe

  19. 19 warmorning 30 December 2008 at 09:16

    perjalanan yg seru, sayang [lagi2] gak bisa ikutan huhu
    soal polling, jelas saya milih keluarga sendiri hihi

  20. 20 Refa 30 December 2008 at 09:30

    gak bisa ikutan polling, kan kada umpat tulakan.
    oleh2nya mana nih?
    ada jua kah dodol kandangan gasan ku

  21. 21 dia dan 30 December 2008 at 11:44

    saia jg ikut ah….
    milih agoes seru deng nyanyi bareng……
    hohohohohoho

    tp mpe bjb saia mlh fadil
    krn saia plng kbjm
    toenkkkkkkk
    binun yg baca
    hahahahahah

  22. 22 nia 30 December 2008 at 11:51

    ah ttg apv??? itu kan mansup lagi ngetes penumpang peduli BBMnya ga??? ketika safwan bilang spt kata sarah diatas, ya udh .. percaya az … xixixixi, dan akhirnya sukses keabisan BBM.

    trus ttg BELARUT … selamat deh buat Pkaacil, akhirnya berani juga, dan imak jg tks yaaah udah jagain supaya jgn sampai larut beneran ..

  23. 23 Fortynine 31 December 2008 at 01:00

    @soulharmony:

    mas agus berbunga-bunga dengan sapa boi…………?????????

    Cuma dengan si Dia

    @Sarah Luna: Sudah kada umpat belarut. Kada Umpat milis, lengkap sudah ‘kada’ nya Sarah nih.:mrgreen:

    bejalanan kemana ja tahun baru???

    Ke rumah Pakacil aja lo….

    @hariesaja:

    kalo nunggu photonya di link q yg itu tu, jelas gak bakal nemu…weeee

    Saya malas mencantumkan link berbayar tapi gratisan milikmu Har. Soalnya sering ga bisa diakses

    @Dillah:

    saya kok jadi korban😆

    Daripada jadi Carbon, pilih mana imak?

    @Syam al Ideris:

    Fadil jadi juara “belarut banyu”…
    Pokoknya paling jago “bekunyung”..maklum
    kan anak seribu sungai..
    he..he..he..

    Maksudnya satir? Karena Fadil adalah manusia yang tidak ikut sama sekali untuk belarut?:mrgreen:

    @agushw: Termasuk imak ngeklik sorang poll gasan nama sorang!😈

    @syafwan:

    Ntar ane bwa koleksi iwan fals dan ebit g ade

    Boleh. Silakan

    @Pakacil: Bukannya itu sungai juga ada dasarnya? 😛

    @cK:

    ternyata kalian bisa nyetir toh…

    Kaliannya itu maksudnya siapa, dan siapa Chika…??

    @baburinix! jua: Dasar bujur kada tahu sorang. Soalnya kada minat melihat kolamnya nang semalam. Makanya becabur di sungai haja

    @warmorning: Mungkin KB harus kopdar di Jakarta dulu baru situ bisa ikutan. He he he

    @Refa: Oleh oleh? Jangan nagih auk. Soalnya auk kan supir, bukan wisatawan

    @nia:

    imak jg tks yaaah udah jagain supaya jgn sampai larut beneran ..

    Sama sama… Meskipun saya sebenarnya bingung harus jawab apalagi selain terima kasih

  24. 24 gusti 31 December 2008 at 16:09

    auk sebagai penumpang AVP merasa bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi BBMnya..

    Dari Banjarmasin tuh auk kd melihat jua seberapa bnyak bensin di tanki, jar auk itu sampai aja ke kandangan lalu balik ke bjm asal AVP diderek atau diatas trailer..

    kada tahu pank, sang pilot bujuran salah lihat indikatornya.. hahahaha…. untung aja pilot pas bulik kada salah jalan jua..

    tapi bisa jua pank karena pengaruh navigatornya…🙂 ada beberapa bukti otentik yg kd dipajang di album auk pas lagi sang navigator lagi memberikan “service” ke sang pilot.. sampai2 kada ingat lagi bahwa mereka membawa penumpang.. hehehehe..

    Tapi auk tetap memilih Pilot AVP pank yg paling oke..

  25. 25 Fortynine 31 December 2008 at 18:10

    tapi bisa jua pank karena pengaruh navigatornya…🙂 ada beberapa bukti otentik yg kd dipajang di album auk pas lagi sang navigator lagi memberikan “service” ke sang pilot.. sampai2 kada ingat lagi bahwa mereka membawa penumpang.. hehehehe..

    Seandainya situasinya tidak seperti sekarang…. Pasti akan ada karakter asinan tingkat tinggi yang disertai ancaman dan pemerasan

  26. 26 Hera 1 January 2009 at 09:19

    Wah,wah..
    Seru,seru..

    Saya ga milih siapa2..kan ga ikut,hee..

  27. 27 HE. Benyamine 2 January 2009 at 15:10

    Ass.

    Cerita yang seru, perjalanan yang penuh warna, seakan mengikutsertakan pembaca dalam perjalanan tersebut.

    Jika tidak ikut, membaca postingan ini sudah cukup sebagai bagian dari perjalanan tersebut.

    Poll … wah gimana ya?

    1. milih Fadli … mogok dengan asumsi yang semuanya negatif, apalagi tidak bisa membedakan indikator.

    2. milih Mas Agus dan Isyur … seperti dikejar polisi

    3. milih fortynine … bisanya mengekor, kalau yang diekor nyungsep apa ikut juga …. dan,

    4. milih carbon … yang selalu dibuntuti bisa nggak tenang.

    Nah … semuanya … seru

  28. 28 benkyongeblog 3 January 2009 at 14:28

    wah karena wid penumpang k’mansup, so pasti tetep pilih k’mansup… hidup k’mansup *mbil mengangkat tangan*
    tp ntar laen kalie nyetir na hrz lebih cepat lagi yaa k’mansup… loch kok jd nyuruh ngebut hehe…😀

  29. 29 Fortynine 24 February 2009 at 02:45

    @Hera: Silakan golput. Disini golput tidak haram kok Bu

    @HE. Benyamine: Seru sih seru Pak. Tapi di balik serunya kisah selalu ada udang. Eh itu bakwan ya

    @benkyongeblog: Fadil? Ngebut? Itukan sebuah kejadian langka Wid…


  1. 1 Report: Ke Kandangan Baimbai : Komunitas Blogger Kalimantan Selatan Trackback on 29 December 2008 at 16:34
  2. 2 20 Januari 2012 (Memperingati 4 Tahun Komunitas Blogger Kalimantan Selatan) « Generasi Biru Trackback on 20 January 2012 at 00:04

Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: