Untuk Anakku

​

anakku, ingatlah hari itu.
Ibu mu mungkin berjuang dengan hidup dan mati ketika melahirkanmu, maka ingatlah pula perjuangan Ayah mu…
selama 9 bulan ibumu mengandung
selama 9 bulan jualah ayahmu berjuang mencari nafkah dan rezeki berlebih… guna membayar yang bahkan lebih dari yang sekedar tertera di kertas itu.

sekarang ayah mengerti, betapa kakek dan nenekmu dulu berjuang membesarkan ayahmu dan ibumu, maka inilah saatnya ayahmu menjadi laki2, yang berjuang untuk anak dan istrinya…. Jangan pernah menjadi durhaka anakku, dan janganlah engkau kelak menjadi beban orang lain

0 Responses to “Untuk Anakku”



  1. Leave a Comment

Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: