Memahami Pelemahan Rupiah (Secara Benar)


Fortynine:

1. TAMBANG2 di Kalsel punya kontrak kerja jangka panjang dengan asing! Contoh yang kantornya didepan rumah saya. Tak perlu saya sebutkan nama, yang jelas mereka tak terpengaruh dengan industri dan pasar Tiongkok!

2. Tambang2 yang mati adalah yang ekspornya ke Singapura atau Korea atau bahkan jual bebas… untuk yang ini, mereka pure terpengaruh atas kenaikan harga dollar

3. Regulasi bank yang semakin “parno”, atau katakanlah selektif dalam memilih nasabah telah mematikan usaha properti. Tidak atau belum signifikan namun tetap telah membuat nasabah berkurang. Kalau sekelas Ciputra mungkin tak terpengaruh, tetapi kelas lokal? Silakan buktikan sendiri di lapangan.

Jadi kesimpulannya; negara ini memang sakit parah! Solusinya? Ya bubarkan! Kalau misalnya batubara dan sawit kalimantan tak dijual, mau apa itu Malaysia, singapura, korea, india, bahkan pulau jawa!

Originally posted on Litter Press:

(Revisi 25/8, 9.53: beberapa orang menganggap bahwa masalah reaksi berlebihan (a.k.a. lebay) pasar perlu diperjelas di artikel ini. Tambahan tulisan berwarna biru)
(Revisi 25/8, 21:13: memperjelas bahwa industri yang terkena cacat bawaan adalah industri yang diproteksi dari persaingan dengan produk luar negeri. Beberapa industri yang tidak diproteksi malah seringkali dihambat dengan penegakan hukum yang lemah dan regulasi yang berbelit)

Oke, jadi kemarin sore kurs Rupiah terhadap Dollar AS untuk pertama kalinya tutup di atas 14.000. Seperti biasa, banyak orang yang tidak mengerti dasar-dasar ilmu ekonomi mulai bicara seolah-olah tahu apa duduk perkara pelemahan Rupiah.

Pertanyaan yang mungkin muncul di benak kita semua: mengapa bisa kurs Dollar AS (selanjutnya USD) terhadap Rupiah (selanjutnya IDR) mencapai 14.000? Salah siapakah sehingga Rupiah bisa loyo? Apa yang akan terjadi?

Dan seperti biasa, setelah kita bertanya-tanya, pemerintah menjadi pihak pertama yang langsung disalahkan atas pelemahan Rupiah (ada benarnya, namun tidak sepenuhnya benar). Kemudian reaksi berikutnya…

View original 2,396 more words

Patwal Tabrak Lari Cirebon Masih Bersembunyi


Fortynine:

Keparat Berseragam!

Originally posted on macantua:

image

Macantua.com – Sebuah kejadian tabrak lari yang menewaskan bocah 8 tahun bernama Hafidz warga desa Setu Wetan Weru Cirebon beberapa hari lalu di jalan Tuparev Cirebon masih menuai pertanyaan. Pasalnya sampai detik ini sang pelaku belum menampakkan diri alias bersembunyi. Ada kecurigaan sang pelaku disembunyikan identitasnya. Bahkan saksi yang membantu memgantarkan korban ke rumah sakit kini susah dihubungi. Apakah mungkin saksi pun dibungkam alias diintimidasi?

View original 100 more words

WordPress.com Ku Apa Kabarmu?


Okay, ini blog sudah semakin jamuran dan penuh sarang laba laba..

Pemiliknya sedang sok sibuk. juga sudah tak punya koneksi internet yang memadai lagi, kemudian ketika ke warnet ternyata hanya sibuk main poker. Tapi tenang saja, saya akan tetap berusaha berkarya kok, demi melawan lupa dan tentu saja… demiKIAN. Sekian dulu nanti kita sambung lagi, kapan kapan dan entah kapan. Oh ya, ini saya draft di notepad lhho, dan koding nya juga manualan macam dulu, yah, at least ternyata masih belum lupa untuk nge_strike dan nge-quote.


Monthly Archives

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 193 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 193 other followers

Twitter

  • Orang Naive ama orang goblok bedanya tipiss kali ya? 1 day ago

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 193 other followers

%d bloggers like this: