Banjarbaru, 10 Maret 2010

Sambungan dari tulisan terdahulu…..

Baru saja masuk kamar, menyalakan komputer sambil bersiap siap untuk memulai musim baru FOOTBALL MANAGER 2009, hengpon CDMA butut saya berbunyi….Oknum yang melakukan panggilan adalah seorang kenalan saya, masih terhitung sebagai tenaga kontrak di Lingkungan PemKo. Lebih tepatnya kontraktor di Kelurahan:mrgreen:.

“(dengan suara nampak tergesa gesa) Ikam dimana? Kawa kesinikah?”. Saya jawab: “Kawa’ai, hadangi ja setumat”.

Saya putar otak dengan sekencang kencangnya, adapakah gerangan? Masa iya dirinya yang mau berangkat ke Indonesia mau menitipkan istri cantik berkulit putihnya pada saya? Atau minta antarkan ke bandara demi menyusul jadwal keberangkatan pesawat supaya tidak ketinggalan? Perlu bantuan packing barang? Atau apa? Sudahlah, liat saja nanti sesampainya di sana.

Tarik gas, kebut Fabio dengan kecepatan sedang, sekitar 5 menit kemudian saya tiba di lokasi rumahnya. Sesampainya, saya temui ada seorang lagi perempuan selain istrinya, mungkin temannya pikir saya, yang jelas saya hanya ingin tahu kenapa manusia satu ini tumben tumbennya bisa melakukan panggilan darurat buat saya.

“dari video kawa diolah foto lo? Gasan dicetak selajur..” tanyanya. dijawab oleh saya “kawaja multiparama. Jawaban terlalu percaya diri dan yakin, dimana kemudian pada prosesnya saya mengalami kesulitan tingkat sedang. Video yang dimaksud adalah sebuah video yang berisi beberapa kejadian, dimana objek yang ingin dicapture adalah wajah seseorang.

Saya putar video yang dimaksud dengan media K-Lite yang telah diinstall sebelumnya oleh manusia ini, pause pada momen video yang diinginkan, lantas tekan tombol Prt Scr. Buka aplikasi Paint, lalu rekatkan hasil tangkapan tadi, lantas simpan dalam format JPG. SUKSES! Momen tertangkap karena mode full screen pada video, lantas video di tutup, saya pindahkan hasil tangkapan ke flashdisk untuk di bawa ke tukang cuci cetak foto digital.

Begitu melakukan recheck file di flashdisk tadi, alamak, cuma ada warna hitam! Rupanya file itu masih hidup, sehingga hasil tangkapan itu hanya berfungsi dan menampilkan tangkapan yang sesuai ketika video yang bersangkutan dimainkan. Begitu video ditutup, hilang juga visual dari hasil tangkapan. Kampret!

Akhirnya dengan sedikit kebingungan tanpa berhenti mencari solusi, saya putuskan untuk menggunakan fasilitas tangkapan dari pemutar videonya saja. Berhasil! Bahkan hasil gambar lebih bagus, dan tentu saja tidak berubah ketika video dimatikan dan file dipindahkan ke flashdisk.

Yang saya bingung, manusia yang wajahnya ingin dicetak foto tadi, tidak begitu special, tapi kok bisa bisanya sampai kaya dipaparazzi? Namun tak lama kebingungan saya segera terjawab. Sang perempuan kedua selain istri teman saya seperti yang sudah saya sebutkan diatas bersuara; “Kesahkan ja, biarja inya tahu”.

Jadi begini ceritanya; beliau ternyata adalah acil dari teman saya itu. Beliau meminta bantuan taman saya ini untuk mempaparazzi orang yang wajahnya masuk dalam video tadi. Gunanya? “Gasan dibawa ke urang pintar. Inya ini sudah berapa kali belaki, terakhir lawan urang Korea, urang Korea nya nang masuk Islam. Aku ni dangar dangar habar, sampai minta liatakan wan urang pintar, sekalinya laki ku pulang nang diparakinya. Himpal 500 juta sudah, menukarakan binian ngini CRV! makanya gambarnya handak ku bawa ke tuan guru. Sualnya pas semalam diliatakan, pinanya urang ini beisian…”

Teman saya menambahkan: pinanya sarat urang ni baju hirang putih. Soalnya aku berapa kali menamui pasti inya pakai hirang putih tarus

Busyet! Orang yang di dalam video ini kalau anda liat sendiri tidak ada specialnya, just an ordinary waitress. tapi kok bisa memikat hati para juragan? Oh iya, Acilnya teman saya ini cuma guru, namun suaminya adalah seorang pengusaha angkutan yang sukses. Beliau mulai curiga suaminya serong kiri serong kanan ketika rekening tabungan di salah satu bank tiba tiba raib sekitar 500 juta tanpa ada kejelasan. Selidik demi selidik ternyata buat beli mobil yang borosnya a-u-zubillah dan dihadiahkan buat orang yang ada di video itu tadi…..

::::::::::::

Selepas adzan magrib, saya melanjutkan petualangan 10 Maret untuk menuju ke rumah orang ini. Ada acara pemberian nama buat sang calon presiden negara Kalimatan…. Ini foto si jagoan, Fatih Aleka. Mungkin kai-nininya tidak tahu kalau nama itu mengandung singkatan, yang jelas nama idaman sudah gol!

Datang ke acara, saya janjian dengan beberapa teman. Salah satunya adalah Ayahnya Nadira, yang sekali lagi membuktikan bahwasanya statistik Navigasi Daratnya jika diibaratkan angka dari 01 – 10, adalah 02!

Bayangkan. Amed sudah sering ke rumah lokasi acara, namun masih bisa lupa jalan ke sana sampai sampai harus menelepon saya minta petunjuk arah! Sesampainya di sana, teman saya bernama Amed ini membawa sebuah berita duka, bahwasanya rekan satu kampus-yang mana saya sudah lama tidak bertemu dengan dirinya-telah mati! Semoga selamat sampai akhir tujuan, kawan……

Sebelum pulang, menyempatkan diri mapir di rumah Carbon, lantas ketika penaggalan romawi sudah mendekati 11 Maret 2010, saya melanjutkan peraduan ke kasur………

10 Responses to “Banjarbaru, 10 Maret 2010”


  1. 1 jensen99 15 March 2010 at 15:17

    Mwahahaha! Walopun dengan sangat meraba-raba, saya sukses juga mengerti sendiri 60% dialog bahasa daerah diatas dari kontex cerita sebelum tiba pada ringkasan kasus dibawahnya.:mrgreen:
    BTW, apa efek yang rencananya mau diminta dari si orang pintar ke si waitress dalam foto?😕

    Akhirnya […], saya putuskan untuk menggunakan fasilitas tangkapan dari pemutar videonya saja. Berhasil!

    Farid?!?!? Bukannya itu sudah prosedur standar ngambil gambar dari video? Kok bisa lari ke print screen?😯

  2. 2 Fortynine 15 March 2010 at 17:16

    @jensen99:

    BTW, apa efek yang rencananya mau diminta dari si orang pintar ke si waitress dalam foto?😕

    Secara eksplisit tidak disebutkan juga terhadap saya, namun biasanya dimintakan supaya sang lelaki bisa lepas dari jerat sang pemikat

    Farid?!?!? Bukannya itu sudah prosedur standar ngambil gambar dari video? Kok bisa lari ke print screen?😯

    Ya makanya itu tadi, seperti yang saya sebutkan, karena terlalu percaya diri dan menganggap semuanya mudah, ternyata jadi repot sendiri…:mrgreen:

  3. 3 syafwan 15 March 2010 at 20:20

    kirain buka jasa paranormal?

  4. 4 Fortynine 16 March 2010 at 01:52

    @Syafwan: *tejungkang*

  5. 5 zulhaq 20 March 2010 at 03:36

    gw buka buka kamus bahasa kalimantan, kok gak nemu bahasa daerah yang terselip diatas yah *nyebar kebohongan. padahal gak punya kamus*😀

  6. 6 Fortynine 20 March 2010 at 13:32

    Ohohoh…kurang dapat menangkap maknanya ya…😀

  7. 7 pakacil 8 April 2010 at 05:42

    waaaahhh… saya sepertinya menangkap adanya sebuah nama khusus pada tulisan di atas.:mrgreen:

  8. 8 warm 11 May 2010 at 06:51

    pina ada ngaran perusahaan yg terkenal eh
    *jujur*

  9. 9 Fortynine 9 October 2010 at 06:00

    @pakacil: Nama apakah itu???

    @warm: perusahaan apakah itu???

  10. 10 Obat Penyakit Stroke 5 January 2013 at 16:47

    wah


Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: