Yang Menghambat Kemajuan Umat Islam!

Ketik reg spasi anu, kirimkan ke berapa berapa sepuluh untuk tau ramalan bintangmu. Sudah bangkrut dikibuli kapitalisme, tertimpa dosa syrik pula. Lupakah kita bahwa ramal meramal itu perbuatan musuh besar manusia yaitu syetan?

Ketik reg spasi Agnes nama artis dan kirimkan ke sekian sekian untuk tau info terbaru tentang artis idola kamu. SMS selebriti ini asli!!! Bukan dari operator! Asli! Asli menyerap pulsa kita, asli memperkaya kaum kapitalis.

Ketik nama penyanyi favorit kalian, dan kirimkan ke nomor berikut untuk mendukung idola kamu. Yang kaya para produser, penyedia jaringan, dan si idola yang “ganteng atau cantik” itu. Yang kita dapat adalah kekecewaan saat pilihan kita kalah, plus pulsa yang sudah terkuras. Lagi lagi kapitalisme.

Ketik reg spasi nama kamu dan kirimkan ke anu anu sekian untuk bergabung dengan teman teman lain (untuk kontak jodoh). Emangnya udah ga punya teman lagi sampai harus nyari teman dengan cara seperti “beli kucing dalam karung”? Emangnya udah habis manusia disekitar? Emangnya ga punya kawan baik atau kenalan yang bisa bantu carikan calon? Ko sampai mencari jodoh pakai gaya macam makelar jual beli motor, yang menjelaskan kelebihan dan kekurangan motor yang ingin dijualnya pada calon pembeli, padahal barangnya bukan punya dia, dan dia juga ga bakalan perduli tu motor rusak atau ga nantinya. Yang penting ada pembeli, dan sang makelar bakalan dapat uang dari pihak yang minta tolong motornya dijualkan.

Ketik reg spasi nama Ustad dan kirimkan ke sekian sekian untuk mendapatkan kata kata bijak dari sang Ustad, bahkan sampai sampai Kitab Suci umat Islam yang diperdagangkan dengan model perampokan pulsa. Tarif yang diatas normal harusnya membuat kita berfikir dua kali untuk melakukannya.

::::

Saya bukannya anti dengan metode dakwah yang modern, namun menurut saya adalah lebih baik jika para cendikiawan dan hartawan Muslim bersatu padu untuk memajukan pola pikir umat Islam di negeri ini dengan cara cara yang lebih baik. Misalnya, daripada ceramah atau tips atau nasehat dari para ulama diperdagangkan lewat sms dan umat ini harus BAYAR MAHAL untuk mendapatkannya, tambahan lagi bahwa fasilitas ini hanya bisa dinikmati oleh ponsel ponsel mahal, ponsel butut model Nokia 5210 saya mana bisa.

Kenapa ga bersama sama mendirikan sekolah Islam modern untuk rakyat? Daripada membentuk modal usaha Al Qur’an seluler yang diperdagangkan dengan harga mencekik, lebih baik mendatangkan para pengajar pengajar berkualitas untuk sekolah sekolah Islam yang banyak bertebaran di negeri ini, atau mendidik para pemuda pemuda Islam yang memang berfikiran maju, serta bertekad kuat untuk memajukan Islam untuk lebih modern dan mengenal peradaban dan tekhnologi, mereka perlu diberi kursus dan akses internet gratis, diajarkan cara membuat blog Islami, diajarkan mencari referensi dari belahan dunia lain biar tau luasnya dunia, diajarkan cara membuat Al Qur’an digital/online, diajarkan media baru untuk berdebat dan bertukar pikiran, serta mengemukakan pendapat dengan menggunakan otak, bukan dengan hati emosi.

Kemana perginya para Muslimin dan Muslimah berduit di negara ini? Yang saya tau cuma satu, yaitu ibu yang membuat Mesjid megah dengan lapisan emas disekujur Mesjid, dengan lantai keramik nomor satu dari Italia (kalau ga salah). Yang lainnya? Ke luar negeri? Kenapa? Negara ini membutuhkan kalian wahai saudara saudara ku seiman, sebangsa dan setanah air!

Teganya kalian berangkat Haji dengan acara pelepasan dan penyambutan yang bermegah megah, sementara di negara kalian tercinta masih banyak saudara kalian yang butuh operasi atas penyakitnya yang parah dan perlu biaya yang tidak sedikit untuk kesembuhannya.

Ingatlah saudara saudara kalian yang butuh makan, dan butuh dilindungi dari gangguan orang orang kafir, Yahudi, barat dan misionaris bertangan hitam. Saat membuat sekolah Islam modern, teganya kalian yang mendirikan sekolah Islam yang membebani saudara kalian dengan iuran pendidikan yang lebih mahal daripada sekolah negeri. Kalau begitu apa bedanya kalian dengan kaum kapitalis yang suka memperkaya diri dan membunuh serta menyingkirkan yang miskin dan tidak mampu?

Kami semua ingin keturunan kami menjadi Muslim yang baik dan bisa berfikir, dan berkreasi dengan segala petunjuk yang telah di wahyukan Allah Yang Maha Mengetahui, dengan segala sabda Nabi Muhammad, dan berbagai Hadist riwayat. Bukan Muslim yang destruktif dan egois. Tapi bagaimana semua itu bisa terwujud? Kalau mau menyekolahkan anak di sekolah Islam kami harus berfikir seribu kali mengingat tarif yang tinggi? Bagaimana kaum Muslimin kelak bisa menjadi seperti Al Jabar, Ibnu Sina dan ilmuwan ilmuwan Islam lainya kalau sekolah saja mereka susah?

Dimana harta kalian itu saat saudara kalian kehilangan keislamannya yang telah tertukar dengan sandang pangan? Bagaimana kami semua bisa memperdalam pengetahuan tentang Islam kalau mendengarkan ceramah dan lantunan indah ayat Al Qur’an saja kami harus bayar? Kalau Belajar Al Qur’an saja malah jadi dipersulit, maka sangat sangat tidak tertutup kemungkinan umat Islam akan menjadi malas berfikir. Kalau sudah malas berfikir, maka akan sulit mereka menghasilkan karya karya terbaik demi kemaslahatan umat, jauh lagi dari karya yang bakalan berguna buat seluruh dunia.

Kemana para cendikiawan Muslim di negara ini? Masih sibuk memperdebatkan kapan Idul Fitri? Atau masih berdebat tentang jumlah rakaat dalam sholat taraweh? Masih berdebat soal poligami? Masih sibuk menulis buku yang harga jualnya setaraf dengan harga buku buku Da Vinci Code, Harry Potter yang menyesatkan? Apa kalian tidak tau bahwa buku dengan kandungan kemusyrikan “lemak babi” sekarang bertebaran dengan harga yang lebih murah dari buku tentang tafsir Al Qur’an, kisah kisah teladan Islam atau buku mengenai ilmu pengetahuan luar biasa yang tersimpan dalam Al Qur’an?

Apa kalian semua tidak tau bahwa yang dibutuhkan umat Islam negara ini bukanlah komando Bom Jidat Jihad ataupun doktrin dan pencucian otak melainkan pengetahuan untuk memahami dan mengambil manfaat pengetahuan dari petunjuk Allah, sehingga kita tidak dibohongi, bahkan sampai sampai di jadikan budak oleh orang diluar Islam.

Kami tak perlu didoktrin bahwa Islam itu agama yang paling benar, karena kami sudah tau, kami sudah Islam sejak kami akil balik, tapi kami (terkadang) masih belum mengerti kenapa kami harus memilih Islam, yang kami tau cuma Islam itu adalah agama dengan kegiatan seperti dalam Rukun Islam dan kegiatan macam Yasinan dan Tahlilan. Selebihnya? Pernahkah para cendikiawan Muslim menjelaskan betapa indah dan bermanfaatnya Islam buat seluruh alam semesta?

Pernahkah menjelaskan kenapa Umat Islam pantas berkaca pada lebah sekaligus menelitinya? Jangan hanya filosofi serang, bakar, hajar “musuh jangan dicari, ketemu jangan lari”nya yang didoktrinkan, tapi jelaskan bahwa lebah itu pekerja keras, suka bergotong royong dan tolong menolong, jelaskan bahwa lebah ternyata mampu membagi tugas siapa yang menjaga sarang dan siapa yang memproduksi madu. Sehingga kami tidak pernah menyesal memilih Islam, sehingga kami tau dan mengerti sepenuhnya bahwa segala petunjuk yang kami butuhkan di dunia dan untuk masa depan telah tersurat maupun tersirat dalam ajaran Al Qur’an.

Segala pertanyaan harusnya dapat terjawab. Jangan hanya bisa bilang bahwa itu sudah ada dalam Al Qur’an, tapi tidak pernah mencoba menelitinya, malah keduluan orang orang barat, dan orang kafir diluar Islam. Jangan hanya menjelaskan bahwa daging babi haram, tapi tak pernah menyebutkan bahwa dari segi kesehatan memang merusak, bahwa Islam menjaga agar manusia selalu sehat. Jangan cuma bisa bilang minuman keras dan narkoba haram, tanpa mampu menjelaskan segala dampak buruknya terhadap kesehatan dan hubungan sosial.

Kami tidak perlu dijejali dengan slogan “dirikan negara Islam”, ataupun slogan dan doktrin tegakkan syariat Islam supaya tidak ada lagi pornografi misalnya. Apalagi soal bid’ah dan membid’ahkan sampai sampai penghalalan darah. Namun yang perlu kami tau adalah manfaat dan kebaikan dari negara Islam itu sendiri, yang kami perlu tau adalah syariat Islam itu bisa mensejahterakan rakyat, maka berikan kami contoh masalah yang kemudian dapat diselesaikan dengan syariat Islam. Jelaskan dan uraikan bahwa sistem ekonomi Islam mampu mengungguli kapitalisme. Berikan kami tata cara berhubungan dengan yang bukan muhrim, bukan doktrin dengan dukungan ayat atau kutipan bahwa pacaran memandang lawan jenis yang bukan muhrim itu haram. Lantas kalau tidak boleh memandang bagaimana bisa tau wajah dari calon pendamping hidup kita?

Saya memang bukan ahlinya dalam hal ini. Saya cuma minta agar para Muslimin dan Muslimah yang mampu secara harta atau secara ilmu itu ingat Rukun Islam keempat dan kelima, karena yang pertama, kedua dan ketiga mereka pasti sudah menjalankannya dengan baik. Maka ingatlah bahwa zakat itu bukanlah sekedar memberikan bantuan harta benda saat berakhirnya bulan Ramadhan, tapi juga bantuan lain termasuk bantuan pendidikan pada anak anak yang tak mampu mengenyam pendidikan yang layak, dan jangan kalian berangkat Haji (apalagi kalau sudah pernah berangkat Haji sebelumnya) dulu kalau saudara saudara kalian masih butuh bantuan.

Mungkin pahala mensejahterakan ratusan anak anak yatim, atau membantu biaya operasi anak tak mampu lebih besar ketimbang pahala Haji anda. Bukankah kita semua di ajarkan untuk saling tolong menolong (dalam kebaikan)? Kenapa para Muslimin dan Muslimah yang mampu (baik materi maupun jasmani dan rohani) tidak berkolaborasi mendirikan stasiun televisi yang bisa menjadi ajang pendidikan, pencerahan, dan pemersatu umat Islam? Dan pertanyaan saya yang paling utama sebenarnya adalah: kenapa kalian tidak bisa membedakan diri dengan para pelaku pembodohan dan penyesatan umat serta pelaku sistem kapitalisme seperti yang tercantum di atas?

Originally written here. Some words, phrase and sentences have been modified.

45 Responses to “Yang Menghambat Kemajuan Umat Islam!”


  1. 1 Ma!!! 6 June 2007 at 23:17

    masalah berbuat baik dan bersedekah itu,,

    menurut Ma banyak yang udah bikin self defence ‘kalo udah zakat udah cukup,,’ -ampe korupsi yang udah dizakatin, dikira jadi halal,, gile- masalahnya yang diambil bukan esensi memberi dan berbaginya,, cuma sekedar berasa kaya potongan pajak aja,,

    jangan kalian berangkat Haji (apalagi kalau sudah pernah berangkat Haji sebelumnya) dulu kalau saudara saudara kalian masih butuh bantuan

    wah,, ga bisa itu!!! harus haji sesering mungkin,, biar gelar namanya H.H.H. Fulan,, ge keren kalo nolong orang,, ga ada titelnya di nama,,😛

  2. 2 cK 6 June 2007 at 23:25

    haduh panjangnya…
    *file
    *save as
    baca besok pagi aja aah~~

  3. 3 arul 7 June 2007 at 01:16

    Saya rasa semua orang menulis juga sempat berfikir… mungkin saja… apa yg mereka sampaikan belum ngena ke kita jadinya (belum dapat pencerahan….) jadinya kenapa kita masih tidak memahami mereka2 yang masih saja mempermasalahan hal2 yg menurut kita benar atau salah…🙂

  4. 4 Sugeng Rianto 7 June 2007 at 08:24

    He..he..he…Pencerahan neh🙂
    Btw, tulisan mengenai <a href=”http://abdurrahman.wordpress.com/2007/03/15/benarkah-bumi-mengelilingi-matahari/” rel=”nofollow”>fatwa tentang astronomi</a> mencerahkan apa menyesatkan ya?!
    [**garuk-garuk kepala sambil terbengong bego**]

    @Sugeng: Kayanya membingungkan deh. He he he

  5. 5 agorsiloku 7 June 2007 at 09:58

    Mencerahkan… thx 49…. kita semakin sadar bahwa kita menjual ayat sebagai ladang bisnis… bukan investasi di akherat.

    Memang pasar kadang begitu…. namun… memang cara yang sama bisa terjadi…. komoditi ucapan kebijakan…. ada di suatu masa … kearifan dan kefasihan membaca kitab juga hanya sampai tenggorokkan…. (kalau nggak salah ada hadisnya)….

  6. 6 antosalafy 7 June 2007 at 10:13

    Yang Menghambat Kemajuan Umat Islam! « Parking Area | kosongempatsembilan.wordpress.com/2007/06/06/yang-menghambat-kemajuan-umat-islam | IP: 72.233.2.48

    […] slogan dan doktrin tegakkan syariat Islam supaya tidak ada lagi pornografi misalnya. Apalagi soal bid’ah dan membid’ahkan sampai sampai penghalalan darah. Namun yang perlu kami tau adalah manfaat […]

  7. 7 Neo Forty-Nine 7 June 2007 at 13:40

    @Chika: Udah selesai bacanya???

    @Arul: Memehami memang sulit Mas

    @Agorsiloku: Mudah mudahan segala ilmu yang terkandung dalam Al Qur’an bisa kita pergunakan dan dicerna dengan baik, tanpa harus memperdagangkan ayat dan ilmu. Benar gitu Mas?

  8. 8 Neo Forty-Nine 7 June 2007 at 13:43

    @Antosalafy: Itu maksudnya apa ya?

  9. 9 Neo Forty-Nine 7 June 2007 at 13:58

    @Rizma: Ah, masa sich haji lebih penting daripada nolong sesama?

  10. 10 joesatch 7 June 2007 at 22:35

    Asataghfirullah… Islam kok “dijual”?

  11. 11 joesatch 7 June 2007 at 22:37

    Astaghfirullah, maksudku😛

  12. 12 Ma!!! 7 June 2007 at 23:28

    @ 49 baru

    iya dong, jelaaas!!!

    kecuali nolong orang tapi disorot ama kru tipi,, itu baru sebanding,,😛

    *ngikutin perubahan pola tulisan farid*

  13. 13 Neo Forty-Nine 8 June 2007 at 17:24

    @Joesatch: Maksudnya yang dijual ayat? gitu ya Joe?

    @: He he, gitu ya…….

  14. 14 Count of Madness 12 June 2007 at 10:13

    Ya Ampun… Puanjangnya……

    Ya begitulah Zaman sekarang yang dikuasai Neo-Liberal dan Kapitalis…. Yang penting Duit……

  15. 15 chiw imudz 12 June 2007 at 18:15

    ikutan ah…
    *mode iseng ON*

    setelah baca ini, jangan lupa ketik REG Chiw dan kirim ke 0856 31 55xxx
    SMS yang kamu terima langsung dari Hapeku Lho…

    *kabuuuurrrrr*

  16. 16 Neo Forty-Nine 12 June 2007 at 18:35

    @Count of Madness
    Astagfirullah, selalu UUD = Ujung ujungnya duit

    @Chiw Imudz
    Ah ga mau ngetik ahh

  17. 17 Death Berry Ille-Bellisima 15 June 2007 at 16:32

    Hmmm…semuanya berawal dari ‘KETIDAKTAHUAN’.

    Yang saya tau cuma satu, yaitu ibu yang membuat Mesjid megah dengan lapisan emas disekujur Mesjid, dengan lantai keramik nomor satu dari Italia (kalau ga salah).

    Saya kira pembuatan masjid dari emas ini tidak diperbolehkan. Ataukah mungkin si ibu tidak tahu ‘dalil’ tersebut…?

    Dan hal yang sama juga diterapkan kepada korban kapitalisme diatas.😀

  18. 18 Hamba Allah 15 June 2007 at 17:04

    @joesatch
    Elu kalau comment jangan ngaco lah !! kalau gak tau jangan comment !!!
    elu kebiasaan begitu !! kayanya musuh lu banyak juga !! termasuk gw !! termasuk jg kesel !!
    GW comment !!
    Hancurnya umat ini !! telah diramalkan oleh Rosulullah SAW dan ini Sunatullah !! tapi kita harus mempercayai bahwa pada masa yang akan datang. Islam akan kembali jaya dan makmur !! dipimpin oleh seorang Imam yang Amanah, dan Bijaksana !! ini telah diramalkan pula oleh Rosulullah SAW. Dengan kembalinya syari`at Allah ( Islam ) dimuka bumi dengan 1 orang pemimpin yang memimpin seluruh dunia. Kita harus percaya itu !! Penyebabkan kelemahan Umat yaitu Negara kita masih menggunakan Kapitalisme, Sekulerisme Demokrasi, masuk dalam aturan dan perundang-undangannya.
    Demokrasi adalah ajaran yang di dakwahkan oleh orang-orang KAfir ( yaitu Yahudi ) karena arti dari Demokrasi adalah Kekuasaan ada ditangan Rakyat. Sementara menurut Islam kekuasaan ada ditangan Allah SWT. Wajar kita harus mengikuti Hukum dari Allah SWT. karena dia yang menghidupkan kita, mematikan kita, yang menciptakan alam semesta dan isinya. KAlau sudah begitu masihkah kita menggunakan hukum selain dari Allah. ??? Ini diperuntukkan untuk Yahudi dan Kristen karena Allahlah yang menghidupkan, mematikan, menciptakan mereka.

  19. 19 Death Berry Ille-Bellisima 15 June 2007 at 17:21

    AGH, dakwah lagi, dakwah lagi….😐

  20. 20 Fourtynine 16 June 2007 at 14:16

    @Death Berry
    Wah jadi terbaca seperti dakwah ya? apa yang anda maksud itu adalah orang yang komentar diatas anda?

  21. 21 chiw imudz 19 June 2007 at 21:04

    #Hamba Allah
    comment.com?
    Ok deh

    saya hamba Allah juga Lho

  22. 22 Neo Forty-Nine 19 June 2007 at 21:08

    He he, alamat yang asyik tuh

  23. 23 chiw imudz 19 June 2007 at 21:12

    asik apanya?nyebelin tau

    *merasa tertipu*

  24. 24 Fourtynine 19 June 2007 at 21:25

    Anu, jangan salah kan saya……..

    Apa perlu di edit alamatnya jadi……….

  25. 25 seventeenosix 19 June 2007 at 22:16

    @Hamba Allah

    ” Islam akan kembali jaya dan makmur !! dipimpin oleh seorang Imam yang Amanah, dan Bijaksana !!”

    Mengerti… mengerti ….maksudnya Imam Samudra , bukan ?!

    *ngantuk baca komennya *

  26. 26 daulahislam 22 June 2007 at 00:42

    Imam Samudra datang

  27. 27 may edilyf 22 June 2007 at 11:35

    Assambar…

    hmm…..kemajuan teknologi mmg seringkali menjadi masalah.untuk itu apabila perkembangan dunia entah itu berasal dari pendidikan,teknologi,kesehatan dll semuanya harus diiringi dgn IMTAQ pula.mw jadi apa generasi penerus kita kl sekarang malah sudah bobrok kyk gini.Astagfirullah Al Adzim….yg pasti ttp Istiqomah aja dan selalu tetap gigih memperjuangkan agar Aqidah kita tetap bersih.Amien….!

    wassalam

  28. 28 Ustad masih training SH 22 June 2007 at 13:41

    Gini mas menurut ana hal yang tidak berguna selain nyamuk di dunia ini adalah……….a

  29. 29 Neo Forty-Nine 22 June 2007 at 14:42

    @27Salam Balik

    @Emond
    Agama Kan??????

  30. 30 diana 8 August 2007 at 15:03

    Punya karya dan pengen dimuat di media massa?
    visit http://www.tabloidapakabar.com

  31. 31 Neo Forty-Nine 8 August 2007 at 16:45

    Makasih atas perhatiannya…. saya pikir pikir dulu, soalnya media massa kadang kadang suka memutilasi dan mendistorsi tulisan…..😀

  32. 32 wedulgembez 9 August 2007 at 18:36

    siiip

  33. 33 Neo Forty-Nine 9 August 2007 at 22:54

    @ wedulgembez
    Makasih….
    itu url nya diisi dong…

  34. 34 susilowati 10 August 2007 at 15:51

    Ya. ruwet deh!.

    jadi gini aja. kita siapin diri masing-masing supaya …..
    yang udah punya anak siapin anak kita supaya …..

    supaya apa hayo ???

    jangan mati kafir sebelum angin lembut (asap) menjemput
    orang-orang beriman dan setelah itu kiamat besar datang.
    jleggerr. kiamat itu hanya dirasakan oleh orang-orang kafir.

    heh inget loh katanya generasi sekarang itu yang terakhir.
    (serem tau !!)

    so.. siapin deh. yang penting masih ada iman.
    tiada ilah selain Allah swt saja. titik.

    Biarin aja lika liku kehidupan berjalan. mari berbuat baik aja.
    kalo kelepasan berdosa ya segera minta ampun aja.
    gitu aja kok repot.

    ayo pada mikir masing-masing…
    jangan mati konyol.
    kalo udah mikir masing2 mah nanti jadi aman tentram.

  35. 35 Arman 10 August 2007 at 15:59

    TUL,

    betul banget mba susi..
    kita pada mikir / eling masing-masing…

    ruwet kita kalo mikirin orang lain, wong kepala pada beda
    isinya beda. mikir beda, nafsu beda ini itu maunya egois…

    weleh mending jadi orang beriman aja ya aman…
    sekali LA ILAHA ILALLAH TETAP LA ILAHA ILALLAH ….

    bravo… kiamat memang sudah dekat..!!!!

  36. 36 Rafi 10 August 2007 at 16:11

    Allah memang maha tahu.

    siapa sesungguh orang2 yang beriman…

    ini bukan masalah dakwah atau tulisan atau blog…
    tapi masalah apakah ada penyesalan dikemudian waktu….

    hayu kita tersenyum saja…
    jangan menebar permusuhan dan
    merasa paling benar….

    mendengar menjadi pendengar dan pembaca yang baik.

  37. 37 Marini Z 10 August 2007 at 16:19

    Wah…
    wah…

    generasi kita memang kritis ya…

    lagu kita yang kita mampu aja deh,
    so what gitu kalo orang pada jahat…

    yang penting kata mba susi tadi
    berbuat baik aja.
    pada shalat yang rajin.
    sedekah deh tuh walau cuma cepek!
    jangan ngelawan ortu. kuwalat luh ntar…

    kurangnya ya semampu lagu kita aja.
    tul enggak…
    asik kan emang manusia aja pada suka bikin repot.
    berantem mulu gak puas2 en gak jelas.
    walhasil banyak musuh deh.. gak gaul deh…
    gak asyik… kan repot.
    setuju lah!

  38. 38 Neo Forty-Nine 10 August 2007 at 19:17

    @susilowati dan Arman
    *mikir*
    Kan disuruh mikir😀

    @Rafi
    Terima kasih sudah menjadi pembaca dan komentator yang baik😀

    @Marini Z
    Ampun ampun, Bu. Iya saya segera laksanakan….😀

  39. 39 B Ali 24 August 2007 at 18:32

    Pertanyaan: Apakah Islam agama teroris?
    Jawaban: Tidak ada agama yang mengajarkan umatnya untuk menjadi teroris.

    Tetapi, di dalam Al-Qur’an, ada banyak sekali ayat-ayat yang menggiring umat untuk melakukan hal-hal yang tidak manusiawi, seperti: kekerasan, anarki, poligami dengan 4 istri, anggapan selain muslim adalah orang kafir, dsb. Sikap-sikap tersebut tidak sesuai lagi dengan norma-norma kehidupan masyarakat modern.

    Al-Qur’an dulu diracik waktu jaman tribal, sehingga banyak ayat-ayat yang tidak bisa dimengerti lagi seperti seorang suami diperbolehkan mempunyai istri 4. Dimana mendapatkan angka 4? Kenapa tidak 10, 25 atau bahkan 1000? Dalam hal ini, wanita tidak lagi dianggap sebagai manusia, tapi sebagai benda terhitung dalam satuan, bijian, 2, 3, 4 atau berapa saja. Terus bagaimana sakit hatinya istri yang dimadu (yang selalu lebih tua dan kurang cantik)? Banyak lagi hal-hal yang nonsense seperti ini di Al-Qur’an. Karena semua yang di Al-Qur’an dianggap sebagai kebenaran mutlak (wahyu Tuhan), maka umat muslim hanya menurutinya saja tanpa menggunakan nalar.

    Sedangkan, tidak ada saksi dan bukti untuk memverifikasi dan memfalsifikasi apakah isi Al-Qur’an betul-betul wahyu dari Tuhan atau bukan? Yang dapat dikaji secara obyektif adalah isi atau ajaran yang dikandung Al-Qur’an itu apakah ia sesuai dengan dan mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan, seperti cinta kasih, kesetiaan, ketabahan, rajin bekerja, kejujuran, kebaikan hati atau mengajarkan kebencian dan kekerasan?

    Saat ini, banyak pengemuka muslim yang berusaha menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an supaya menjadi lebih manusiawi. Tapi usaha ini sia-sia saja karena ayat-ayat Al-Qur’an itu semuanya sudah explisit sekali. Sehingga tidak bisa ditawar lagi. Disamping itu, pemuka muslim atau siapa saja yang coba-coba memberi tafsiran yang lebih manusiawi tentang Al-Qur’an pasti mendapatkan ancaman terhadap keselamatan fisiknya.

    Jadi umat muslim terjebak.

  40. 40 Burkass Tchaikovsky 4 November 2007 at 02:52

    Kalau menurut saya intinya “bagaimana kita bisa menganggap bahwa harta itu hanyalah titipan”, nah kalau itu bisa dipahami Insya Allah banyak orang yang akan saling tolong menolong🙂

  41. 41 isni 21 May 2008 at 21:47

    maaf saya mau nanya, bisakah anda beri tau cerita tentang kemajuan umat islam jaman sekarang, apakah berkembang drastis atau islam menjadi menurun? terima kasih

  42. 42 sufimuda 11 September 2008 at 01:00

    Tulisan yang mencerahkan…
    Kita selalu berharap kaum yang menamakan dirinya ulama (baca MUI) lebih menfokuskan diri kepada hal2 yang bisa mensejahterakan ummat, memajukan pengetahuan ummat sehingga ummat Islam akan jaya seperti masa lalu bukan
    terjebak kepada perberdebatan panjang tantang kilafiah yang tidak akan berakhir sampai kiamat.

    Sekarang lebih parah lagi semua sudah bertukar peran, artis menjadi ulama dan ulama sudah berlagak seperti selebriti…

    Kita berharap jangan sampai Ulama memperdagangkan Agama demi kepentingan pribadi/golongannya


  1. 1 Agama, Islam, dan Kesamaannya Dengan Komunisme « Parking Area Trackback on 22 July 2007 at 22:45
  2. 2 Beginikah Cerminan Umat Terbaik? « Generasi Biru Trackback on 15 August 2007 at 11:35
  3. 3 KEMUNDURAN ISLAM ( PART 1) « hamba Trackback on 24 September 2007 at 12:20

Wanna leave your comments?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Monthly Archives

RSS Artikel Orang

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 219 other followers

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 219 other followers

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

::::::

blogarama - the blog directory

::::::

IP

::::::

 Subscribe in a reader


%d bloggers like this: